Liputan Piala Dunia U-17
Macauley Chrisantus
Perhelatan akbar Piala Dunia U-17 di Republik Korea telah berakhir. Kejuaraan ini selalu ditunggu-tunggu khalayak pecinta bola di dunia. Bukan hanya karena aroma persaingan antar negara, melainkan juga perburuan calon-calon bintang berbakat masa depan. Agen pemain, pemandu bakat dan scouter dari seluruh penjuru dunia, datang ke Korea hanya untuk melihat pemain-pemain incaran klubnya. Mereka berusaha mengiming-imingi bintang-bintang muda tersebut dengan kontrak jutaan dollar. Tidak jarang juga mereka berusaha mengambil hati para orangtua mereka, dengan tujuan mengikat putra-putra mereka sebagai kliennya.
Arena pertarungan cikal bakal bintang-bintang masa depan dunia telah usai, dengan menghasilkan Nigeria sebagai juaranya. Pada partai final, Nigeria keluar sebagai juara, dengan mengalahkan Spanyol, melalui adu penalti. Pada perebutan tempat ketiga, Jerman berhasil mengalahkan Ghana dengan angka 2-1. Kedua gol Jerman dicetak oleh sang kapten Toni Kroos.
Nama-nama seperti Diego Maradona, Raul Gonzales, Michael Owen, Pablo Aimar dan Ronaldinho, adalah sebagian kecil dari bintang-bintang sepakbola yang pernah dihasilkan melalui kejuaraan dunia U-17. Tidak sedikit pula, bintang muda yang akhirnya gagal bersinar, justru ketika mereka beranjak dewasa. Untuk hal yang satu ini kita dapat berkaca pada pengalaman seorang Nii Lamptey.
Kurang apa dari seorang Nii Lamptey, pemain yang membawa Ghana menjadi juara U-17 pada tahun 1991. Lamptey juga terpilih sebagai pemain terbaik pada turnamen tersebut . Lamptey adalah pesepakbola dengan bakat alami, teknik tinggi dan postur ideal sebagai seorang striker tangguh. Dia bahkan diberi julukan The Next Pele. Tetapi apa daya, beban mental sebagai calon bintang masa depan, justru membuatnya gagal bersinar ketika usianya bertambah dewasa.
Pada kejuaraan kali ini, Toni Kroos dari Jerman terpilih sebagai pemain terbaik. Sedangkan pencetak gol terbanyak jatuh ke tangan Macauley Chrisantus, dengan torehan 7 gol dari 7 partai. Urutan kedua pencetak gol terbanyak diraih oleh Ransford Osei, striker Ghana. Akan tetapi, saya justru tertarik dengan permainan Bojan Krkic, striker Spanyol. Saya meramalkan pemain ini akan menjadi salah satu pemain hebat di masa datang.
Bojan Krkic
It will tested by time, whether they will born as a star or a loser……


