Master of Free Kick (Part II-The End)
Roberto Carlos (Brazil)
Masih ingat golnya ke gawang Italia, yang dicetaknya pada jarak hampir setengah lapangan. Gol tersebut adalah bukti bahwa kekuatan engkel kaki akan melahirkan sentuhan lengkungan free kick yang arahnya tidak terduga. Gaya free kick Roberto Carlos, bahkan diabadikan secara detail dalam game Winning Eleven ala playstation.
Alessandro Del Piero (Italia)
Sangat mengandalkan curve, not power. Gol-gol free kicknya terlihat gemulai, namun mematikan. Del Piero lebih suka memakai pagar hidup daripada orang-orangan (boneka) dalam latihan free kicknya.
Alvaro Recoba (Uruguay)
A left foot shooter. Tendangannya sangat akurat, baik ke tiang dekat ataupun tiang jauh. Cukup banyak gol yang dicetaknya melalui tendangan bebas. Bagi FC Venezia, gol-golnya pernah menolong klub tersebut untuk lolos dari degradasi.
David Beckham (Inggris)
Punya tendangan pisang yang masyhur, dengan menitikberatkan pada tumpuan kaki yang unik. Keras dan melengkung indah bagai pelangi. Beckham lebih sering mengincar tiang jauh dari gawang.
Juninho Pernambucano (Brazil)
Bagi orang awam, mungkin namanya kurang familiar, tetapi bagi khalayak bola, nama pemain ini tidaklah asing. Memperkat Lyon, sebagai playmaker, Pernambucano banyak membuat gol-gol indah dari free kicknya. Very dangerous dalam area 25-35 meter dari gawang. Pernambucano memiliki cara menendang yang unik, dengan menggunakan 3 jari kaki, yaitu jempol, telunjuk dan jari tengah kaki kanannya. Pernambucano menjadi panutan berbagai eksekutor free kick hebat saat ini, salah satunya Andrea Pirlo (AC Milan).
Ronaldinho (Brazil)
Berbeda dengan free kick taker lainnya, yang mengambil sudut tendangan secara tegak lurus atau setengah miring, Ronaldinho mengambilnya dengan miring secara penuh. Dalam area 17-20 meter dari gawang., Ronaldinho akan sangat berbahaya.
Andrea Pirlo (Italia)
Memiliki tendangan yang unik, yang tidak terlampau keras, namun menukik ketika mencapai gawang. Pirlo juga pengambil tendangan penalti yang andal. Secara jujur, Pirlo mengakui bahwa caranya melakukan tendangan bebas, mengikuti apa yang dilakukan Juninho Pernambucano. Ungkapnya “ untuk free kick, Juninho masih yang terbaik….”



Saya lagi seneng sama Wesley Schneijder. Pers dan pengamat Spanyol bilang Schneijder lebih bagus dari Beckham hehehe
Sneijder lebih bagus dr beckham ? saya sih berharapnya begitu….bukan supaya Madrid juara yah, tetapi biar Belanda tahun dpn bisa juara eropa, hehhehhehe…….
Butuh waktu buat sneijder supaya dpt makin bagus, dia memang punya free kick lumayan bagus, tp gaya mainnya menurut saya masih kurang konsisten. Basicnya sih sneijder itu penyeimbang, tidak terlahir sebagai playmaker, tidak juga sebagai gelandang bertahan macam davids, benar2 seimbang seperti eks pure midfielder AC Milan dulu, Demetrio Albertini…….
@Andy:
Woi!!! Madrid harus juara. Dan pasti juara !!!!
Pembelian Sneijder seperti pembelian Mercedez Benz terbaru. Muewah dan tidak merugikan. Sangat2 menguntungkan. Hehehehe…
bos, ismed sofyan masukin juga donk, hwehehehe!!!
bravo the jak!!!
Sneijder kurang konsisten? Biasa bos, namanya juga pemain masih muda, ya mirip kayak cristiano ronaldo yang emosinya masih meledak-ledak
@Adi W
Di…tolong sertain nama Pierre Van Hooijdoonk, Jose Luis Chilavert, Gabriel Omar Batistuta juga dong, kualitas free kicknya ga kalah tuh dari yang disebutin diatas. Oia, untuk era yang lebih lama, kok ga ada nama Jairzinho dari Brasil yah? seinget gw, yang sekarang kita kenal sebagai ‘banana kick’ atau tendangan bebas yang mengandalkan curve, dia orang yang pertama memperagakannya.
@Andy
Kagem bung…permainan si Sneijder saat ini bener-bener mengingatkan saya sama mantan personil Dream team, Demetrio Albertini. Juga tendangan-tendangan keras mendatar tanahnya. Klo Midrad mo lepas, boleh juga tuh diambil Milan, asal jangan dituker ama Kaka aja…hehehe.
Coba search di youtube, Nakamura adalah salah satu penendang bebas dan penendang jarak jauh yang top. Salah satu contohnya saat lawan Rangers tanggal 17 April. Search saja dengan kata kunci Nakamura 17 April….