Mourinho Cabut!

Sungguh berita mengenaskan bagi pencinta The Blues jika “The Boss” harus meninggalkan Chelsea secepat ini. Cukup perih mendengarnya.

Sebetulnya, apa yang menyebabkan Mourinho melepaskan jabatannya?

Menurut Yahoo Sport, Mourinho menangkap rencana jajaran manajemen yang akan mengakhiri karirnya di Chelsea melalui dokumen yang disebut “BLUE REVOLUTION”.

Mourinho yang selama tiga musim penuh di Liga Inggris memberikan dua gelar juara Premiership kepada Chelsea, satu Piala FA dan dua Piala Carling, langsung memberitahukan kepada 5 pemain senior via SMS bahwa dirinya akan meninggalkan Chelsea setelah mengetahui hal tersebut.

Mourinho, yang juga menerima penghargaan sebagai Premiership Manaher of the Year tahun 2005 dan 2006, sebetulnya masih memiliki 3 tahun kontrak sebesar $13 juta dolar per tahun. Tapi pemilik klub, Roman Abramovich, sudah rela melepaskan Mourinho dan akan memberikan sejumlah uang yang sangat besar demi bisa “bercerai” dengan Mourinho.

Bagaimanapun, biarlah keputusan Jose Mourinho ini mungkin yang terbaik bagi klubnya.

11 comments:

  1. Andy Gultom, 20. September 2007, 3:51

    standing ovation for Mourinho…tanpa dia, chelsea belum tentu meraih 2 kali gelar premiershipnya, pd 2004 dan 2005….SALUTO!!!!

     
  2. Totoks, 20. September 2007, 6:46

    Gimana masa depan Chelsea tanpa “The Special One” ini ya? Moga prestasinya tetap bagus saja di Inggris. Sayang kalau sampai jeblok lagi sepeninggal Mourinho.

     
  3. Adi Wirasta, 20. September 2007, 7:33

    @Andy:
    menurut gue, Mourinho ga ada duanya. Mo ganti siapa lagi. Pelatih terbaik didunia cuma ada 2, Alex Ferguson dan Anceloti. Dan keduanya ga bakal dilepas masing2 klubnya.

    @Totoks:
    Rasanya bakal jeblok. Susah mencari pelatih sekaliber Jose.

     
  4. Andy Gultom, 20. September 2007, 10:02

    menurut gw ada 3 di…ferguson,ancelotti dan capello….ingat capello pasti selalu memberi gelar kepada tim yg dilatihnya !!!! ALWAYS…..

     
  5. fulong, 21. September 2007, 2:19

    hmmm…kok gw punya opini yang berbeda ya tentang maurinho, boleh khan?
    bagi gw maurinho sudah termasuk gagal, kenapa? karena dengan sederet pemain bintangnya chelsea hanya bisa meraih trophy 5 harusnya bisa lebih banyak lagi.
    Chelsea di kancah eropa juga seperti macan ompong, nggak ada tajinya bahkan dibandingkan liverpool malah lebih baik liverpool
    point ketiga kenapa saya anggap gagal karena sederet pemain bintang yang ada di chelsea tidak naik kualitasnya bahkan malah turun, kita bisa lihat bagaimana nasib sheva, ballack, atau joe cole di chelsea.

     
  6. Andy N. Gultom, 21. September 2007, 2:53

    fulong, ga apa2 punya pendapat..free to decide,bro…klo menurut saya, mourinho hebat..knp ? menurut saya pemain2 chelsea itu adalah kumpulan pemain kelas 2 lho…drogba, joe cole dan robben sewaktu diambil adalah “pemain kampung dan kelas 2″ oleh mourinho, chelsea dipoles menjadi tim yang “tidak mau kalah”….soal Liverpool sukses di eropa, adalah masalah karakter dan tradisi…coba lihat Milan…sama saja bukan ? di liga italia rekornya jelek, di eropa, siapa yg menyangsikan ?…..ini pendapat saya bro…salam kenal :)

     
  7. fulong, 21. September 2007, 5:58

    salam kenal juga bro…
    hmmm…soal joe cole, robben menurut gw ketika dia gabung chelsea statusnya sudah pemain bintang, seperti halnya dulu waktu kaka dibeli milan:), that’s way dulu chelsea belinya mahal. kalau drogba atau essien yup gw mengakui bahwa ditangan maurinho mereka2 bisa menjadi emas.

    soal karakter dan tradisi itu menurut gw seharusnya bukan menjadi sebuah patokan utama. Keberhasilan seorang pelatih adalah ketika dia bisa mengubah sebuah tim menjadi tim yang kuat dan berkarakter (yang selama ini saya belum melihat karakter tim yang dipunyai chelsea, yang saya lihat hanya kumpulan pemain bintang dengan skill individunya masing2), saya ambil contoh mancini, he is the great coach, di tangan dia Inter yang tadinya bermental “tempe” akhirnya bisa menjadi klub yang patut diperhitungkan, walaupun dari segi prestasi masih kurang begitu memuaskan.

    Hmmm…wah menyebut klub gw nih(hehehe…)..kalau milan gw memandang kenapa di liga jelek, ya karena terkena pengurangan point, coba kalau ndak mungkin milan bisa bersaing dengan inter yang notabene tidak dikurangi poinnya. Memang faktor utama milan saat itu selain kehilangan point juga kehilangan pemain kunci, dan tidak lupa faktor peremajaan yang telat.Tapi dari segi karakter milan masih mempunyai karakter dan tradisi yang kuat sebagai juara sehingga kekurangan itu bisa sedikit tertutupi walaupun tetep aja prestasinya tidak sebagus di musim2 sebelumnya.

     
  8. Andy Gultom, 21. September 2007, 9:14

    wah, kpn2 kita kopdar nih fulong, kynya bisa sharing2 nih..hehhehhe, anyway kalo boleh tahu kerja di mana ?jgn2 wartawan lagih….hehehehhe :)

     
  9. Andy N. Gultom, 21. September 2007, 15:03

    for fulong…saya pribadi adalah fans milan…tp saya heran milan sekarang lebih bagus dalam sistem gugur, bukan full kompetisi..akibatnya milan selalu jelek dan keteteran di Liga..bukan hanya karena kasus pengurangan nilai di tahun lalu…tp bahkan musim-musim sebelumnya. Coba ingat, kapan sih Milan terakhir kali juara liga ? Bagi saya itu sudah terlalu lama…tp saya tetap senang, buat saya Piala Champion jauh lebih penting daripada gelar Liga…tp kan mendingan Milan dpt dua-duanya..hehhehehhehheheheeh

     
  10. fulong, 25. September 2007, 15:09

    buat mas andy Gultom…Saya tinggal di jogja mas, kerja di jogja juga. Kalau wartawan ya jelas ndak,hehehe…saya hanya buruh IT aja :D.

    Buat mas andy N. Gultom (jangan2 sama nih orangnya,hehehe…)…wah ketemu sesama fans nih,hehehe…ya kalau menurut saya kenapa Milan jelek di liga musim kemaren ya karena motivasi berkurang, dan kalau nggak salah memang tahun kemaren milan lebih konsen di liga champion karena sadar dengan pengurangan point akan sangat sulit mencapai juara liga, paling banter masuk zona champion.

    Untuk tahun ini memang saya melihat start yang ditunjukkan milan kurang bagus, dengan hasil seri beberapa kali, kayaknya milan harus segera berbenah, khususnya di lini belakang dan depan. Bonera masih belum nyetel, kaladze masih kurang cekatan kalau ditaruh di tengah, paling cuma bisa mengandalkan nesta dan oddo. untuk lini depan ya kendala cedera ronaldo dan memburuknya prestasi gilardino kayaknya itu menjadi biang keladinya milan miskin gol. Dan juga lini tengah tidak segreget tahun-tahun dulu (jadi rindu kejayaan 4 musketeer pirlo, seedorf, gattuso,dan kaka) sehingga pasokan bola ke depan, variasi serangan tidak seperti dulu lagi.

     
  11. Andy N. Gultom, 25. September 2007, 17:22

    hehheehee, andy N gultom dan andy gultom, memang org yg sama ko mas…oh org jogja toh…boleh2 deh kpn2 klo saya lg ke sana,saya coba cari mas fulong…. :)

     

Write a comment: