Martin Jol, menunggu nasib…

Martin Jol, pelatih Tottenham Hotspur, dalam beberapa minggu ini tampaknya tidak bisa tidur nyenyak. Hal yang wajar, mengingat klub asuhannya masih terseok-seok di peringkat 18 klasemen sementara Liga Inggris. Dalam pertandingan minggu lalu, Hotspur yang bermain di kandang sendiri, hanya sanggup bermain 4-4 melawan Aston Villa, itu pun setelah sempat tertinggal 1-4 !!!!
Prestasi timnya ini sebelumnya sudah diramalkan oleh BOLANOVA (baca artikel Hotspur Hancur), mengingat blunder atas transfer pemain yang dilakukannya musim ini. Tetapi apakah hanya itu saja ? Mari kita kupas secara bersama-sama.
Musim lalu, Hotspur nyaris lolos ke Liga Champions (peringkat 5 Liga Inggris). Keberhasilannya pada musim lalu, adalah permainan menyerang nan atraktif yang menghasilkan banyak gol, hasil racikan Jol. Lini depan Hotspur yang diperkuat Mido, Robbie Keane, Berbatov dan Defoe, sangat padu dan produktif, dan menutupi kelemahan lini belakang Hotspur, yang sebenarnya bermasalah. Dikatakan bermasalah, karena Hotspur musim lalu, juga banyak kebobolan. Bagi Hotspur, hasil akhir 3-2, 4-3 maupun 5-4, adalah hal yang lumrah terjadi.
Di sinilah bahaya laten ini muncul. Pada musim ini, di mana kinerja lini depan mandek, lemahnya lini belakang Hotspur makin terlihat. Memang, musim ini, Hotspur mengambil pemain bertahan baru, seperti Gareth Bale dan Younes Kaboul. Akan tetapi mereka tidak cukup kuat, Bale adalah bek kiri yang sangat muda dan terlalu ofensif, sedangkan Kaboul, belum cukup teruji kemampuannya di Liga Inggris.
Adapun pemain lini belakang Hotspur lainnya, pada dasarnya tidak cukup kokoh. Michael Dawson, bagus dalam man to man marking, sayangnya lamban dan sering terlalu naik ke atas, idem juga dengan Pascal Chimbonda. Paul Robinson, sang kiper juga terlalu sering membuat blunder, padahal kiper ini punya refleks yang cekatan, meskipun positioningnya agak lemah.
Terlepas dari buruknya kinerja lini belakangnya, Martin Jol dianggap sebagai pihak yang paling bertanggung jawab atas kehancuran Tottenham musim ini. Beliau dianggap tidak becus dalam menentukan formasi terbaik timnya. Di sisi lain, Jol juga dianggap tidak berhasil memotivasi dan meningkatkan skill pemainnya ke tahapan yang lebih tinggi. Tampaknya hasil pertandingan selanjutnya Hotspur di liga Inggris, akan menentukan masa depan seorang Martin Jol for being sacked or stay.
Source : www.newsimg.bbc.co.uk (Photo)



[…] Kekalahan di kandang, melawan klub semenjana ini, menambah daftar buruk rekor pertandingan The Whites musim ini. Dengan baru membukukan 1 kemenangan dari 10 pertandingan Liganya, Tottenham benar-benar terpuruk di papan bawah. Pemecatan ini sebenarnya tidak terlalu mengejutkan, apalagi BOLANOVA sudah pernah meramalkan sebelumnya (Baca : Martin Jol menunggu nasib) […]