<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><!-- generator="wordpress/2.2.2" -->
<rss version="2.0" 
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/">
<channel>
	<title>Comments on: Salary Cap</title>
	<link>http://bolanova.com/2007/10/03/salary-cap/</link>
	<description>BLOG SEPAKBOLA #1 DI INDONESIA</description>
	<pubDate>Fri, 19 Mar 2010 15:20:54 +0000</pubDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.2.2</generator>

	<item>
		<title>By: Inggris, belajarlah kepada Amerika !!!! &#124; BOLANOVA.COM</title>
		<link>http://bolanova.com/2007/10/03/salary-cap/#comment-3004</link>
		<author>Inggris, belajarlah kepada Amerika !!!! &#124; BOLANOVA.COM</author>
		<pubDate>Sun, 02 Mar 2008 17:03:05 +0000</pubDate>
		<guid>http://bolanova.com/2007/10/03/salary-cap/#comment-3004</guid>
		<description>[...] tidak akan pernah diperjualbelikan dengan harga $ 20-30 juta. Asasnya jelas, bahwa di USA, ada salary cap (batasan gaji), yang tidak memungkinkan sistem transfer gila-gilaan seperti di sepakbola dapat [...]</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>[&#8230;] tidak akan pernah diperjualbelikan dengan harga $ 20-30 juta. Asasnya jelas, bahwa di USA, ada salary cap (batasan gaji), yang tidak memungkinkan sistem transfer gila-gilaan seperti di sepakbola dapat [&#8230;]</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Should Football Adopt American System? &#171; Ongisnade.Net</title>
		<link>http://bolanova.com/2007/10/03/salary-cap/#comment-2004</link>
		<author>Should Football Adopt American System? &#171; Ongisnade.Net</author>
		<pubDate>Sat, 02 Feb 2008 05:33:16 +0000</pubDate>
		<guid>http://bolanova.com/2007/10/03/salary-cap/#comment-2004</guid>
		<description>[...] Sebagai pelengkap penyempurnaan American Style Revenue Sharing System, ada baiknya sesuai usulan BOLANOVA beberapa waktu yang lampau, sepakbola perlu mengakomodir Salary Cap. [...]</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>[&#8230;] Sebagai pelengkap penyempurnaan American Style Revenue Sharing System, ada baiknya sesuai usulan BOLANOVA beberapa waktu yang lampau, sepakbola perlu mengakomodir Salary Cap. [&#8230;]</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Should Football adopt American System ? &#124; BOLANOVA.COM</title>
		<link>http://bolanova.com/2007/10/03/salary-cap/#comment-1998</link>
		<author>Should Football adopt American System ? &#124; BOLANOVA.COM</author>
		<pubDate>Fri, 01 Feb 2008 17:34:44 +0000</pubDate>
		<guid>http://bolanova.com/2007/10/03/salary-cap/#comment-1998</guid>
		<description>[...] Sebagai pelengkap penyempurnaan American Style Revenue Sharing System, ada baiknya sesuai usulan BOLANOVA beberapa waktu yang lampau, sepakbola perlu mengakomodir Salary Cap. [...]</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>[&#8230;] Sebagai pelengkap penyempurnaan American Style Revenue Sharing System, ada baiknya sesuai usulan BOLANOVA beberapa waktu yang lampau, sepakbola perlu mengakomodir Salary Cap. [&#8230;]</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Andy N. Gultom</title>
		<link>http://bolanova.com/2007/10/03/salary-cap/#comment-347</link>
		<author>Andy N. Gultom</author>
		<pubDate>Wed, 24 Oct 2007 00:26:04 +0000</pubDate>
		<guid>http://bolanova.com/2007/10/03/salary-cap/#comment-347</guid>
		<description>@ harya bimo :

anda betul, lazio pasca jatuhnya rezim Sergio Cragnotii, adalah lazio yg super hemat. Tidak ada lagi jor-joran transfer, yang dulu terjadi dan hampir berujung kepada kebangkrutan finansial

player transfer cap adalah sebuah usulan yg brilian, tp sepertinya sulit utk diterapkan mas harya....para shareholder klub2 besar, pasti tidak suka diintervensi soal limit harga dalam membeli pemain, bahkan klo perlu, mereka mau beli semuanya...hehehhehe</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>@ harya bimo :</p>
<p>anda betul, lazio pasca jatuhnya rezim Sergio Cragnotii, adalah lazio yg super hemat. Tidak ada lagi jor-joran transfer, yang dulu terjadi dan hampir berujung kepada kebangkrutan finansial</p>
<p>player transfer cap adalah sebuah usulan yg brilian, tp sepertinya sulit utk diterapkan mas harya&#8230;.para shareholder klub2 besar, pasti tidak suka diintervensi soal limit harga dalam membeli pemain, bahkan klo perlu, mereka mau beli semuanya&#8230;hehehhehe</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: harya bimo</title>
		<link>http://bolanova.com/2007/10/03/salary-cap/#comment-343</link>
		<author>harya bimo</author>
		<pubDate>Tue, 23 Oct 2007 18:43:48 +0000</pubDate>
		<guid>http://bolanova.com/2007/10/03/salary-cap/#comment-343</guid>
		<description>Ada salary cap jenis lain yang sudah diterapkan oleh klub di eropa. contohnya Lazio. walaupun alasannya karena kekurangan dana, tetapi penerapan gaji maksimal 750 rb euro menjadikan timnya lebih padu karena gap gaji pemain menjadi lebih kecil. Sementara kabarnya lazio sedang bersiap2 hengkang dari olimpico ke stadion sendiri.
Kalau saya boleh usul tidak hanya salary cap yang diterapkan tapi juga pembatasan "player transfer cap", agar klub kaya lebih menginvestasikan menumbuhkan bakat, bukan membeli bakat.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Ada salary cap jenis lain yang sudah diterapkan oleh klub di eropa. contohnya Lazio. walaupun alasannya karena kekurangan dana, tetapi penerapan gaji maksimal 750 rb euro menjadikan timnya lebih padu karena gap gaji pemain menjadi lebih kecil. Sementara kabarnya lazio sedang bersiap2 hengkang dari olimpico ke stadion sendiri.<br />
Kalau saya boleh usul tidak hanya salary cap yang diterapkan tapi juga pembatasan &#8220;player transfer cap&#8221;, agar klub kaya lebih menginvestasikan menumbuhkan bakat, bukan membeli bakat.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Andy N. Gultom</title>
		<link>http://bolanova.com/2007/10/03/salary-cap/#comment-330</link>
		<author>Andy N. Gultom</author>
		<pubDate>Tue, 23 Oct 2007 06:19:28 +0000</pubDate>
		<guid>http://bolanova.com/2007/10/03/salary-cap/#comment-330</guid>
		<description>@ aria rajasa :

selamat datang di bolanova, salam kenal.....investasi dgn langsung mengambil pemain muda dlm pertandingan U-17 tingkat dunia, memang cukup efektif dan efisien, namun klub2 dunia skrg, juga sudah berpikir lebih global, mereka tdk hanya ingin meraih gelar juara, namun juga membuat image branding yg kuat, itu sebabnya mereka mulai merambah negara dunia ke tiga.

Ambil contoh Real Madrid, yang sedang membuat akademi sepakbola di Indonesia. Ibaratnya sambil menyelam minum air, sembari mencari bibit muda, juga utk membuat nama mereka lebih populer di Indonesia dan di asia. Biayanya memang tdk murah, namun seperti an old idiom, u have to spend money, to make money.....</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>@ aria rajasa :</p>
<p>selamat datang di bolanova, salam kenal&#8230;..investasi dgn langsung mengambil pemain muda dlm pertandingan U-17 tingkat dunia, memang cukup efektif dan efisien, namun klub2 dunia skrg, juga sudah berpikir lebih global, mereka tdk hanya ingin meraih gelar juara, namun juga membuat image branding yg kuat, itu sebabnya mereka mulai merambah negara dunia ke tiga.</p>
<p>Ambil contoh Real Madrid, yang sedang membuat akademi sepakbola di Indonesia. Ibaratnya sambil menyelam minum air, sembari mencari bibit muda, juga utk membuat nama mereka lebih populer di Indonesia dan di asia. Biayanya memang tdk murah, namun seperti an old idiom, u have to spend money, to make money&#8230;..</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Aria Rajasa</title>
		<link>http://bolanova.com/2007/10/03/salary-cap/#comment-329</link>
		<author>Aria Rajasa</author>
		<pubDate>Tue, 23 Oct 2007 05:44:41 +0000</pubDate>
		<guid>http://bolanova.com/2007/10/03/salary-cap/#comment-329</guid>
		<description>Investasi Youth Squad saya rasa terlalu optimis, jauh lebih memungkinkan untuk para scout langsung merekrut mereka yang berbakat di pertandingan U-17 tingkat dunia daripada harus menghabiskan uang dinegara yang mereka tidak tahu kualitasnya.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Investasi Youth Squad saya rasa terlalu optimis, jauh lebih memungkinkan untuk para scout langsung merekrut mereka yang berbakat di pertandingan U-17 tingkat dunia daripada harus menghabiskan uang dinegara yang mereka tidak tahu kualitasnya.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Agam</title>
		<link>http://bolanova.com/2007/10/03/salary-cap/#comment-135</link>
		<author>Agam</author>
		<pubDate>Thu, 04 Oct 2007 01:14:16 +0000</pubDate>
		<guid>http://bolanova.com/2007/10/03/salary-cap/#comment-135</guid>
		<description>Ndy!! seru bener yaa review ttg bolanya, mantap2! hehe..paling enak tuh ya nonton atau ngomongin bola sambil minum ice hazelnut latte ya Ndy, di Anomali Coffee tentunya, hehehehe..

Eh Ndy, gw kalo mau post2 gitu yg lo bilang waktu itu gimana caranya?? hehe, maaf yee..kalo yang internet2 dunia maya gini rada ribet gw! hahahaha..maklum tukang kopi doang kitee...

Sedikit comment ttg salary ya Ndy, si ronaldo (MU) itu kan baru 21 ato 22 gitu ya? n gajinya udah 120.000 euro aja dulu seminggu (2,1 milyar/week) nah pertanyaan gw, gimana kalo ntar dia udah makin lincah, mateng, ganteng, ngejual, mau digaji berapa coba??? emang salah jurusan gw pas kuliah nih, tau gitu kan kite nendang2 bola terus dari dulu! hehehehehe..

i'll see ya around yee..</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Ndy!! seru bener yaa review ttg bolanya, mantap2! hehe..paling enak tuh ya nonton atau ngomongin bola sambil minum ice hazelnut latte ya Ndy, di Anomali Coffee tentunya, hehehehe..</p>
<p>Eh Ndy, gw kalo mau post2 gitu yg lo bilang waktu itu gimana caranya?? hehe, maaf yee..kalo yang internet2 dunia maya gini rada ribet gw! hahahaha..maklum tukang kopi doang kitee&#8230;</p>
<p>Sedikit comment ttg salary ya Ndy, si ronaldo (MU) itu kan baru 21 ato 22 gitu ya? n gajinya udah 120.000 euro aja dulu seminggu (2,1 milyar/week) nah pertanyaan gw, gimana kalo ntar dia udah makin lincah, mateng, ganteng, ngejual, mau digaji berapa coba??? emang salah jurusan gw pas kuliah nih, tau gitu kan kite nendang2 bola terus dari dulu! hehehehehe..</p>
<p>i&#8217;ll see ya around yee..</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Andy N. Gultom</title>
		<link>http://bolanova.com/2007/10/03/salary-cap/#comment-134</link>
		<author>Andy N. Gultom</author>
		<pubDate>Wed, 03 Oct 2007 05:49:09 +0000</pubDate>
		<guid>http://bolanova.com/2007/10/03/salary-cap/#comment-134</guid>
		<description>for #gemblung :
utk kasus seperti klub chelsea, ketika hrgnya dinaikkan, banyak fans fanatik chelsea yang tidak sanggup lg membeli karcis terusan...padahal suporter di inggris biasanya turun temurun, sehingga mereka merasa dirugikan dengan naiknya hrg karcis

pengawasan utk youth squad sebenarnya tidak terlalu sulit. ambil contoh bikin saja SSB Chelsea di Jakarta, dengan pelatih2 lokal dan direktur teknik dari Inggris, tentunya pelatih lokal telah dibekali dengan metode kepelatihan di luar negeri. Intinya staf lokal, ilmu tetap internasional..

for #keane :
saya pun setuju dgn pembinaan di negara dunia ketiga, krn kemajuan sepakbola akan semakin merata,menimbulkan semangat nasionalisme setiap negara dan akhirnya peningkatan kualitas ekonomi negara yg bersangkutan</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>for #gemblung :<br />
utk kasus seperti klub chelsea, ketika hrgnya dinaikkan, banyak fans fanatik chelsea yang tidak sanggup lg membeli karcis terusan&#8230;padahal suporter di inggris biasanya turun temurun, sehingga mereka merasa dirugikan dengan naiknya hrg karcis</p>
<p>pengawasan utk youth squad sebenarnya tidak terlalu sulit. ambil contoh bikin saja SSB Chelsea di Jakarta, dengan pelatih2 lokal dan direktur teknik dari Inggris, tentunya pelatih lokal telah dibekali dengan metode kepelatihan di luar negeri. Intinya staf lokal, ilmu tetap internasional..</p>
<p>for #keane :<br />
saya pun setuju dgn pembinaan di negara dunia ketiga, krn kemajuan sepakbola akan semakin merata,menimbulkan semangat nasionalisme setiap negara dan akhirnya peningkatan kualitas ekonomi negara yg bersangkutan</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: keane</title>
		<link>http://bolanova.com/2007/10/03/salary-cap/#comment-133</link>
		<author>keane</author>
		<pubDate>Wed, 03 Oct 2007 05:05:55 +0000</pubDate>
		<guid>http://bolanova.com/2007/10/03/salary-cap/#comment-133</guid>
		<description>kalo saya lebih setuju buat investasi youth squad di negara dimana klub itu berada dan semacam beasiswa buat pemain2 muda berbakat dari negara2 di dunia ke3, jadi mereka dibina langsung oleh klub2 tersebut.......menarik kan....</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>kalo saya lebih setuju buat investasi youth squad di negara dimana klub itu berada dan semacam beasiswa buat pemain2 muda berbakat dari negara2 di dunia ke3, jadi mereka dibina langsung oleh klub2 tersebut&#8230;&#8230;.menarik kan&#8230;.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: gemblung</title>
		<link>http://bolanova.com/2007/10/03/salary-cap/#comment-132</link>
		<author>gemblung</author>
		<pubDate>Wed, 03 Oct 2007 04:47:52 +0000</pubDate>
		<guid>http://bolanova.com/2007/10/03/salary-cap/#comment-132</guid>
		<description>kayanya peningkatan stadion lebih penting, ketimbang investasi ke negara dunia ke 3, soale stadion manfaatnya lebih cepat terasa. Harga karcis tidak mahal, fans banyak yang loyal. Nah, kalo investasi youth squad di negara dunia ke 3, pengawasannya bagaimana?</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>kayanya peningkatan stadion lebih penting, ketimbang investasi ke negara dunia ke 3, soale stadion manfaatnya lebih cepat terasa. Harga karcis tidak mahal, fans banyak yang loyal. Nah, kalo investasi youth squad di negara dunia ke 3, pengawasannya bagaimana?</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>
