Steve “Macca” McManaman

Masih ingat dalam benak saya, pada Piala Eropa 1996. Inggris selaku tuan rumah, yang mengusung motto “Football Coming Home”, memunculkan figur seorang winger, yang “menyebal” dari tradisi pemain sayap khas britania. Pemain tersebut tidak bermain “aman” dengan hanya melakukan sprint dalam arah tegak lurus dan melepaskan crossing. Beliau lebih suka menahan bola, menggiringnya, membawanya melewati satu atau dua pemain lawan, sebelum memberikan umpan manis bagi rekannya di mulut gawang.
Siapakah pemain tersebut ?
Steve McManaman, jawabannya. Shaggy adalah julukannya, berkat rambut kriwil yang dimilikinya. McManaman juga biasa dipanggil Macca. Macca dilahirkan di Liverpool, pada 11 Februari 1972. Merupakan produksi Youth Academy Liverpool. Teman-teman seangkatannya, antara lain Robbie Fowler, Jamie Redknapp, Jason McAteer, dan David James.
Selama membela Liverpool dalam kurun waktu 10 tahun (1989-1999), Macca “hanya” memberikan gelar Piala FA 1992, dan League Cup 1995. Dalam kurun waktu tersebut, Liverpool kalah bersaing dengan Manchester United, Arsenal dan Blackburn Rovers, untuk meraih gelar-gelar bergengsi.
Puncak penampilan Macca, mungkin terjadi ketika Piala Eropa 1996, yang berlangsung di negaranya sendiri. Macca berhasil membawa Inggris ke semifinal, sebelum akhirnya dikalahkan Jerman, melalui adu penalti. Sepanjang turnamen, Macca menyihir dunia melalui atraksi sayapnya, dan terpilih sebagai pemain sayap terbaik dalam turnamen tersebut.
Dengan tujuan, mendapatkan peruntungan dan gelar juara yang lebih kompetitif, Macca memutuskan untuk pindah ke Real Madrid. Kontribusinya diperlihatkan dalam Final Piala Champion 2000, melalui gol pembuka untuk Madrid, yang dihasilkan dari tembakan jarak jauh. Vitalnya peranan seorang Steve McManaman, sangat terasa dalam pertandingan ini. Madrid menang 3-0 atas Valencia, dan McManaman menjadi orang Inggris pertama yang menjuarai Piala Champions bersama klub non-Inggris.
Dalam kurun waktu 1999-2003, Steve McManaman, berhasil membawa Real Madrid meraih Juara Liga 2000-2001, 2002-2003, Piala Winners 2002, dan Piala Champions 1999-2000, 2001-2002.
Pada tahun 2003, Macca kembali ke Inggris, dan bermain untuk Manchester City. Karena alasan cedera, dan munculnya seorang winger muda berbakat, Shaun Wright Phillips, Macca akhirnya memutuskan untuk gantung sepatu pada tahun 2005.
Source : Wikipedia.org and www.news.bbc.co.uk (Photo)



rasanya saya ga pernah puas klo ngebaca soal mcmanaman…
tapi makasih berat ya mas andy…..
kira2 dimana saya bisa dapet segala macem tentang macca atw cuplikan pertandingan2 nya??????