Serigala Muda Roma, menjanjikan…

roma-manchester-utd_-02.JPG 

Musim ini, AS Roma menunjukkan kekuatannya. Bertengger di posisi 3 klasemen sementara Lega Calcio Seri A Italia, dengan hasil 4 kemenangan, 2 kali seri dan sekali kalah, dari 7 pertandingan. Lini depannya cukup produktif dengan torehan 15 gol (Nomor 2 terproduktif di bawah Inter dan Juve dengan 16 gol), Lini belakangnya, baru kebobolan 8 gol. Di Liga Champions, Roma menempati posisi 2 di Grup F, yang membuatnya berpeluang besar lolos ke fase berikutnya. 

Ramuan Allenatore Luciano Spaletti, tampaknya begitu ampuh untuk membawa AS Roma menjadi salah satu kandidat terdepan dalam meraih Scudetto. Salah satu perjudian terbesar Spaletti adalah dengan memberikan kepercayaan kepada pemain-pemain muda dalam berbagai posisi permainan.

Lini tengah AS Roma, tampak selalu liat dan bertenaga, karena diselipi oleh Ricardo Faty, Danielle De Rossi, atau Aquillani. Keuletan, karakter pekerja keras, keberanian “berkelahi” dalam perebutan bola dan ketangguhan fisik serta stamina, menjadi kekuatan terbesar dari gelandang-gelandang muda tersebut. Danielle De Rossi, bahkan terlihat semakin matang untuk menjadi “The Next Totti” di masa depan. 

Phillippe Mexes, Aleandro Rosi dan Marco Andreolli, menambah kenyamanan lini pertahanan Roma. Mexes diharapkan menjadi mentor yang baik bagi Andreolli, sebagai “Chivu baru” di Roma.

Pemain muda lain, seperti Ahmed Barusso dan Antunes, terkadang juga dimainkan di partai-partai “kelas dua” seperti Piala Copa. Permainan mereka akan semakin berkembang, sesuai dengan banyaknya partai yang mereka ikuti.

Berkolaborasi dengan pemain senior, macam Ludovic Giuly, Christian Panucci, Simone Perrotta, Juan, David Pizzaro, dan sayap atraktif, Mancini, dan tentunya di bawah komando “Il Principe Roma” Francesco Totti, akan menutupi kelemahan bintang-bintang muda tersebut, terutama akan minimnya kreativitas dan kontrol emosi di lapangan.

Serigala Roma, tampaknya akan “mengaum” lebih keras dalam 2-3 tahun ke depan.

Source : www.roma-addict.com (Photo)

5 comments:

  1. harya bimo, 22. October 2007, 5:09

    mungkin perlu ditambahkan bung, selama 2 tahun ini roma telah memperlihatkan permainan cantik yang sangat enak dilihat (flowing football) dengan pass2 yang kreatif dan overlapping run yg cepat baik di serie A maupun di liga champions. Ini sedikit “aneh” untuk tim dari italy. Salut utk Giallorossi dan spalletti!

     
  2. Andy N. Gultom, 22. October 2007, 6:44

    @ harya bimo :

    permainan roma memang menarik, sesuai pendapat anda….di seri A, selain Milan, mungkin hanya AS Roma yang menampilkan permainan menyerang yg atrakti melalui sentuhan 1-2 dalam tempo tinggi, gaya utak-atik ala latinos, dipadukan dengan speed and power khas britania…

     
  3. 5 Faktor Kekalahan Madrid | BOLANOVA.COM (Pingback), 6. March 2008, 10:33
     

    […] 4. Buruknya sisi kanan Real Madrid. Michel Salgado yang rajin membantu serangan, sering terlambat ketika diserang oleh AS Roma. Otomatis, barisan pertahanan kocar-kacir oleh permainan gemilang Manchini dan Totti. Ketika Michel Salgado ditarik karena cidera dan digantikan oleh Torres, semakin lengkaplah penderitaan Madrid. Pemain yang diangkat dari Madrid Junior, tidak bisa mengimbangi permainan para serigala muda AS Roma. […]

     
  4. Imam_Totti, 19. April 2008, 13:52

    Roma Memang luar biasa,walaupun diterpa banyak masalah tapi roma tetap menyajikan permainan yang indah. sangat atraktif sekali,dikompetisi domestik maupun lokal roma Selalu hebat. Hidup As roma,Salam Buat Seluruh Romanisti diIndonesia.

     
  5. ucup, 28. July 2008, 10:48

    roma msh hrs brbenah bung…!!!butuh pemain baru yg brkualitas..roma trlalu bnyk bergantung pd figur totti..saya aq totti adlh nyawa roma tp jk tdk totti roma tdk bertaji…prlu ada figur baru yg mampu mnggantikan totti yg smakin uzur…
    roma perlu pemain baru tuk mnngantikn mancini yg tlah hengkang ke inter…slain tu sbaik roma melepas pemain yg tdk pny kontribusi..

     

Write a comment: