Inggris (Tidak) Butuh Lampard
Malam nanti, Inggris akan bertarung hidup mati melawan Rusia, dalam perebutan satu tiket ke Piala Eropa 2008. Tiket lainnya hampir dipastikan akan diambil oleh Kroasia, yang masih memimpin klasemen Grup E.
Perdebatan terjadi diantara fans maupun beberapa situs sepakbola, seperti Soccerlens dan Reuters, khususnya mengenai posisi Lampard di tim St.George Cross.
Permainan Gareth Barry, sebagai deputi Lampard, sewaktu dirinya cedera, dinilai sangat menjanjikan dan memberikan keseimbangan bagi sektor tengah Inggris. Steve Mclaren (coach Inggris) tentunya juga turut berbangga hati atas “penemuannya” tersebut. Sekaligus membawa dirinya keluar dari bayang-bayang pelatih sebelumnya Sven Goran Eriksson.
Adapun sebelumnya, Sven lebih suka menduetkan Lampard dan Gerrard di lini tengah. Hasilnya ? Gagal total di Piala Dunia 2006. Sekarang dengan, duet Barry-Gerrard, Inggris terlihat cukup “tebal”. Karakter Barry yang mau “mengalah” dari Gerrard, untuk menjaga kedalaman pertahanan, dan mobilitasnya yang tinggi, menghasilkan keselarasan diantara keduanya.
Barry, sendiri sebenarnya adalah pemain yang cakap, malang melintang di timnas U-19,U-21 dan U-23 Inggris. Karir di timnas seniornya, agak terhambat, karena Barry “hanya” bermain di klub semenjana Aston Villa. Namanya terangkat kembali, ketika Mclaren mengorbitkannya, menggantikan posisi Lampard yang sedang cedera.
Sungguh ironi bagi Lampard, karena saat ini Mclaren lebih condong memilih Barry daripada ,dirinya. Hal yang wajar, mengingat performa Barry muncul bagaikan ksatria baru Britania. Tidak ada waktu lagi untuk mengutak-atik formasi yang telah ada, apalagi menghadapi pertandingan vital. Dalam benak Mclaren, “Don’t change the winning team”, adalah ungkapan yang benar adanya, paling tidak untuk saat ini.



emang lampard dan gerrard adalah salah satu pemain tengah terbaik dunia tapi mereka sama2 punya tipe permainan “jendral lapangan tengah” jadi ga bakal efektif permainan inggris kalo dua orang ini di turunin bersamaan apalagi permainan lampard di timnas ga semengkilap kayak dia maen di klub beda dengan gerrard yg kontribusinya lebih keliatan baik di timnas dan klub (gerrard emang top markotop)heheheheh…..
barry jauh sebagai ball winner dan efektif dalam memback up gerrard serta rajin dalam mengganggu konsentrasi lapangan tengah lawan dengan terus bergerak (punya determinasi tinggi) mengikuti arah bola dan seperti mas andy bilang lebih “mengalah” kepada gerrard untuk mengatur lapangan tengah…..
Gak mungkin ada dua jendral dilapangan tengah, karena masing masing punya ego yang tinggi. Jadi sepertinya sangat sulit buat Macca untuk menurunkan kedua pemain topnya itu secara bersamaan.
@ totoks :
selamat datang di BOLANOVA, mas totok…salam kenal
pendapat anda benar adanya, dimana2 jenderal cuma satu..utk saat ini gerrard adalah jenderalnya, dan komandan lapangan adalah gareth barry.
@seno :
lampard sepertinya memang hanya mengkilap di klub, bahkan gayanya sehabis mencetak gol dgn mencium badge chelsea, menjadi bhn omongan, apakah jika dia mencetak gol utk inggris, dia akan melakukan hal yg sama ? bnyk juga yg bilang, lampard beruntung bermain di chelsea
wah saya baru tau kalo ada omongan kayak gitu mas….
kalo dia beruntung maen di chelsea saya sih ga setuju masalahnya dia emang bagus maennya di tingkat klub ampe barca aja kesemsem berat ama dia mas….
kira2 kenapa ya dia bagusnya cuma di klub aja sedangkan di timnas maennya melempem???????????
tolong pencerahannya yaa?????????
@ seno :
mungkin alasannya begini, lampard selalu merasa dia adalah “heronya” chelsea, sentral /pusat permainan ada di dalam dirinya sehingga dia merasa dielukan-elukan di sana
nah di tim inggris, ada 10 pemain lain yg punya kebintangan, bahkan di atas lampard, seperti gerrard dan rooney. Akibatnya lampard merasa dirinya tdk menjadi seseorang yg penting, sehingga permainannya tidak pernah keluar secara optimal
dari sisi psikologis, ada tipe manusia, yg justru akan berkembang, ketika dirinya merasa sangat dibutuhkan lingkungannya, sepertinya Lampard adalah salah satunya.
ooo gitu ya mas…. emang masuk akal sih mas.
di lapangan tengah chelsea cuma ada lampard….
yah gpp lah mas selama GERRARD masih di utamakan….
idoop GERRARD………..
Andy N. Gultom, 17. October 2007, 13:28
bnyk juga yg bilang, lampard beruntung bermain di chelsea
wah.. kurang enak didenger nih bro Andy… seinget saya, lamps udah ada dichelsea sebelum chelsea jadi supermoneyklub…
mending begini aja.. lamps beruntung diberi tandem pemain2 bintang.. dan dia diijinkan menjadi pemeran utamanya… nah kalo begitu baru asik…
apapun kata orang tentang pemain2 yang dikumpulkan Mourinho… harus diakui.. lampard pemain hebat sewaktu sebelum di chelsea.. *WestHam kalo ngga salah*..
sayangnya.. tandem yang didapat ngga ada yang bisa mengimbangi permainan lamps..
loh.. tumben2an gw belain lamps.. anehnya.. hahahaha…
anyway.. dimanapun lamps bermain dan siapapun tandemnya.. pilihan utama tetep Steven “SG8MBE” Gerrard
YNWA
klo meurut saya mending Lampard di beri KESEMPATAN main tanpa GERRARD juga,,
sapa tau hasilnya lebih baik dari GERRARD yg main tanpa LAMPARD,, seperti pd saat ENGLAND VS GERMAN berapa waktu yg lalu…Buktinya pd saat itu LAMPARD bisa cetak gol..lg pula pemain tim INGGRIS yg lain jg lebih banyak dr CHELSEA dr pd LIVERPOOL.Misalnya A.COLE,J.COLE,TERRY,DLL
@ INA :
salam kenal mas/mbak INA, selamat datang di BOLANOVA….sepertinya usulan yang bagus tuh….kasih kesempatan Lampard bermain tanpa Gerrard dan sebaliknya…plus satu lagi, usahakan lawan yg dihadapi adalah setara, jd gampang nanti menilainya, apakah Gerrard atau Lampard yang lebih unggul
lampard harus maen d euro 2008 dan di liga indonesia walaupun g makn setaun gw rela i like it………..
hidup kaka’…..
ra no hubungane ya………….