GOODBYE CHELSEA…. by Didier Drogba

“ Nothing can stop me from leaving now” ..inilah kata-kata dari Didier Drogba, seperti dikutip majalah France Football. Jika benar-benar terjadi, sungguh menjadi mimpi buruk bagi fans English Premier League (EPL).
Pertanyaannya,apa yang ada dalam benak Drogba sehingga berkomentar seperti itu ?
Bak senjata makan tuan, Chelsea dan EPL punya andil dalam membuat Drogba terkenal sebagai pemain hebat. Kombinasi keunggulan fisik, determinasi dan naluri ala pesepakbola Afrika yang dimiliki Drogba, sangat cocok dengan sepakbola kick and rush yang dikemas oleh EPL. Terjangan bek-bek Britania dan bekapan spartan gelandang pekerja khas Inggris, tidak sanggup untuk menahan eksplosivitas seorang Didier.
Konsep permainan Chelsea yang mengandalkan seorang target man, semakin melambungkan Drogba ke tingkat tertinggi.
Sebagai buktinya, Chelsea juga dibawanya 2 kali menjadi juara Liga Premier, pada musim 2004-2005 dan 2005-2006. Bahkan pada musim kompetisi 2005-2006, Drogba menjadi pemain Chelsea pertama, setelah Kerry Dixon (1984/1985), yang mencetak lebih dari 30 gol dalam satu musim kompetisi (Wikipedia).
Pangkal permasalahan dari keinginan Drogba tidak lepas dari ketidakharmonisan diantara pemain maupun manajemen klub. Satu lagi yang paling utama, Drogba mungkin merasa kehilangan akan figur Mourinho, yang begitu dicintai seluruh pemain Chelsea.
Dalam benaknya, Drogba merasa sudah kehilangan motivasi, seperti yang selalu ditanamkan sang “special one”, semenjak dirinya memulai karier di The Blues.
Menarik untuk disimak, ke mana perhentian selanjutnya dari bintang Pantai gading ini. Drogba sendiri secara gamblang menyatakan hanya tertarik dengan tawaran dari AC Milan, Inter, Barcelona dan Real Madrid. Bagi penggemar klub-klub di atas, harap-harap cemas, menunggu keputusan sang pemain. Sepertinya menjadi starting line-up, dari salah satu tim di atas bukanlah hal yang sulit bagi Didier.
Meskipun umurnya hampir mencapai kepala tiga, kemampuan beradaptasi dengan segala macam tipe dan taktik permainan akan memudahkan perkembangan karir Drogba di klub barunya.
Ada satu lagi klub yang menjadi tujuan Drogba, yaitu Marseille. Di klub ini, Drogba merasa selalu diterima oleh fans, sehingga dapat mengeluarkan kemampuannya secara optimal, sama seperti yang dahulu pernah ditunjukkannya sebelum memutuskan pindah ke Chelsea.
Where do u go, Drogba ?
Source : www.dailymail.co.uk (Photo)



Saya bukan fans Chelsea, tapi mengikuti perkembangan Singa Biru ini… Saya pikir kepergian Drogba memang tinggal menunggu waktu, entah Januari atau akhir musim. Buat fans Chelsea, ga usah terlalu pusing kalo Drogba cabut, pemain datang dan pergi itu biasa, ingat kata-kata fans Arsenal ketika ditinggal sang maestro Thierry Henry: “Titi telah memberikan segalanya bagi kami, dia adalah pahlawan, namun tidak ada yang lebih besar & berharga daripada Arsenal itu sendiri”… mungkin kata2 ini bisa mewakili Chelsea ketika ditinggal Jose Maurinho dan bintang2nya kelak…
@zoel :
salam kenal mas zoel, selamat datang arek2 malang di bolanova.com
pemilihan topik drogba dilandasi komentarnya…. drogba memang belum selegenda henry, bahkan henry pun dapat lengser juga dari the gunners, pemain akan selalu datang dan pergi, but the club will remain itself….
mas zoel, klo mau nulis atau posting2 silahkan, atau arek2 malang ada yg berminat, juga boleh ko ? kami selalu terbuka …..
kalo’ drogba pergi ya sudah biarin aja kan masih banyak pemain2 baru di chelsea yang hebat2 n gk susah kan bagi club sekaya chelsea untuk dapetin pemain kayak drogba lebih banyak lagi…
Drogba juga gak bisa selalu jadi andalan chelsea karna sering cidera gt………….