Jol (akhirnya) dipecat…

martinjol.jpgPasca kekalahan dalam lanjutan pertandingan penyisihan Piala UEFA kemarin, 1-2 atas Getafe. Manajemen Hotspur lewat chairman-nya Daniel Levy, tampaknya tidak perlu berpikir lebih lama lagi untuk mengakhiri masa-masa manis dengan Martin Jol.

Kekalahan di kandang, White Hart Lane, melawan klub semenjana ini, menambah daftar buruk rekor pertandingan The Whites musim ini. Dengan baru membukukan 1 kemenangan dari 10 pertandingan Liganya, Tottenham benar-benar terpuruk di papan bawah. Pemecatan ini sebenarnya tidak terlalu mengejutkan, apalagi BOLANOVA sudah pernah meramalkan sebelumnya (Baca : Martin Jol menunggu nasib)

Dalam 2 musim terakhir, Martin Jol berhasil membawa Tottenham Hotspur masuk ke dalam posisi 5 besar Liga Inggris, namun ceritanya berbeda pada musim ini. Dengan pengeluaran puluhan juta pounds, hasil setimpal belum didapat oleh Hotspur.

Deputi pengganti Jol, tampaknya tidak akan jauh dari Juande Ramos, pelatih asal Spanyol yang membawa Sevilla menjadi salah satu klub yang disegani di Liga Primera, apalagi ditambah 2 gelar Piala UEFA berturut-turut dalam musim kompetisi 2005-2007.

Source : www.gamblog.co.uk (photo)

2 comments:

  1. seno, 26. October 2007, 20:59

    pada awal kompetisi EPL musim ini memang spurs sangat di harapkan bisa membuat kejutan dengan masuk ke dalam “the big four” nya EPL, kalo ga salah sampai2 mourinho mengatakan bahwa spurs bakal jadi rival berat “the big four” di musim ini. tetapi entah masalah belum klopnya lini per lini di tim ini (mungkin karena banyak orang baru) membuat permainan spurs amburadul ( taktik pelatih tidak bisa di jalankan dengan baik) dan seperti kebingungan mungkin juga cepat frustasi dalam menembus pertahanan lawan yg berakibat juga pada barisan pertahanannya sendiri yg mudah di tembus lawan. masalah mental bertanding juga bisa dijadikan biang keladi kurang impresifnya permainan spurs pada musim ini, memang pembelian pemain mahal tidak bisa menjamin kesuksesan sebuah tim (salah satunya lihat kasus real madrid beberapa musim lalu) tetapi paling tidak pelatih “hebat” pasti sudah memikirkan dan mengatisipasi masalah ini.
    mungkin jol belum cukup “hebat” untuk mengantisipasi hal ini karena pada musim sebelumnya spurs adalah tim yg bisa menebarkan ancaman pada tim2 besar seperti chelsea, arsenal atau MU karena bermain dengan semangat tinggi dan kolektifitas yang cukup tinggi pula…
    kita lihat saja apakah ramos atau pelatih berikutnya yang menukangi spurs bisa merubah keadaan ini…..

     
  2. Andy N. Gultom, 27. October 2007, 1:15

    @ seno :

    wah, komentar yg berbobot dari seno di medan… memang hal yang mjd anomali, untuk Hotspur musim ini, krn dgn tambahan amunisi baru, malah merusak keharmonisan taktik dan strategi tim yg sdh ada. Pertanyaannya skrg, apakah tim lain berkembang lbh pesat, atau Hotspur yang menurun jauh ?

     

Write a comment: