Della Capitale Derby, goes to…. ROMA !!!

lazio-roma.jpgGood players + Many Goals + Attacking Football = GOOD DERBY. Sepakbola memang bukan perkara matematis belaka. Sama seperti pagi tadi, ketika derby dilangsungkan di kota yang dibangun oleh Romus dan Romulus, antara SC Lazio melawan AS Roma.

Kehilangan Francesco Totti, memang membuat Roma tak kuasa menandingi possession football personil Lazio. Namun untuk urusan efektivitas dan kreasi, Il Lupo memang tiada duanya.

Pada babak pertama, Lazio langsung menggebrak melalui aksi Tommaso Rocchi yang mencetak gol pada menit ke 12, 0-1.

Roma menyamakan kedudukan pada menit ke 19, ketika one-two pass Vucinic-Mancini-Vucinic, mengecoh difensore Lazio dan berhasil dieksekusi ke gawang Marco Balotta. Julukan Vucigol, memang semakin benar adanya (baca : Veni, Vidi, VUCIGOL).

Mexes menebus kesalahannya, yang menghasilkan gol pertama Lazio, dengan berperan pada gol kedua Roma, yang dihasilkan lewat tembakan keras Mancini, 2-1.

Di babak kedua, Lazio “benar-benar” menguasai lapangan di 10 menit pertama, akan tetapi para penyerang Lazio tampak mandek, begitu sampai di kotak 12 pas. Hampir pada setiap bola yang sampai kepada kaki attacante, langsung mendapat pressure secara man to man marking oleh bek-bek Roma.

Ketika frustrasi mulai melanda armada biru langit, di menit ke 56, Perotta secara tak terduga membobol gawang Lazio. Umpan Vucinic berhasil disambutnya dengan tendangan kaki kanan, meski masih mengenai badan Marco Balotta, namun bola dapat dikuasainya kembali dan diceploskan ke gawang yang sudah kosong melompong.

Laziale mendapat asa baru setelah memperkecil ketinggalan 3-2, melalui free kick indah Cristian Ledesma, melewati pagar hidup pemain AS Roma. Namun sampai akhir pertandingan, tidak ada gol lagi yang tercipta.

BOLANOVA melihat Lazio sebenarnya bermain tidak buruk, namun perbedaan mendasar yang tercipta adalah soal efektivitas peluang dan penciptaan ruang yang kosong di kotak penalti untuk menghasilkan gol.

Dalam hal tersebut Roma-lah jagonya. Bahkan nilai lebihnya lagi, Roma berhasil mengeksploitasi akselerasi Mancini di sayap kanan, sehingga “nyaris” setiap serangan Roma, baik itu dari umpan jauh ataupun direct pass, selalu ditujukan kepada winger Brasil tersebut.

Lazio sendiri, boleh “sedikit” berbangga hati melihat permainan Lorenzo Silvestri tadi pagi. Setelah sekian lama, Italia kembali memunculkan bakat muda dari seorang bek kanan eksepsional, dengan kemampuan bertahan dan hasrat menyerang yang tinggi.

Hasil Liga lainnya :

Sampdoria - AC Milan > 0-5
Juventus - Empoli > 3-0
Inter Milan - Genoa > 4-1
Fiorentina - Napoli > 1-0

Source : www.beloblog.com (Photo)

7 comments:

  1. harya bimo, 1. November 2007, 8:02

    Mancini is back!!!
    Mexes & Juan: excellent performance as a duet
    Vucigol: fransesco who???

     
  2. Andy N. Gultom, 1. November 2007, 9:46

    @ harya bimo :

    cukup satu kalimat saja, ROMA makin MATANG !!!!

     
  3. kamal, 1. November 2007, 11:36

    roma cuma menang hoki sama milan….

     
  4. harya bimo, 1. November 2007, 14:34

    @ kamal: roma sama milan maen hoki juga? kirain cm maen bola….

     
  5. Andy N. Gultom, 1. November 2007, 15:04

    @ kamal & harya bimo :

    :) , klo mau subjektif, saya dukung MILAN, krn ini klub favorit saya, tp saya juga sadar, MILAN sudah uzur, mereka harus regenerasi supaya bisa mengarungi Liga yg banyak pertandingannya !!!! FORZA MILAN !!!! :)

     
  6. kamal, 1. November 2007, 16:34

    @harya bimo : hehe mahap emosi liat pemain milan susah bkin gol pas lawan roma, :p

     
  7. harya bimo, 1. November 2007, 19:39

    @kamal & Andy: hehe …..selamet ya, kemaren Milan “nguamuuuk” lawan Sampdoria. (kasian il samp jd korban pelampiasan Milan….) Saya juga dukung Milan di Liga champions. Ketemu di final lawan Roma…..mimpi basah final idaman bro!

     

Write a comment: