Mampukah Ronald Koeman Mengubah Valencia?
Kemenangan 5-1 Real Madrid atas Valencia di Stadion Mestalla mengerucutkan persaingan merebut gelar liga menjadi milik RM, Villareal, Barca, Atletico Madrid, dan mungkin Espanyol. Peluang El Che sendiri sebenarnya belum habis, asalkan Ronald Koeman, pelatih baru pengganti Sanchez Flores mampu membenahi tim yang sebenarnya dihuni oleh pemain-pemain berkelas ini. Dengan kompetisi yang sudah seperempat jalan, kondisi Valencia sekarang boleh jadi mirip dengan Liverpool di Liga Inggris. Bedanya, bila Valencia belum pernah melakoni partai seri maka Liverpool belum pernah melakoni partai kalah. Namun dalam klasemen di kedua kompetisi, hasil itu relatif mirip.
Cara Madrid meremuk Valencia di kandang sendiri juga memberi pukulan psikologis bagi pasukan kelelawar ini. Setelah ditinggalkan Flores, David Villa dkk belum juga berhasil memulihkan kepercayaan dirinya sehingga dengan mudahnya Raul, Rutjes Nistelrooy, Robinho, dan Sergio Ramos mengusak-asik gawang Valencia. Rutjes bahkan bisa menyarangkan dua gol. Satu-satunya gol balasan Valencia dibuat oleh Miguel Angel Angulo. Namun yang memedihkan, satu pemain El Che terpaksa diusir dari lapangan yakni Raul Albiol di menit-menit akhir pertandingan.
Kekalahan telak dari Madrid, menyusul kekalahan (juga telak) 3-0 dari Sevilla di pertandingan sebelumnya membuat Ronald Koeman yang akan bertugas mulai Jumat ini memiliki tugas hampir mustahil, terutama bila target utamanya adalah gelar juara liga. Selain harus memulihkan kondisi psikologis para pemain, Koeman yang pernah malang melintang di Liga Spanyol bersama Barcelona juga masih harus beradaptasi dengan liga ini setelah sebelumnya ia menekuni liga berbeda di Portugal maupun Belanda. Namun tetap saja, Koeman diwajibkan mengembalikan arah Valencia ke jalur persaingan juara dan untuk itulah ia ada di sana ketika kompetisi belum memasuki babak akhir.
Dan di antara empat atau lima klub lainnya yang bersaing, jalur juara yang harus ditempuh Valencia relatif paling terjal, sekalipun bukan tanpa harapan. Bisakah Valencia berubah arah di tangan Koeman? Dalam dua tiga pertandingan ke depan, hasilnya akan bisa terlihat.



@ Aloy :
Semasa masih aktif bermain, koeman dikenal sebagai bek tangguh. Entah nasib baik atau buruk, jika Koeman justru mendapati klub berkarakter menyerang untuk dilatih, macam Ajax dan Benfica.
Sekarang dia harus melatih di Valencia, yg punya basic corak pertahanan yang kuat disertai konsep serangan balik. Kita tunggu saja apakah Koeman berhasil men-nostalgia-kan permainan masa lampaunya ke Valencia yg baru ……
Memang karakter Koeman dalam melatih justru banyak meniru Rinus Michels sepertinya. Mungkin karena dia memang menjadi besar karena sang maestro ini pula…
[…] Juara bertahan liga belanda, PSV, sudah ditinggalkan oleh Koeman. […]