French Connection, Louis Saha & Patrice Evra

Untuk meningkatkan performa sebuah tim, kadangkala, membeli beberapa pemain dari sebuah negara adalah solusinya. Real Madrid boleh diklaim sedang menggalakkan Belandanisasi. Barcelona pun pernah melakukan Belandanisasi dibawah Louis Van Gaal. Tidak ketinggalan, Chelsea pun pernah melakukan Italianisasi dibawah Gianluca Vialli. Salah satu big four EPL, Arsenal, paling sering melakukan Perancisnisasi dibawah kepemimpinan Arsene Wenger. Dan MU pun, kini tidak mau ketinggalan juga dengan melakukan Perancisnisasi. Digawangi Louis Saha dan Patrice Evra, mungkin Manchester United bisa dipenuhi pemain-pemain top Perancis nantinya.
Bicara Louis Saha dan Patrice Evra, seakan tidak akan ada habisnya. Selalu membuat kejutan disetiap pertandingan dan media massa selalu memuja-mujanya. Beberapa korban kehebatan masing-masing pribadi asal Perancis ini adalah Ruud Van Nistelrooy dan Gabriel Heinze. Ruud Van Nistelrooy terpaksa didepak oleh Sir Alex Ferguson karena dititik tertentu, dia kalah bersaing dengan Louis Saha. Sungguh malang nasib Nistelrooy. Dan satu lagi, akibat cedera yang sering terjadi, lalu pemain pelapisnya ternyata juga lebih hebat dan memikat, jadilah Gabriel Heinze didepak dan dijual ke Real Madrid.
Louis Saha
Karir Liga Inggris pertama louis Saha terjadi di Newcastle United pada tahun 1999 saat dipinjamkan dari FC Metz. Lalu, pada tahun 2000, ia ditransfer ke Fullham dengan nilai £2.1 juta. Disini, Louis Saha membukukan 63 gol dan menjadikan dirinya favorit klub Fullham. Pada tahun 2004, Saha ditransfer ke Manchester United £12.8 juta setelah memberi kesan kepada Sir Alex Ferguson walaupun Fullham kalah 1-2 dari MU.
Semenjak 2004 karir Saha terus meningkat. Bahkan, pada pertandingan final Cardiff melawan Wigan Athletic, Saha menjadi pilihan utama mendampingi Wayne Rooney dibanding Van Nistelrooy. Akibatnya, Nistelrooy tidak betah dan memutuskan hengkang dari MU.
Patrice Evra
Memulai karir di tim muda Paris St-Germain, kemudian bergabung ke tim seri C1 Italia Marsala, dan tahun 2000 pindah lagi ke tim seri B Italia Monza, Patrice Evra ditranser ke OGC Nice lalu ke AS Monaco di tahun 2002. selama di Monaco, Evra menjadi bagian dari tim yang memenangi liga Perancis dan juara UEFA ditahun 2004.
Pada 10 Januari 2006, Evra menandatangi kontrak dengan MU senilai £5.5 juta. Menurut sebagian media, kedatangan Evra sudah diduga sebagai bagian rencana Sir Alex untuk menutupi lobang pertahanan yang selama ini dikuasai Gabriel Heinze. Dan ternyata benar, posisi Gabriel Heinze makin tersisih dan ia memutuskan hengkang dari MU.
***
Sumber Foto: www.manutdzone.com
Referensi: www.wikipedia.com



@ adi kebot :
MU sebenarnya masih kurang kental bro, ada tim yang lebih parah, connectionnya Barcelona dgn pemain Belandanya !
Barcelona = ronald koeman, johan cruyff, jordi cruyff, zenden, bogarde, reiziger, van bommel, kluivert, frank de boer, overmars, van bronchorst, philip cocu, edgar davids
@ andy
dari pemain2 Barca asal Belanda yg anda sebut, mungkin kurang tepat ya kalo merujuk pada pemain-pelatih yg pada era yg berbeda. mgkn lebih tepat dgn artikel di atas adalah pemain-pelatih satu negara pada satu klub pada era/musim yg sama… masih ingat Liverpool di era Gerard Houllier? manajer ini “membawa” aroma prancis bersama pemain2 seperti Djiril Cisse, Bruno Cheyrou, Anthony Le Tallec hingga Florent Sinama Pongolle. bahkan pemain Afrika “beraroma” Prancis, salah satunya El Hadji Diouf.
Kalau bicara “french connection” mungkin paling tepat jika berkaca pada Arsenal atau org Prancis menyebutnya L’arsenal
Sudah tidak terhitung berapa pemain Prancis atau berdarah Perancis yg ada di sana, bahkan saya baca di salah satu media, bahasa yg banyak digunakan oleh pemain2 Arsenal saat berlatih & di ruang ganti pemain adalah bahasa Prancis. nah!!!
@Zoel
Thanks tambahannya.
Bener banget. Tapi jangan lupa, di MU ada Eric Cantona. Mungkin mulai dari beliau French Connection di MU dimulai. Mungkin loh. Saya pun masih pemula dalam dunia tulis-menulis bola. Atau ada yang mau nambahin?
@ zoel :
barcelona di era pelatih yg sama, waktu dipegang Louis Van Gaal, dia punya :
- winston bogarde
- michael reiziger
- patrick kluivert
- philip cocu
- frank de boer
- marc overmars
jd tetap lebih banyak kan dr Liverpool era Houllier ?