Fakta-Fakta Liga Champions

- Pada masa Piala Champions, klub yang pernah menjadi juara tiga kali berturut-turut Cuma Ajax(1971-73) dan Bayern Munchen(1974-76).
- Nama liga Champions dipakai sejak 1994. Sejak 1994, belum ada satu klub pun yang menjuarai Liga Champions dua kali berturut-turut.
- Selama 15 tahun terakhir, Bayern Cuma sekali juara dan sekali runners-up namun mengumpulkan hadiah terbanyak yakni sekitar Rp 1,97 triliun, diikuti Madrid Rp 1,875 triliun dan MU Rp 1,87 triliun.
- Arsenal sebagai runner-up Liga Champions 2005-2006, mendapat Rp 423 miliar, lebih tinggi dari pendapatan sang juara, Barcelona yang hanya Rp 382 miliar karena tingginya nilai hak siar televisi di Inggris.
- Trofi Liga Champions sekarang merupakan replikas yang kelima. Klub yang menjuarai turnamen ini tiga kali berturut-turut berhak menyimpan trofi aslinya. Trofi asli disimpan Real Madrid. Replika pertama disimpan Ajax, yang kedua untuk Bayern Munich, lalu AC Milan, dan terakhir Liverpool.
- Uang partisipasi. Hadiah masuk Group Stage: Rp 19,3 miliar. Uang bertanding Rp 3,9 miliar, total 6 pertandingan: Rp 23 miliar.
- Bonus Penyisihan Group. Menang: Rp 3,9 miliar. Seri Rp 1,9 miliar. Dan lolos ke babak knock-out: 19,3 miliar.
- Babak Knock-out: perempat final Rp 22,9 miliar. Semifinal: Rp 31 miliar. Runner-up: Rp 47 miliar dan Juaranya: Rp 77 miliar.
- Rekor-rekor menyangkut skor atau jumlah gol di turnamen Piala Champion/Liga Champions:
Kemenangan terbesar dalam satu pertandingan:
1973/74, 1st round:
Dinamo Bucuresti 11-0 CrusadersKemenangan agregat terbesar:
1965/66, 1st round:
Stade Dudelange 0-8 Benfica
Benfica 10-0 Stade Dudelange
(Benfica menang agregat 18-0)Gol terbanyak dalam satu partai:
1969/70, 1st round:
Feyenoord 12-2 KR (Reykjavik), total 14 golGol terbanyak dalam dua leg
1965/66, 1st round:
Stade Dudelange 0-8 Benfica
Benfica 10-0 Stade Dudelange
(Benfica menang agregat 18-0, total 18 gol)1968/69, 2nd round:
Reipas (Lahti) 1-9 Spartak Trnava
Spartak Trnava 7-1 Reipas (Lahti)
(Spartak Trnava menang agregat 16-2, total 18 gol)1969/70, 1st round:
Feyenoord 12-2 KR (Reykjavik)
KR (Reykjavik) 0-4 Feyenoord (in Rotterdam)
(Feyenoord menang agregat 16-2, total 18 gol)1979/80, 1st round:
HJK (Helsinki) 1-8 Ajax
Ajax 8-1 HJK (Helsinki)
(Ajax menang agregat 16-2, total 18 gol)
Sumber:
Majalah Cetak Arena



Mas maap gak comment artikelnya, mau nanya logonya baru ya? udah resmi belom?
@ harya bimo :