Internazionale: Satu-satunya Yang Belum Terkalahkan

images2.jpg

Artikel “Menunggu Keoknya Tim Tak Terkalahkan” benar-benar seumur jagung. Pasalnya, Fiorentina akhirnya digepuk oleh Udinese 1-2 sehingga membuat Inter menjadi satu-satunya klub belum kalah musim ini. Sudah remuk, La Viola juga tercoreng akibat kartu merah yang diterima salah satu pemainnya, M. Pasqual, enam menit sebelum waktu normal usai. Internazionale sendiri batal melangsungkan duel melawan Lazio menyusul kematian seorang fans Lazio Gabrielle Sandri, yang diduga meninggal akibat tertembak.

Fiorentina yang bermain di depan pendukungnya sendiri, sudah mengalami kegugupan ketika pemain Udinese F. Quagliarella berhasil melesakkan gol ke gawang anak-anak asuhan Cesare Prandelli ini di menit ke-23. Namun, stadion Artemio Franchi kembali ceria ketika Pazinni berhasil menekuk kiper Udinese dan membalikkan keadaan menjadi 1-1.

Udinese sendiri harus bermain keras menghadapi lawan yang didukung penuh oleh hampir seisi stadion. Tercatat, empat kartu merah diterima oleh para pemain Udinese, mulai dari Pepe, Zapata, Handanovic, dan Agostino. Sementara Fiorentina hanya mengantongi satu kartu kuning melalui F. Semioli.

Petaka bagi Fiorentina datang di menit ke-63 ketika pemain nasional Italia Antonie Di Natale menceploskan bola ke gawang tuan rumah untuk mengubah skor menjadi 1-2. Hingga akhir pertandingan, skor tak berubah, membawa Internazionale menjadi satu-satunya tim yang belum terkalahkan di Serie A musim ini.

Pertandingan antara Internazionale melawan Lazio sendiri belum diputuskan kapan akan digelar, sementara para polisi sibuk untuk mencari pelaku penembakan suporter ini. Bagi PSSI-nya Italia FIGC, kasus ini menjadi sorotan dan perhatian karena belakangan ini, kekerasan antarsuporter klub kian marak sehingga beberapa pertandingan harus dibatalkan atau ditunda. Selain pertandingan antara Inter-Lazio, pertarungan Atalanta-Milan juga ditunda karena alasan keamanan.

Duh, runyamnya….



***
Foto: www.uefaclubs.com

3 comments:

  1. harya bimo, 12. November 2007, 2:20

    FYI: Fans yang meninggal (ultras Lazio) ditembak oleh seorang polisi (kecelakaan) setelah sebuah keributan dengan ultras juventus. Ia bernama Gabrielle Sandri seorang DJ terkenal di Roma dan lumayan dekat dengan team dan staff Lazio. Kerusuhan terjadi di roma dan milan sebagai respons solidaritas antar ultras.
    secara lengkap bisa baca kronologis disini:
    http://italy.theoffside.com/serie-a/lazio/fuck.html

     
  2. Aloysius Wisnuhardana, 12. November 2007, 21:36

    Benar Bung Harya. Terima kasih infonya.

     
  3. Mengapa Ribery sukses di Muenchen ? | BOLANOVA.COM (Pingback), 14. December 2007, 0:12
     

    […] terbaik sepanjang turnamen tersebut. Tak ayal, “setengah Eropa” menginginkannya, mulai dari Inter Milan di Italia, Manchester United di Inggris, dan Muenchen di […]

     

Write a comment: