Please don’t go Rijkaard…
Pertanyaan dalam ujian sertifikasi manajemen sepakbola :
Anda adalah pemilik klub, di mana pelatih anda memberikan 2 gelar Liga, 1 gelar Liga Champions, 2 gelar Piala Super dalam 3 tahun terakhir. Pada saat ini, di musim keempatnya, klub anda berada di posisi runner up, klasemen sementara.
Pertanyaannya, apa yang anda lakukan terhadap pelatih anda ?
A. Pecat
B. Nothing
Jika anda menjawab A. Pecat, hasilnya adalah ARE U INSANE ??? Cobalah anda introspeksi diri, atau anda mungkin, tidak bisa membaca ???. Anda adalah seorang yang perfeksionis dan demanding, namun saya bertaruh dengan seluruh tabungan seumur hidup, bahwa anda tidak akan bisa berbuat lebih baik dari pelatih sebelumnya.
Jika anda menjawab B. Nothing, hasilnya adalah wait and see… Anda orang yang cukup sabar, melankolis dan sensitif. Anda mungkin orang yang subjektif, namun anda juga tidak gampang melupakan jasa-jasa baik orang lain. Anda percaya bahwa kesuksesan adalah kumpulan perbuatan orang-orang baik di sekitar anda.
Kunci Jawaban juga memuat bahwa klub yang mengilhami soal di atas adalah Barcelona, Spanyol.
Frank Rijkaard, nakhoda Barcelona, diisukan akan didepak dari Nou Camp. Higher management Barca tampaknya kurang puas dengan hasil yang telah dibuat oleh Rijkaard.
BOLANOVA, punya pendapat lain mengenai hal tersebut. Menjadi sangat tidak etis, jika menilai performa tim, ketika kompetisi belum memasuki pertengahan musim. Apalagi jika tim anda, masih berada di 2 besar !!!
Di balik harmonisnya manajemen Barcelona selama 4 tahun terakhir ini, ternyata tetap menyimpan api dalam sekam. Joan Laporta dkk, ternyata lupa berkaca bahwa sukses Barca selama ini, banyak dikontribusikan oleh salah satu personil dari trio Belanda yang masyhur.
Manajemen Barca seharusnya melihat kasus Madrid tahun lalu, ketika Fabio Capello, tetap diberikan kesempatan selama 1 musim penuh, meskipun terus dirongrong sana sini. Hasilnya, dalam 4 minggu terakhir kompetisi, Los Merengues “merampas” mahkota Primera Liga dari anak-anak Catalunya.
Satu hal lagi yang menjadi kontroversi, adalah suksesor yang digadang-gadang meneruskan jejak Rijkaard adalah Jose Mourinho !!!
Maaf, bung Mourinho. Kami dari ikatan penggemar sepakbola seluruh dunia, ingin mengajukan sebuah somasi kepada anda, atas nama sepakbola indah nan menghibur.
Mourinho memang pelatih hebat, dengan standarisasi gelar juara. Tetapi, menurut BOLANOVA, Rijkaard jauh lebih hebat, dengan standarisasi gelar juara PLUS possession, dan 90 minutes of attacking football.
Semoga gosip ini tidak akan menjadi kenyataan, kalau tidak, dunia akan kehilangan lagi, “one of the finest attractive club in the history of Football… “
So, please don’t go, Rijkaard..
Source : www.english.people.com (Photo)



Apa ini dulu memang rekayasa dari maurinho dan top manajemen barca ya ketika maurinho memutuskan keluar dari Chelsea.
@ fulong :
entah yah…tp menurut saya, manajemen Barca bukan “tipe yang menusuk dari belakang”…