Football Family
Banyak hal-hal menarik dalam dunia sepakbola, untuk dikupas menjadi suatu topik terbuka. Satu diantaranya adalah fenomena kakak beradik yang sama-sama bergelut di dunia sepakbola. Peran keluarga , khususnya orang tua, membuat kakak beradik memilih karier sebagai pesepakbola andal.
Lucunya tidak jarang mereka justru membela klub yang sama. Tetapi yang paling membanggakan bagi orangtua mereka adalah jika mereka mendapat kehormatan untuk membela timnas negaranya.
Belanda merupakan negara penyumbang saudara kandung terbanyak, bahkan pasangan kakak beradik dari Belanda merupakan pemain-pemain hebat pada masanya. Di tahun 70-80-an kita mengenal Willy dan Rene van der Kerkhof. Disusul oleh Erwin dan Ronald Koeman yang membela Belanda 80-90-an.
Puncaknya adalah ketika Belanda diperkuat Ronald dan Frank De Boer pada tahun 1995-2005. Ronald dan Frank bukan hanya “sekedar” saudara kandung, melainkan adalah saudara kembar.
Penyumbang terbesar kakak beradik lapangan hijau adalah Inggris. Kita tentunya sangat mengenal Gary dan Phillip Neville, keduanya adalah bek tangguh pada masanya, bahkan mereka masih aktif bermain sampai sekarang (meskipun sudah berganti klub). Di era masa kini, kita juga mengenal Rio dan Anton Ferdinand, meskipun mereka berselisih umur cukup jauh. Keduanya memiliki kesamaan karakter sebagai sweeper tangguh.

Anton and Rio Ferdinand
Kakak beradik hebat lainnya yang cukup terkenal pada saat ini, karena penampilannya di lapangan hijau, adalah Kolo dan Yaya Toure. Kolo merupakan defender sekaligus kapten Arsenal, sedangkan Yaya Toure merupakan hot property gelandang muda yang diorbitkan oleh Barcelona pada musim ini. Kita tunggu saja kiprah mereka dan kakak beradik lainnya di musim-musim mendatang.



Gimana dengan bapak dan anak? (spt…Cesare dan Paulo Maldini)
@ harya bimo :
utk soal bapak dan anak, sepertinya perlu dibuat segmen khusus bim, mengenai keluarga sepakbola lintas generasi yang agak berjauhan……
Ini logo internya ganti donk, ini logo lama. ganti yang 100 tahun. dimana ada tahun 1908 - 2008 di atas logo baru, ini logo lama banget 1992 - 2000
[…] mulai mendapatkan return yang optimal. Proses kolaborasi dengan pemain matang seperti Kolo Toure, Alex Hleb, Flamini dan Almunia, menambah “leverage” The Gunners ke puncak yang lebih […]
[…] : Emannuel Eboue dan Kolo Toure. Minus Eboue, The Gunners masih punya Sagna, tetapi kehilangan Toure, dapat membuat Wenger sedikit […]