Benjani Mwaruwari, “Porstmouth Predator”
Singkirkan nama-nama seperti Fernando Torres, jugador nomor 1 dari Spanyol, atau the wonderboy, Wayne Rooney, juga Dimitar Berbatov, striker tajam dari Hotspur. Penghuni top skorer EPL saat ini adalah seorang pemain, yang nyaris tak terdengar selama ini.
Namanya, Benjamin Mwaruwari, panggilannya Benjani. Beliau berasal dari Zimbabwe.
Benjani, memang tak muda lagi. Usianya telah mencapai 29 tahun. Tetapi penampilannya di lapangan, menunjukkan hal lain. Portsmouth, klubnya saat ini, sungguh beruntung, mengambilnya dari Auxerre.
9 gol yang dicetaknya musim ini, memang memberikan kontribusi penting, dalam pencapaian The Pompeys, julukan Porstmouth, urutan 6 Liga Premier Inggris. Bahkan mereka juga menjadi tim terproduktif kedua, setelah Arsenal, bersama-sama dengan Manchester United dan Tottenham Hotspur, setelah mencetak 23 gol, hingga minggu ke 13.
BOLANOVA masih ingat, ketika dulu Benjani, “digadang-gadang” menjadi penerus jejak Djibril Cisse di Auxerre. Cisse yang pindah ke Liverpool, memang punya prestasi top di Abbe Deschamps. Benjani pun diboyong oleh Guy Roux, untuk meneruskan cita-cita tersebut.
Namun kenyataan berbicara lain, setelah sempat mencetak beberapa gol di awal-awal musim bersama Auxerre, permainannya menjadi mandek dan miskin gol. Sampai musimnya yang ke 4, beliau hanya mencetak 19 gol dari 72 pertandingannya bersama Auxerre.
Pindah ke Portsmouth pada 2006/2007, Benjani mencapai puncak penampilannya di dunia sepakbola, pada musim ini. Permainan Liga Inggris yang membutuhkan fisik dan stamina, memberikan gairah baru bagi Benjani.
Bagai terlahir kembali, Benjani menjelma menjadi center forward andal. Ditunjang kondisi fisiknya (188 cm), beliau tidak hanya menjadi “pemantul” yang baik bagi rekan-rekannya, namun juga kokoh dalam melewati bek-bek lawan. Ingin lihat gol-gol Benjani ? Klik di sini (Klip by YouTube)
Tranformasi permainannya yang semakin meningkat, juga tidak lepas dari mentor dan juga rekannya sesama Afrika, yaitu Nwankwo Kanu. Sehati dan seiring dengan gaya permainan khas benua hitam, membuat Benjani tidak canggung dalam berduet dan berkolaborasi.
Dengan sokongan pemain berkualitas lainnya seperti striker David Nugent, playmaker Nico Kranjcar, worker Sulley Ali Muntari dan Sean Davis, serta duet stopper tangguh Sol Campbell – Sylvain Distin. Portsmouth akan “berlari” cukup jauh musim ini. Tentunya dengan satu syarat, Benjani terus menambah pundi-pundi golnya.
Source : Wikipedia, www.carling.com (Photo)



benjani emang ganas musim ini tapi aku ga yakin ini akan bertahan lama, benjani memang tipe2 striker kuat dan pekerja keras tetapi tidak konsisten permainannya, mungkin kondisi ini akan bertahan hingga akhir musim tetapi aku pesimis ini akan berlanjut hingga musim depan (mungkin faktor umur juga ikut mempengaruhi)
@ seno :
memang sepertinya begitu…benjani telat bersinar, dan sekali bersinar, tiba2 meredup, bagi Benjani lebih baik pernah BERARTI, daripada tidak sama sekali…..
Jadi patut kita dukung dan hargai usaha beliau di tengah ketatnya EPL
Girls Naked Fucking…
Girls Naked Fucking…