McClaren pun dipecat…
Selang tidak lama setelah kekalahan Inggris dari Kroasia, Steve McClaren memang menegaskan bahwa ia tidak akan mengundurkan diri dari timnas Inggris. Walaupun banyak yang menginginkan McClaren segera mundur, mantan pelatih Middlesbrough tersebut kekeh untuk melatih Inggris.
Namun impian McClaren tersebut nampaknya tidak bisa terwujud karena FA memutuskan untuk memecat McClaren atas hasil yang ia toreh. Dalam sejarah, ini kali pertamanya Inggris gagal melaju ke Piala Eropa setelah pada tahun 1984 yang lalu Inggris juga mengalami kesialan.
Inggris memang bukan negara yang beruntung. Terbukti entah sudah berapa kali Inggris memang tidak diperkenankan menang oleh dewi fortuna di ajang-ajang bergengsi seperti Piala Eropa dan juga Piala Dunia. Ada-ada saja kesialan yang menimpa Inggris. Mulai dari gol tangan tuhan, kalah di menit-menit terakhir, gagal mengeksekusi penalti, dan banyak macam lagi.
Lalu siapa yang harus disalahkan? Jika mencari kambing hitam, tentu saja pelatih. Dan keputusan yang dibuat oleh FA pun telah bulat. Steve McClaren dan asistennya Terry Venables pun dipecat.
FA sendiri mengaku tidak akan terburu-buru untuk segera mencari pelatih baru untuk menukangi timnas Inggris. Toh dalam waktu dekat ini, Inggris tidak memiliki kompetesi untuk dimainkan lagi karena tidak lolos ke Piala Eropa 2008.
Well, Goodbye McClaren.
Ah iya, untuk kandidat pengganti McClaren, beberapa nama seperti Jurgen Klinsmann dan Jose Mourinho disebut-sebut sebagai calon kuat. Namun Don Fabio Capello justru mencalonkan dirinya sendiri dan menyatakan keinginan untuk melatih Inggris. Lalu apa tanggapan FA?
source :
The Sun




Mc CLarenlah yg mesti bertanggung jawab atas kekalahan Inggris, karena boleh dibilang ialah pengatur strategi dilapangan, dan semua keputusan atas pertandingan tersebut Mc Claren lah yg menjabatnya..so klo strategi itu amburadul dialah yg membuat kacau, Mc Claren apa yg kamu lakukan….tidak ada royalnya sekalipun kepada Israel.
hmm… emang susah nyari pelatih asli England yg berlevel internasional, McLaren pun sebelum diangkat sebagai penerus Sven Goran Eriksson membawa rapor merah bagi klub inggris setelah Middlesbrough kalah telak 0-4 dari Sevilla di final Piala UEFA (ini pun bukan kompetisi “kelas satu” di ranah Eropa), sisa-sisa pelatih asli England skrg yg msh aktif di Prmier Leagur pun sangat minim, kalau di-filter dengan kata kunci “prestasi”, makin menyempit lagi.. hanya Alan Pardew yang mampu membawa West Ham ke final Piala FA, dua tahun silam, (lagi-lagi) prestasinya tidak maksimal, hanya mampu sebagai runner-up. Dari sisi prestasi, memang pelatih lokal inggris u/ saat ini sangat tidak bisa diharapkan, apalgi dengan ekspektasi publik bola inggris pada timnasnya sangat tinggi. Pelatih asal Britania Raya bisa menjadi pilihan alternatif apabila Inggris masih berpegang pada teks-book sbg penemu sepak bola. Kalau mau realistis dan berorientasi prestasi, pelatih asing menjadi solusi terbaik di tengah terbatasnya stok pelatih untuk inggris. Menurut saya pribadi, mungkin inggris akan memakai jasa pelatih yang telah kenyang pengalaman seperti Fabio Capello, Marcello Lippi, atau Felipe Scolari, daripada pelatih dengan prestasi sensasional tapi masih “muda” seperti Jose Maurinho atau Juergen Klinsmann. Pelatih yg berstatus “right man on the right job” hukumnya wajib bagi inggris, untuk menahkodai sederet pemain bertalenta dan dengan “kebintangannya” dan egonya, kalau tidak, tangis Inggris berpotensi berlanjut di Afsel 2010. Dan kalu benar2 terjadi, apa kata dunia??
bener banget…inggris ga punya pelatih yg bagus…..walaupun pemaen2nya bagus tetep aja pelatih2nya ga ada yg wah banget gitu….
uda saatnya emang inggris pake pelatih non inggris de…..gw jagoin scolari da….hehehe…