Dream Match (Part I)
Sepakbola selalu menghadirkan pertandingan yang menarik. Tetapi ada beberapa pertandingan yang memang sangat selalu dinanti karena menghadirkan suguhan kualitas permainan sepakbola tingkat tinggi.
Hanya itu saja ? Sebenarnya tidak, banyak alasan lainnya, seperti faktor historis, persaingan gengsi, kultur supporter, dan masih banyak lagi. Untuk itu, kami coba menghadirkan beberapa match impian versi www.BOLANOVA.com, yang kami nilai dapat meningkatkan adrenalin anda semua.
Dream Match ini akan kami bagi dalam 3 bagian yaitu Part I, II dan III. Selamat membaca !!!!
Real Madrid Vs Barcelona
Sudah cukup jelas gambaran yang dapat tercermin dari pertarungan 2 tim di atas ini. Aroma persaingan yang telah terjadi dari jaman dahulu, di mana kemapanan dan kebangsawanan direpresentasikan oleh Real Madrid, dan pemberontakan dari arus bawah maupun otonomi daerah yang ditunjukkan oleh Barcelona. Real Madrid Vs Barcelona selalu menghadirkan gambaran pertandingan kelas dunia, yang ditunjukkan tarian teknik individu tingkat tinggi oleh para pemain “mahal” yang memperkuat masing-masing kubu, ditambah aroma “permusuhan” antara suporter maupun fans yang berseteru.
AC Milan Vs Inter Milan
Bukan emosi buta yang ditampilkan dalam partai ini, melainkan “perang” kualitas teknik yang akan tersaji di lapangan. Hubungan antara kedua klub di atas di luar lapangan hijau, boleh dibilang harmonis, hal ini terbukti banyak pemain yang pernah bermain untuk kedua klub di atas, mulai dari Giuseppe Meazza, Roberto Baggio, Andrea Pirlo, sampai yang terakhir, Ronaldo. Secara umum, penduduk Milan lebih banyak sebagai tifosi Internazionale daripada tifosi AC Milan, tetapi di dunia, justru lebih banyak fans AC Milan, daripada fans Inter. Hal ini wajar saja, karena AC Milan sangat berprestasi di kawasan Eropa, lewat torehan banyak gelar di Liga Champions.
Fakta lain, AC Milan memiliki kecenderungan bermain menyerang, sehingga memilih pemain-pemain berkarakter ofensif, bahkan pada tahun 1990-an, mereka sangat terkenal dengan trio Belanda (van Basten, Gullit, Rijkaard). Sedangkan Inter Milan lebih memilih bermain “seimbang”, pada tahun 1990-an, mereka punya trio Jerman (yang juga musuh besar Belanda), terdiri dari Brehme, Klinsmann dan Matthaeus. Fakta unik lainnya, Inter Milan sangat royal dan jor-joran dalam membeli pemain, sedangkan AC Milan cenderung hemat dan pelit dalam bursa transfer.
Argentina Vs Inggris
Duel dua negara ini menjadi lebih “panas” karena alasan historikal. Penyerbuan tentara Inggris yang berhasil merebut Pulau Malvinas di kawasan kepulauan bagian selatan Argentina, merupakan momen yang sering dijadikan bumbu penyedap dari pertandingan antara keduanya di lapangan hijau.
Hal ini “diperkeruh” oleh peristiwa gol tangan Tuhan Diego Maradona, ketika menghantam Inggris 2-1 pada perempat final Piala Dunia 1986 di Mexico. Sampai saat ini, gol tersebut masih menjadi kontroversi. Pertemuan terakhir, mungkin dapat menunjukkan bagaimana tingginya tensi pertandingan diantara keduanya, pada Piala Dunia 1998, Diego Simeone melakukan “diving” yang menyebabkan David Beckham diusir wasit, selanjutnya bisa ditebak, Inggris tidak dapat menguasai pertandingan , dan kalah tragis melalui adu penalti. Lagi-lagi Inggris lebih banyak gigit jari, jika menghadapi Argentina.



italy vs perancis….. “on the pitch” gak usah diragukan lagi PANASSNYA atmosfer pertandingan kalo 2 negara ini ketemu, penuh kontroversi, aksi, dan pastinya DENDAM! (apalagi semenjak Piala Dunia……maap buat pendukung le bleu……masih ada kesempatan balas dendam kok di Piala eropa 2008!!…kalo bisa?????)
off the pitch?? perang antar fans, perang pers, dan perang komentar antara anggota timnas juga ikut membumbui dream match ini (terutama antara “ray-ray” domenech dan “Rino” Gattuso…..seru banget!)