Wawancara dengan Ketua Jakmania, Danang Ismartani
Satu lagi dari BOLANOVA untuk para pembacanya. Kami berhasil menghadirkan salah satu figur kelas wahid dari suporter Persija (Jakmania), untuk bertatap muka dan melakukan tanya jawab sekaligus berdiskusi mengenai sepakbola.
Obrolan berlangsung menarik dan menyenangkan, jauh dari kesan kaku dan formil. Mengalirlah aneka macam topik lawas maupun hangat dengan diselingi intermezzo seputar aspek kehidupan sehari-hari.
BOLANOVA : Bisa diceritakan sedikit, apa sih pentingnya Jakmania bagi Persija Jakarta ?
Danang : Sangat penting. Suatu klub sepakbola hanya dapat berjalan dengan baik, jika didukung 2 hal (uang dan suporter). Jika uang saja, tidak akan sukses (Contoh : Pelita Jaya era ). Jika suporter saja, tanpa didukung finansial yang baik, juga akan kesulitan (Contoh : Arema ), yang bahkan sempat terdegradasi ke Divisi I.
Untuk itu Jakmania hadir mengisi kekosongan tersebut, sekaligus sebagai wadah kekerabatan dan sarana berkomunikasi bagi seluruh masyarakat Jakarta, khususnya kaum muda. Dalam banyak hal, kami sangat menginginkan terjadinya asimilasi dan perdamaian diantara sesama orang Jakarta.
Bahkan cerita di mana 2 kelompok yang sering bertikai (Catat : perkelahian antara 2 wilayah di kawasan Jakarta), menjadi selesai, demi mendukung Persija, memang sudah terbukti telah terjadi. Bahwa sepakbola adalah alat pemersatu dan perekat kehidupan bangsa, bukan hanya sekedar impian semata.
BOLANOVA : Sejak kapan Jakmania terbentuk, dan siapa saja ketuanya ?
Danang : Jakmania terbentuk pada tahun 1997. Gubernur waktu itu, Sutiyoso, banyak berperan dalam kemajuan Persija sampai sekarang. Ketua Jakmania terpilih adalah Gugun Gondrong (1997-2000). Selanjutnya Jakmania dipimpin oleh Ferry Indrasjarief (2000-2006), kemudian saya sendiri (2006-sekarang).
BOLANOVA : Masih ingat soal pertikaian tak kunjung usai dengan Viking (suporter Persib Bandung), bagaimana kelanjutannya ?
Danang : (sambil sedikit tersenyum…) Sesuai kata pepatah, tak ada teman abadi dan tak ada musuh yang abadi. Masalah ini memang cukup pelik. Padahal, dahulu Persib dan Persija adalah “kawan karib”. Namun masalah dimulai ketika Persija bertandang ke Siliwangi pada tahun 2001, mengalami “perlakuan buruk” dan tidak diterima di stadion.
Cikal bakal masalah ini akhirnya mencapai puncaknya pada kasus Indosiar kuis Siapa Berani, dan berlanjut sampai sekarang. Percayalah, telah banyak usaha-usaha yang dilakukan untuk penyelesaian kasus ini, namun sepertinya kedua belah pihak, baik Persija maupun Persib Bandung, masih sulit untuk menerima satu sama lain.
BOLANOVA : Mengenai film dokumenter Jakmania, yang sedang diputar di Blitz , ada pendapat ? Best scene menurut anda ?
Danang : Film dokumenter berjudul The Jak, mengisahkan iklim sepakbola di Jakarta dan lika-liku kehidupan suporter sepakbola Indonesia, dalam hal ini adalah Jakmania. Film ini sendiri disutradarai oleh Amir Bachtiar Yusuf, seorang sineas muda berbakat. Adapun proses pembuatannya, berlangsung semenjak tahun 2003. Best Scene ? Ada di bagian akhir dari film ini, ketika dalam sebuah momen bertuliskan “In Memoriam Stadion Menteng”
BOLANOVA : Bagaimana caranya untuk mendaftar sebagai Jakmania ?
Danang : Anda dapat mendaftarkan diri ke korwil (koordinator wilayah) masing-masing, atau datang langsung ke sekretariat Persija di Stadion Lebak Bulus (021-70281928). Untuk informasi seputar Jakmania, juga dapat diketahui melalui situs resmi www.jakmania.org.
Satu hal yang paling berkesan dari Mas Danang Ismartani adalah kutipannya di akhir wawancara.
“ Jadikanlah sepakbola untuk menggenapi segala aspek kehidupan yang anda miliki pada saat ini, bukan sebaliknya, ketika anda meninggalkan semuanya, hanya demi mencintai sepakbola.
Dengan begitu anda akan jauh lebih bermanfaat bagi diri sendiri, keluarga, lingkungan dan sepakbola itu sendiri ”



weh, jenderal jakmania orangnya ternyata wibawa banget yah.. tak kira seperti apa gtu.. hehehehe…
salam macan kemayoran aja deh buat om danang
:cheers:
Pesan yang sangat bagus dari seorang ketua Jakmania, saya pikir bisa kita terapkan dalam kehidupan sehari2, dimana kadang dalam memburu kesenangan pribadi kita bisa meninggalkan semuanya,he3x……..betul gak mas Andy
Yang bayar kopinya siapa tuh?
nice job man…
Skalian aja wakil ketua Big Reds. Khan dah janji tuh… hehehe
@ yaperkasa :
nanti gw sampaikan ke mas danang atas pujiannya…btw fyi, mas danang itu fans Liverpool loh
@ keane :
hehheheh, mbak keane tahu aja… (tersindir mode on)..
Mantap kali bapak kita satu ini, pasti interviewnya makin lancar gara2 ice hazelnutnya tuuh!! hahahaha..great job lad!
@ Agam :
thx a lot bro…and more thanx to Anomali Coffee
Katanya bola kita rusuh…
Katanya bola gak bermutu…
Apapun yangterjadi…
Kami tetap janji…
Mendukung bola negeri ini…
Politik berkelahi…
Saling caci maki…
Bagi kami FOOTBALL FOR UNITY…
~Manifesto-Jakmania~
Keren banget lah….
~Jakmania Jatim~
apaan tuh ?.. setau gw emang anak djek nya aja yang gak maw damai, klo mu damai jg harus ada syratnya, syratnya panglima v harus sujud ke smua jakers, mending lestarikan aja permusuhan yang abdi ini..
emang deh..danang top abist..
cuekin aje yg lain..
yg pd sirik..
the jak keren lah..
hidup jakmania..
keren..keren..tebar damai dimana aj d..
jakmania anti anarki..au yg laen..
wkwkwk ^_^
asal inget aja yah peristiwa kuis siapa berani takkan pernah kulupakan
inget itu!!!!!!!!!!
saya saksi_nya
kalian yang memulai
kalian juga yang harus menerima ganjaran
LESTARIKANLAH PERTIKAIAN INI
[…] pembicara dan komunitas Jakmania. Adapun tujuan utama dari pelatihan ini, seperti dikutip dari Danang Ismartani (ketua Jak Mania), adalah untuk meningkatkan kemampuan jurnalistik bagi Jak Mania yang tertarik […]
AH KATRO JAKMANIA DAN VIKING BERANTEM,,
KAMPUNGAN BANGET SICH, ATAU SUPORTERNYA ORANG KAMPUNG
DAMAILAH NONTON BOLA JANGAN KATRO..RIBUT2 MULU….
(JAKMANIA VVIP GROUP)
Jaga yah omongan loe yg nyaratin panglima VIKING sujud d dpn loe” calon penghuni NERAKA yg ada c’ danang yg harus lap sepatu gw NGERTI LOE (jaKATRO)
Salam
Saya senang melihat kebodohan yang dipertunjukan oleh kawan kawan THe JAk jing.
Tidak pernah ada dalam sejarah persebolaan kami, bahwa ada supporter tim tuan rumah yang lari pontang panting, seperti maling dikejar massa. (fact. persija Vs Persipura).
The Jak tidak Respect thd Supporter dari daerah lain, karena merasa jumawa sbg tim paling kaya. kasihan masy dijakarta tidak tahu berasal dari mana anggaran yang dipakai untuk membiayai tim orange sedikit busuk tsb.
“PAD (Pendapatan Asli Daerah) maaf perlu dijelasin, gue denger mereka goblok2″
PAD mereka justeru berasal dari daerah daerah dalam rangka meningkatkan pendapatan daerah yang didapat dr Perimbangan dari prov se Indonesia.(Fact, kalo gitu malu dong, udeh kita biayain belagu pula)
Masih ttg PAD hampir 45% PAD nya didapat dari pajak pajak hiburan yang 99% berasal dari kegiatan maksiat (gak heran, liat tingkah laku the jak kayak anak haram kesetanan) (fact, kebanyakan pajak didapat dr daerah kota)
Selama ini berkonfrontasi dg VIKING, BONEK PERSIKABO, AREMANIA etc dan menuduh bahkan menfitnah VIKING sebaga pendukung yang berlandaskan primordial kesukuan. The Jak lagi2 salah dan bodoh (fact, Heru Joko bukan orang sunda)
Masih ttg The Jak, Seingat gue tidak ada sejarah yang signifikan mengenai suporter persija/tim sepak bola jakarta. Yang ada dari dulu “suporter kontrakan” yang dipelopori oleh Nirwan Bakrie (pelaku pengrusakan alam diindonesia) demi mencapai shahwat atas popularitasnya. Artinya jika dilihat dr umur The Jak hanyalah perek bau kencur seperti perek perek di daerah mangga dua. Jadi apa yang perlu dibanggakan dari Sekedar The Jak.
Jadi masih tetap mau bangga dg The JAk
Mohon di tanggapi dan mohon maaf bila “kaleuleuwihan, da sakadar nepikeun”
ngatain orang goblok…
padahal sendirinya goblok…
fact: 1. tidak semua suporter perrsija adalah the jak…
2. basis the jak di senayan adalah di hall basket A, dan tidak pernah itu yang namanya the jak ribut secara frontal dengan suporter persipura.
3. klo the jak tidak respek terhadap suporter lain, kok the jak sama slemania, aremania, persikmania, pasoepati, brajamusti, snex, dll kok bisa akrab banget ya??? sampe sering sowan2an…
4. viking di musuhin sama slemania, aremania, brajamusti, pasoepati… mau bukti??? di sleman, disuruh ngecat… di kediri gak boleh bunyiin tetabuhan… Kenapa??? karena viking songong, gak ada sopan santun, ijin dulu kek klo mau dateng…
5. di jakarta gak ada itu kata2 “gue denger”, fakta beda sama opini bung…
6. the jak konfrontasi sama aremania sama kabomania??? hey, the jak itu sahabat sejati aremania bung, dan sama kabomania gak ada masalah tuh, kmaren pas persija vs persikabo, mereka dateng kok ke lebak bulus…
7. yang dibanggain dari the jak??? kami bukan orang2 sok tau macam anda, bermulut kotor, bangga akan kedaerahannya, bodoh, goblok, dan segala macam sifat buruk anda itu…
8. bukan sombong, kami suporter paling kreatif, lagu2 kami ditiru didaerah2 oleh suporter lain, aksi2 kami ditiru dan dikagumi baik nasional, maupun internasional. Makannya nonton ESPN, liat bagaimana kami dipuji. semua pelatih asing yang pernah membawa timnya bermain melawan persija dan timnas memuji kami…
9. klo viking??? paling nyanyi jorok, lagunya itu2 aja (sepa’). iye lagu lo sepa’.
10. film kami udah diputar diseluruh dunia…
Jadi??? apa yang mau dibanggakan dari kebodohan anda???
mungkin rekan2 andapun akan malu mengakui anda menjadi bagian dari mereka…
kami ini suporter level 8
anda baru level 2…
a…..lah..sama-sama tukang becak aje berantem..!!
bro…!nggak perlu banggain the jack loe..
nggak ada yg maju dr sepak bola kita…
(jgn songong..!!)
baru segitu aje sombongnya minta ampun..!!
tetep aje kita cupu…
itulah knapa sepak bola kita nggak maju-maju
kita tuch blom apa-apa..dah sombong dulu…..
contoh: the jack(ass) di atas..
dia merasa suporter paling maju..padahal..?
sana-sini rusuh..!!sok paling hebat di antara smua suporter lainya…!padahal blom ada apa2nya….
sbaikny kita tuch tau diri..bahwa sepak bola kita tuch terbalakang…
pa nggak malu y..?!?sementara para suporter sibuk nyombongin diri masing-masing..
[…] sebelumnya pernah mewawancara Pemimpin The Jak, sekarang bolanova berkesempatan mewawancara anak buahnya alias Suporter Asli The […]
kami anak kemayoran untuk medukung thejakmania sungu2
gw ingin yang nama nya bastrad di bubarkan sekarang juga…………………………….! bakitlah thejakmania
ga ada kata laen..the jak memang jancuk…
[…] hasil copas nyah: Kalau sebelumnya pernah mewawancara Pemimpin The Jak, sekarang bolanova berkesempatan mewawancara anak buahnya alias Suporter Asli The […]
100% anti viking
100% dukung persija
viking d’bunuh saja dilarang hidup di muka bumi
thejak bekasi