Win-win solution, Persik – Christian Gonzales…
25 gol dalam 28 pertandingan, adalah prestasi Christian Gonzales musim ini di Liga Djarum 2007. Memperkuat Persik Kediri, Christian benar-benar menjadi momok yang sangat menakutkan bek klub-klub seantero nusantara.
Coba lihat tabungan gol Persik di Liga saat ini. Melalui 28 pertandingan, memasukkan 51 gol dan kemasukan 40 gol. Artinya, 50 persen gol tersebut dihasilkan oleh Gonzales. Dalam daftar top skorer pun, Gonzales melejit melampaui bomber lainnya macam Julio Lopez (PSIS) dan Sunday Seah (Persiwa), keduanya baru mencetak 16 gol.
Dua musim telah dilaluinya bersama klub ungu tersebut. Musim pertama, 25 gol, dan musim kedua mencatat 29 gol. Dengan demikian secara total prestasi Gonzales adalah 79 gol dalam 3 tahun. Dengan prestasi ini Gonzales mengincar sepatu emas untuk ketiga kalinya pada musim ini. Luar biasa !!!
Christian Gonzales banyak berperan dalam menciptakan Persik Kediri menjadi tim dengan produktivitas gol tinggi. Memang sebetulnya, justru Persik-lah yang berjasa dalam mengembalikan nama baik Christian ke “jalur yang benar”.
Christian dahulu pernah membuat “dosa” akibat kericuhan di Tangerang, karena dianggap memukul salah seorang official Persita, yang membuatnya sebagai terhukum di PSM. Di saat-saat sulit tersebut, dan tidak ada klub yang ingin mengambilnya, Persik masih peduli atas kemampuan sepakbolanya dan memboyongnya ke Kediri.
Mencuat bersama PSM Makassar di musim perdananya, Gonzales berada di bawah bayang-bayang Oscar Aravena. Waktulah yang kemudian membuktikan bahwa Gonzales justru lebih mumpuni daripada Oscar, dalam soal membobol gawang lawan.
Manajemen kekeluargaan ala Persik yang diprakarsai oleh Iwan Budianto, meletupkan hasrat bermain maksimal dari diri Christian. Rasa “berutang” atas penyelamatan karir sepakbolanya, mengakibatkan penampilan yang gila-gilaan dari pemain berjulukan El Loco ini.
Simbiosis mutualisme pun tercipta, Persik terus berada dalam kelompok elit tim Ligina, bahkan menjadi Juara Liga 2006, sedangkan nilai kontrak Christian terus membubung, seiring dengan puluhan gol yang dicetaknya. Musim ini pun, Gonzales adalah pemain termahal Liga Djarum 2007, dengan nilai kontrak kurang lebih Rp.1,6 Milyar per tahun.
Gonzales punya skill komplet. Meskipun umurnya tak muda lagi ( 32 tahun), dirinya selalu punya cara menghantam gawang lawan. Kedua kakinya hidup, dengan body balance yang prima dan kuat. Fisiknya yang sedikit gempal, tidak mengganggu penampilannya di lapangan.
Finisher ulung, dengan penempatan posisi nyaris sempurna. Bermain sebagai striker tunggal pun tidak menjadi masalah bagi dirinya. Gonzales juga punya teamwork bagus dan rajin dalam membuka ruang untuk pemain lain.
Setelah Dejan Gluscevic (eks bintang Bandung Raya), Christian Gonzales adalah salah satu bintang kualitas nomor satu yang pernah dihasilkan Liga Indonesia, yang tidak hanya bagus dalam skill sepakbola saja, namun juga secara personalitas sehari-hari.
Source : www.jawapos.co.id (Photo)



[…] yang memalukan terjadi lagi dalam Laga Persik vs Persija. Tapi untungnya, para suporter tidak ikut-ikutan rusuh. Dan inilah bukti bahwa […]