AC Milan Till I Die: Toel Maldini
Bolanova akan mengawali suara tifosi dengan tema "MY CLUB TILL I DIE". Bolanova akan bertanya secara acak kebeberapa maniak klub bola dalam dan luar negeri untuk dimasukan kedalam situs Bolanova. Untuk itu, Bolanova akan mengawali dari fans AC Milan yang sekarang bagian dari pengurus Milanisti Indonesia dan menjabat sebagai Divizione Membership and Humas Milanisti Indonesia, Toel Maldini.
Bagaimana anda bisa menjadi seorang Milanisti sejati?
Secara harfiah, pada awalnya hanya cuma suka bola karena olahraga ini memang yang paling merakyat, tapi seiring dengan berjalannya waktu dengan adanya trio maut Belanda waktu itu. Saya mulai cinta berat ama tim merah item ini tapi yang paling saya suka adalah rasa kekeluargaan yang ada di Milanello dan ini professional bukan nepotism, dan itu terbukti dengan pernyataan beberapa pemain bahwa Milan akan selalu dinadiku. Agak susah mencari klub yang kekeluargaannya sangat kental seperti Milan…
Momen apa yang paling berkesan dari AC Milan?
Musim 2006/07 musim yang berat, musim yang penuh perjuangan tapi Milan bisa membuktikannya dan salah satu factornya adalah rasa kekeluargaan yang ada dimilanello itu.
Favorit pemain sekarang?
Hmmm… jangan Tanya lagi dehh… Hehehe… La Bandiera Rossonera
Apa yang anda harapkan dari musim saat ini?
Musim ini cukup berat, terutama di Seri-A yang sampai sekarang belum menemukan permainan Milan yang sesungguhnya mudah-mudahan Januari nanti penampilan Milan bisa membaik dengan adanya Pato. Scudetto secara matematis masih bisa diraih walaupun cukup berat tetapi mempertahankan UCL harga mati buat Milan.
Pilih 11 pemain Milan terbaik sepanjang masa.
- Cesare
- Rivera
- Basten
- Gulit
- Rijkard
- Donadoni
- Boban
- Weah
- Maldini
- Sheva
- Kaka
- Pirlo



Sekali Milan tetap Milan…
Jadi Milanisti itu gampang banget, ‘Cuma dibutuhkan kejujuran, selanjutnya merah-hitam akan mengisi semua relung kosong di tubuh mu’.
Kejujuran? ya, kejujuran. Jujur dan objektif aja dalam memandang AC Milan sebagai sebuah tim, sebagai sebuah perusahaan, sebagai sebuah keluarga. Tanpa anda sadari Milan sudah akan berada di dalam nadi anda dan tak kan keluar selamanya…
Rui Costa, yang juga legenda Fiorentina dan Benfica bilang ‘Milan masuk kedalam darahmu, dan tak akan pernah keluar’
Ruud Gullit ‘Walau berganti seragam, darahku tetaplah merah dan hitam’
Atau simak Hernan Crespo yang hanya bermain semusim di Milan ‘Dengan segala hormat terhadap Inter, semua yang berada di Milanello adalah maksimal’
Juga tengok kesetiaan Franco Baresi, dan Il Bandiera Rossonerro yang setia mengabdi sepanjang kariernya demi AC Milan.
Masih kurang bukti? perhatikan jajaran manajemen Milan saat ini, tak kurang dari nama-nama seperti Leonardo, Danielle Massaro, Abate, Cesare Maldini, Tassotti, Billy Costacurta, Carletto, Baresi, Desailly, dll masi terus setia terhadap Milan.
Dan jangan lupakan pula kontribusi Milan terhadap sepakbola modern secara keseluruhan. Ketika masi menjadi manajer-pemain di Chelsea, Gullit pernah berkata bahwa ’sepakbola yang dimainkan saat ini, telah kami mainkan di Milan era Arigo Sacchi’.
Klo untuk ukuran prestasi, tidak usah ragukan lagi…Milan adalah salah satu tim tersukses (jika tidak paling sukses) di Eropa dan dunia saat ini…
Milan Siempre Milan!!!
Milano Siamo Noi!!!!
hehehe. thank bro adi…jadi malu ane…selamat berkarya bro…
Weitsss…Toel
@ adi :
Begini dong sekali2….objektif, bahwa Milan adalah klub hebat, dlm 5 tahun terakhir, Milan selalu at least semifinalis Piala Champion…
Di Milan, fans Inter memang lebih banyak, tetapi di dunia, kamilah empunya
Pemain asing punya tempat, tapi pemain lokal punya nama.
We’re not just a club, we are big family…, when football not just a result, bring on the beauty of football possesion
Pokoke tetep milan
@ Andy
Bos…emang Adi fans mana? *huehehehe*
@ yopie pieters :
bung yopie, adi adalah penggemar Real “Not so Real” Madrid….huhahahhahhahhahahh