Preview Big Match, Inter VS Milan
Pembuktian sesungguhnya akan kepantasan “penguasa” region Milan, akan terjadi pada hari minggu, 23 Desember 2007, jam 21.00 WIB. Stadion San Siro akan menampilkan bagian pertama dari derby La Madonina, diantara Internazionale melawan AC Milan.
Memasuki pertandingan kali ini, Inter tampaknya jauh lebih diunggulkan, karena sampai saat ini, mereka menjadi satu-satunya tim yang memegang rekor belum terkalahkan di Lega Calcio. Namun, Milan pun tidak bisa diremehkan, tim ini baru saja ditahbiskan menjadi yang terbaik di dunia, setelah merebut Piala Dunia Antar Klub di Jepang, minggu lalu.
Satu-satunya yang mungkin menjadi aib bagi Rossonero, adalah bahwa mereka baru saja kalah di kandang sendiri, oleh Catania, 1-2, dalam ajang Piala Copa Italia, kamis lalu. Artinya, rekor kandang yang buruk, masih terus berlanjut di pentas Liga. Seperti pernah diulas dalam tulisan Dua Kepribadian Milan, bahwa tim merah hitam tampak tidak begitu sangar, dalam “menjamu” tamu-tamunya.
Secara total, ketika bermain di San Siro, Milan sudah kehilangan terlalu banyak angka. Tengok saja di klasemen, perbedaan angka mereka dengan Inter, mencapai 22 poin. Dapat dikatakan Milan (18 poin) hanya “setengahnya” Inter (40 poin).
Inter musim ini sangat perkasa, dengan mesin gol Ibrahimovic, dan super sub Julio Cruz di ujung tombak, semuanya tampak serba mudah bagi Nerrazuri. Resep Inter sebenarnya hanya bekerja keras dari waktu ke waktu. Meskipun terlihat banyak kemajuan dari sisi mental dan spirit bermain, sesuatu yang sebenarnya dicari-cari oleh tim tersebut selama 1 dekade terakhir.
Berbanding terbalik dengan Milan, yang dalam kompetisi liga bermain naik turun, dan lebih banyak turunnya. Tidak spartan dan terlalu mengandalkan imajinasi di lapangan. Akibatnya mereka kurang bekerja keras dalam memperoleh hasil maksimal di lapangan. Rotasi pemain yang mandek, juga disinyalir sebagai kelemahan Rossonero, di samping semakin “berkaratnya”, para pemain kunci AC Milan.
Hasil akhir, tampaknya akan mengarah kepada imbang. Namun jika Nesta tidak dapat “mematikan” daya ledak Ibra, tampaknya kali ini Milan akan gigit jari. Sebaliknya, gelandang-gelandang Milan, harus mengandalkan imajinasi dan kreativitasnya secara liar, apalagi Inter sepertinya tidak dapat diperkuat oleh Cambiasso dan Vieira.
Dengan demikian terjadi skor match up yang seimbang, di mana untuk posisi penyerang, Inter lebih unggul, dan Milan lebih kuat di gelandang. Sektor kunci berarti ada di pemain bertahan, yang jika dibandingkan Nerrazzuri sepertinya “sedikit” di atas Rossonero.
Menarik untuk ditunggu, apa yang dilakukan kedua tim di lapangan. Apakah Inter akhirnya terkalahkan ? atau Milan yang semakin terpuruk ? Kita tunggu jawabannya di Trans 7, jam 21.00.
Source : www.hip.org (Photo)



[…] tim sekotanya tersebut. Kunci kemenangan Inter, seperti sudah diramalkan BOLANOVA dalam artikel Preview Inter VS Milan, ada pada sektor […]