Alessandro Nesta Tentang Tip & Trik Dalam Bertahan
Seandainya tidak ada Nesta, mungkin skor derby Seri A terpanas hingga saat ini bukan 2-1 untuk kemenangan Inter. Bisa jadi 3 atau lebih untuk kemenangan Inter. Hal ini disebabkan pekerjaan yang dilakukan Alessandro Nesta dengan sempurna. Berhasil menjaga wilayahnya dan mampu berduel diudara. Walaupun sialnya, AC Milan kebobolan 2 kali.
Ada sebuah teori dalam bertahan: Resep sederhana untuk menjadi pemenang dalam bertahan bagi sebuah tim sepakbola adalah menempatkan pemain bertubuh besar sebagai pemain bertahan. Tapi teori tersebut bisa rontok seketika jika penyerangnya juga bertubuh tinggi dan besar. Apalagi lawannya semacam Ibrahimovic. Sudah tinggi, lincah pula. Nah, bagaimana trik untuk menghadapi hal seperti ini? Berikut kutipan wawancara majalah Men’s Health, Juni 2006 dengan Alessandro Nesta tentang tip & trik dalam bertahan.
Bagaimana cara anda menghadapi lawan yang tingginya 2 meter lebih?
Jika seorang penyerang bertubuh besar mendekat maka saya berusaha menggunakan lebih banyak ruang. Lebih baik saya menjaga jarak dengannya. Jika seorang penyerang yang besar dan kuat menuju ke arah saya. saya lebih suka berlari ke arahnya. Artinya, saya harus mengambil bola darinya secepat mungkin. Mungkin dia tidak akan cukup cepat untuk melewati saya. jadi saya aman.
Apa yang perlu diperhatikan untuk memenangkan perebutan bola di udara?
Di udara, anda harus memposisikan tubuh sebaik mungkin. Sekedar anda tahu, tanpa bertumpu dengan tanah, anda mudah sekali diserang. Jadi, gunakan tubuh, lengan, dan sikut- tentu saja dengan mengikuti aturan yang berlaku. Sebuah pelanggaran di depan petak penalti bisa membawa konsekuensi yang parah. Anda harus memblokir wilayah di depan and sehingga bola yang akan anda kirimkan dapat memperoleh jalur yang bersih.
***
Sumber: majalah Men’s Health, Juni 2006


