Baju “DOPING” Portsmouth

ionx_canterbury_sl.jpgIni dia, rahasia ampuh tim Portsmouth, yang BOLANOVA janjikan semenjak minggu lalu (baca artikel : PORTSMOUTH, Raja Tandang Premiership).

Selain faktor racikan strategi ampuh ala Harry Redknapp, keberhasilan The Pompeys musim ini dalam menembus papan atas Premiership, juga tidak lepas dari kemutakhiran perlengkapan olahraganya.

Portsmouth memperkenalkan kostum Ion X, sebagai teknologi terbaru dalam meningkatkan performa pemainnya. Bagaimana caranya ? Dan apakah hal ini legal atau masuk kategori doping ? Kami akan jabarkan di bawah ini.

Kostum Ion X, dikembangkan oleh perusahaan apparel Canterbury di New Zealand. Bahannya sendiri terbuat dari bahan-bahan yang mengandung elektromagnetik negatif, hal ini nantinya diharapkan dapat meningkatkan proses ionisasi dalam tubuh pemain, sehingga mampu meningkatkan kualitas performa dan kenyamanan bermain sang pesepakbola.

Urutan kerjanya dapat dilihat pada gambar di bawah ini :

pompey_ionized_shirts.jpg

Hasil survey oleh seorang ahli olahraga di Inggris sendiri, telah membuktikan adanya improvement dalam hal peningkatan kekuatan/power sang pemain, meskipun tidak signifikan (2.7 % dibandingkan yang tidak memakai kostum Ion X).

Meskipun demikian, banyak pendapat lain yang berkembang, bahwa kostum ini juga menawarkan recovery yang baik bagi sang pemain, dalam menghadapi pertandingan yang padat.

Apakah kostum ini legal ? Menurut lembaga Internasional, World Anti Doping Agency, sampai saat ini belum diketemukan adanya substansi yang terlarang dalam bahan-bahan pakaian Ion X, sehingga teknologi kostum ini dinyatakan LEGAL.

Teknologi Ion X Shirt sendiri sebenarnya bukan barang baru dalam kehidupan sehari-hari
. Jauh sebelum masa kini, di tahun 1930-an, para ilmuwan Jerman, telah menggunakannya dalam pakaian pilot Angkatan Udaranya. Untuk apa ? Tentunya untuk menjaga ketahanan stamina dan membuat para penerbang tersebut lebih waspada dalam peperangan/misi di udara.

Sedangkan di olahraga, cikal bakal Ion X sudah diperkenalkan oleh Ian Thorpe. Perenang legendaris asal Australia, yang tahun lalu memutuskan pensiun dari kolam renang.

Jadi jangan heran, jika melihat pemain asuhan Harry Redknapp, macam Benjani, Sulley Muntari, John Utaka, Sean Davis, Papa Diop dan Nico Kranjcar, terus mengejar bola tanpa kenal lelah ke segala penjuru lapangan. Lha wong pake Ion X, kok…..

Source : www.soccerlens.com

5 comments:

  1. yaperkasa, 26. December 2007, 12:38

    yupe..

    walo pun kemaren Pool Menang Gede, 4-1

    tapi liat gmana cara portsmouth main ngeladenin LFC, emang gila banget…

    dan kayaknya, musim depan ION X, bakalan nempel di setiap jersey tim.. dengan catatan.. hal ini tetap dianggap Legal sama FA…

     
  2. Andy N. Gultom, 26. December 2007, 13:46

    @ yaperkasa :
    wah kalo semua tim pake Ion X, ga kebayang, bagaimana militannya semua pemain EPL yah ? atau perlu juga diusulkan kepada para suporter, hooligan, supaya pake baju model begini, agar dapat berpikir dengan kepala dingin….hehhehheheh

     
  3. Adi Wirasta, 26. December 2007, 14:21

    ooo…
    gue pikir cuma buat nahan dingin. Secara lagi musim dingin.

     
  4. seno, 27. December 2007, 12:36

    @ANDY
    kayaknya jangan di kasi ama suporter (apalagi asal indonesia) karena akan menaikkan tingkat kerusakan yg di timbulkan oleh suporter walau tidak signifikan (cuma 2.7%) tetapi tetep aja bakal tambah brutal 2.7% heheheheheheheh………

    eh tapi ni baju bakal punya pengaruh bagus ga ya kalo di pake ama pemain2 indonesia (atw malah makin sadis maennya) huahuhahauhahaha……….

     
  5. Life begins at 40 | BOLANOVA.COM (Pingback), 17. March 2008, 0:03
     

    […] saya tidak membicarakan lebih lanjut tentang Portsmouth. The Pompeys yang punya “baju doping”, or u name it […]

     

Write a comment: