Cedera Lampard dan Drogba, berkah bagi Ballack dan Sheva
Michael Ballack yang didatangkan oleh Chelsea dengan status free transfer pada musim lalu memang sempat mengalami masa-masa buruk bersama Chelsea. Apalagi kalau bukan cedera panjang yang dialami oleh pemain timnas Jerman ini. Dan saat Chelsea melawan Aston Villa di Boxing Day, Ballack tampil dengan baik dan mencetak satu gol.
Tentunya pertandingan tersebut menjadi awal pembuktian Ballack untuk pendukung Chelsea. Ditambah lagi Andrei Shevchenko yang mulai menemukan ‘taji’nya.
Shevchenko sendiri lebih sering tampil setelah Didier Drogba mengalami cedera. Mau tidak mau, Avram Grant pun harus memasang Sheva di lini depan Chelsea untuk menggantikan posisi Drogba. Walaupun Sheva belum tampil maksimal sejak dibeli oleh Chelsea dari AC Milan.
Namun hasilnya, sangat memuaskan. Striker Ukraina ini bahkan mencetak 2 gol dan satu assist di pertandingan Chelsea vs Aston Villa. Sayang hasil akhir pertandingan tersebut adalah imbang dan cukup kontroversial.
Yang pasti, pendukung Chelsea tentunya akan cukup senang dengan ‘kebangkitan’ dua pemain anyar mereka Ballack dan Shevchenko. Semoga saja Ballack dan Sheva bisa menjawab keraguan atas kemampuan mereka selama ini.
Mari kita berandai-andai, jika Ballack dan Sheva mampu tampil optimal dan Lampard dan Drogba telah pulih dari cedera, maka Avram Grant adalah orang yang pertama yang akan sangat pusing. Hal ini karena manajer Chelsea tersebut harus bisa memadukan Lampard dan Ballack di lini tengah. Selain itu, Sheva dan Drogba pun harus diduetkan oleh Grant jika pada akhirnya Sheva bisa terus menambah pundi-pundi gol bagi Chelsea.


