Dream Team 2007 versi BOLANOVA
Senin, 31 Desember 2007, merupakan hari terakhir di tahun 2007. Banyak kenangan indah dan peristiwa sepakbola yang terjadi di tahun ini. Dan sebelum kita melangkah ke tahun 2008, ada baiknya kita mengingat kembali aksi-aksi bintang sepakbola yang melejit pada tahun 2007.
Untuk itu, BOLANOVA mencoba menyajikannya secara khusus dalam formasi impian, semoga pilihan kami sesuai dengan pendapat anda semua.
Formasi : 4-3-1-2, tadinya kami ingin menampilkan pola 4-3-2-1, tetapi berhubung tahun ini banyak striker tajam yang muncul, kami memutuskan untuk beralih ke pola 4-3-1-2.
Pelatih : Carlo Ancelotti
Kegagalannya di liga domestik, tidak menghalangi 2007 sebagai tahunnya Don Carletto. Alasannya jelas, gelar Liga Champion yang dilanjutkan dengan Piala Super Eropa dan World Club Cup, merupakan bukti nyata yang tak terbantahkan.
Kiper : Gianluigi Buffon
Meski sempat bermain di Seri B, Buffon tidak pernah kehilangan “kelasnya”. Kembali ke seri A, dirinya sudah tak terhitung lagi dalam melakukan beberapa aksi penyelamatan kelas dunia.
Bek Kiri : Patrice Evra
Sebenarnya kalau mau jujur tidak banyak bek kiri yang mendominasi di tahun ini. Praktis mungkin hanya Evra dan Maldini yang pantas untuk dijadikan sebagai nominasi. Jika Maldini hanya mengandalkan kepemimpinan, dan mulai jarang dipasang sebagai starter. Evra justru sebaliknya. Banyak aksi-aksinya berupa overlapping dan crossing mautnya, menghasilkan gol-gol vital bagi MU. Dosanya ? Blunder tackling, membuat Kaka mencetak gol pada semifinal Liga Champion 2007.
Bek Tengah : Fabio Cannavaro
Di umurnya yang sudah senja, Canna masih prima bak anak muda. Postur kecil berhasil “ditutupinya” dengan body balance tangguh dan kecepatan tackling. Torehan gelar Primera Liga bagi Real Madrid, adalah bukti bahwa dirinya selalu “lapar” gelar, meski baru saja meraih Piala Dunia 2006 bagi negaranya, Italia.
Bek Tengah : Alessandro Nesta
Ada banyak perdebatan dalam menentukan nama di atas. Pesaingnya adalah Walter Samuel dan Nemanja Vidic. Meski gagal dalam menjaga seorang Wayne Rooney di semifinal Liga Champion 2006/2007, namun keberhasilannya dalam memandulkan striker Liverpool di Final Liga Champion 2007 dan sebuah golnya di Final World Club Cup, membuat kami “harus” memasukkan dirinya masuk ke dalam 11 pemain terbaik 2007.
Bek Kanan : Daniel Alves
Aksinya luar biasa hebat di musim ini. Overlapping prima dan naluri ofensifnya, membawa Sevilla ke tangga terhormat Piala UEFA dan jajaran elit Primera Liga.
Gelandang Kiri : Lionel Messi
Mungkin sebenarnya lebih tepat, penyerang kiri. Messi adalah mesias baru sepakbola. 3 golnya ke gawang Madrid di Nou Camp, membuat kami sulit menggesernya dengan siapapun.
Gelandang Tengah : Andrea Pirlo
Distributor bola kelas wahid. Senjata ampuh bagi tim mana saja yang memilikinya. Deep playmaker dengan kemampuan passing dan free kick berkualitas.
Gelandang Kanan : Cristiano Ronaldo
Mau sprint, stepover, dribbling, mencetak gol ? Kesemuanya terlihat mudah oleh kedua kakinya. Bola terlihat lengket dan enteng di bawah komandonya. Ronaldo menjalani masa-masa puncak penampilannya bersama Manchester United.
Penyerang Lubang/Playmaker : Kaka
The Best Football Player in 2007. Kaka “sendirian” membawa Milan ke puncak Eropa. 2 assist dan sekeping gol di Final World Club Cup di Jepang, baru-baru ini, melengkapi kesempurnaan tahun 2007 sebagai tahunnya Kaka.
Striker : Francesco Totti
Capocannonieri Seri A, sekaligus penyerang paling “subur” di dataran Eropa. Meski Roma tidak bergelar, prestasi Il Principe adalah fenomenal. Menjadi kredit tersendiri bagi Totti, karena dirinya sebenarnya bukanlah striker murni. Legenda terbesar AS Roma.
Striker : Zlatan Ibrahimovic
Musim lalu peranannya belum terlalu kelihatan. Tetapi musim ini, jangan ditanya lagi. Hampir 100 persen, Inter akan memenangkan pertandingan, jika Ibra mencetak gol. Passing tumit, dribbling maut dan gocekan bak ballerina, dilakukannya setiap saat. Tak ragu lagi, bahwa The New Van Basten, telah ditemukan.



the new “VAN BASTEN” has found but not from dutch….(bahasa inggrisnya bener ga yaa)..wakakkakkakakakak
kayaknya totti harus di ganti ama drogba (walau suka nyelem) dan nesta ganti ama terry
@ seno :
mengganti Totti dgn Drogba ? Kayanya ga mungkin bos….. jumlah gol Totti jauh lebih banyak, Totti juga dapat European Golden Boot (alias yg tertajam di Eropa) pada tahun 2007.
Beda cerita, klo Drogba bisa memberi gelar bagi Chelsea. Kenyataannya, Chelsea tidak bergelar. Sama saja dengan AS Roma. Artinya, secara individu Totti lebih baik di tahun 2007 daripada Drogba
hrusnya bek kiri itu maicon, semua klub bsar mengakui khebatannya sbg bek sayap terbaik,,dan messi terlalu maksa sbg glandang, bgusnya ditempati cambiasso
@ yogix :
Salam Kenal utk yogix, selamat datang di BOLANOVA.COM.
Sekedar koreksi, Maicon tidak bermain di posisi bek kiri, melainkan bek kanan.
Soal messi diganti cambiasso, usulan yang bagus.
Sepertinya anda seorang Internisti, bukan ?
maaf,,ya maksud saya bek kanan..trimakasih..salam interisti
bek kiri ada phillip lahm yang mana bos barca pun tetarik sekali merekrut brur yg satu itu
menurut gw, nesta diganti sama Ferdinand (MU), patrick evra diganti sama zambrotta (AC MILAN), untuk striker gw punya terobosan yg ilmiah bagimana klo toti di duetin sm Bambang Pamungkas (PERSIJA)