The New Star And The Savior Of Milan Has Born

img_mil_napoli_patoHarapan fans AC Milan terhadap bintang muda Alexandre Pato ternyata tidak mengecewakan. Dengan memiliki lari yang cepat, dribbling yang bagus, Pato selalu mampu membuka ruang untuk Ronnie dan Kaka yang menjadikan debutnya di AC Milan berbuah manis. Dengan mencetak satu buah gol di laga perdananya, lalu mencium badge AC Milan sambil berlinang air mata, Bolanova yakin bahwa Pato akan menjadi bintang baru yang akan mengangkat AC Milan masuk ke empat besar.

Seperti diberitakan oleh Liputanbola.com, Rossoneri berhasil menoreh kemenangan kali pertama saat bermain di kandang sendiri, Stadio San Siro, di laga home-nya yang kedelapan di musim ini. Menjamu tim promosi Napoli, pasukan Carlo Ancelotti unggul mutlak 5-2 (2-2).



Kunci sukses Milan mengukir kemenangan pertama sekaligus mengubur misteri atau kutukan di San Siro itu tidak terlepas dari keputusan jitu Ancelotti yang memainkan trio pendekar asal Brasil: Kaka, Ronaldo, dan Alexandre Pato. Dua dari lima gol kemenangan Milan dicetak Ronaldo. Satu gol lainnya dihasilkan dari kaki Clarence Seedorf.

Sejak awal pertandingan, Milan sepenuhnya menguasai jalannya pertandingan. Setelah berkali-kali upaya Kaka dan Ronaldo gagal membuahkan hasil, publik San Siro bergemuruh ketika di menit ke-15, tendangan Ronaldo yang mendapat umpan dari Andrea Pirlo dinyatakan hakim garis telah melewati garis gawang Napoli yang dijaga Gennaro Iezzo meskipun dicoba dihalau bek Maurizio Domizzi. 1-0 untuk Milan.

Gol tersebut kian membuat semangat Paolo Maldini dkk. Sejumlah peluang kembali didapat Kaka dan Pato. Sayang masih kurang akurat. Di saat asyik menyerang, justru Azzurri yang berhasil menyamakan kedudukan di menit ke-27 lewat sontekan striker gaek Argentina, Roberto Carlos Sosa meneruskan umpan mendatar tandemnya, Ezequiel Lavezzi. 1-1.

Namun, kedudukan itu tak bertahan lama. Tiga menit berselang, Milan kembali unggul 2-1 lewat tendangan Seedorf. Permainan semakin seru setelah di menit ke-36, Napoli kembali menyamakan kedudukan menjadi 2-2 lewat eksekusi penalti gelandang asal Uruguay, Walter Gargano. Hadiah penalti diberikan wasit Roberto Rosetti setelah bek Kakha Kaladze melanggar Lavezzi di kotak 16 meter. Skor 2-2 itu bertahan sampai jeda.

Di babak kedua, Milan langsung tampil menggebrak. Hanya 30 detik setelah kick-off berlalu, Ronaldo dengan sundulannya menjebol gawang Iezzo untuk kali kedua meneruskan umpan silang Seedorf. 3-2 untuk Milan. Gol itu benar-benar membakar semangat Rossoneri untuk kian gencar menekan pertahanan Azzurri. Di menit ke-67, Milan menambah keunggulan menjadi 4-2 hasil tendangan keras Kaka dari luar kotak penalti.

Gol itu tampak membuat down mental bertanding Lavezzi dkk. Enam menit kemudian, memanfaatkan umpan jarak jauh dari bek Giuseppe Favalli, Pato mencetak gol pertamanya dan membuat Iezzo harus memungut bola dari gawangnya untuk kali kelima. 5-2 untuk Milan. Derita bagi pasukan Eduardo Reja kian bertambah setelah di pengujung pertandingan, Gargano mendapat kartu kuning kedua alias kartu merah setelah melakukan pelanggaran keras terhadap Pato. Skor 5-2 bertahan sampai bubaran.

Dengan kondisi seperti ini, ada kemungkinan bahwa di paruh kedua musim 2007-2008, Gilardino bakal susah untuk jadi starting eleven dan akan jadi cadangan abadi seperti Oliviera dimusim lalu. Yang jadi pertanyaan, apakah Gilardino bakalan resign dari AC Milan? Kita tunggu berita selanjutnya.

No comments yet.

Write a comment: