Who is better, Benzema or Huntelaar ?

benzema.jpgYang muda, yang bergaya… No folks, we’re not talking bout lifestyle and fashion. This article is pure about football star.

Dua nama di atas adalah prolific penyerang muda berkualitas, bertalenta, nyaris tanpa cela dan bermain di Minor League.

Keduanya sedang dalam trek menuju kematangan dan kemapanan karir. Dan bukan tanpa kebetulan, jika mereka diminati oleh semua klub-klub besar Eropa.

Next question, who will pick at your side, if u are a club owner
?

Karim Benzema, adalah seorang pesepakbola peranakan Aljazair. Sangat mengagumi Il Phenomenon, Ronaldo, Benzema “mendobrak” semua dogma yang menyebut bahwa kulit putih Perancis tidak berbakat menjadi striker.

Karim seorang striker cerdas, yang dapat mengelabui anda dengan pijak-pijak kakinya yang kukuh. Adu sprint, body balance dan finishing akurat adalah kelebihannya. Dalam usia 20 tahun, Karim telah bermain untuk Lyon dan timnas Perancis (8 caps dan 3 gol). Musim ini di Le Championnat, Karim menguasai top skor dengan 13 gol.

Permainannya mengingatkan kita akan David Trezeguet sewaktu melegenda di AS Monaco. Ironisnya, sang pemain Juventus tersebut justru tergeser posisinya oleh Karim di timnas Prancis. Namun, saya punya pendapat lain, gayanya lebih mirip Shevchenko yang konstan dan konsisten mengganggu gawang lawan sepanjang pertandingan.

klaas-jan-huntelaar-1.jpgKlaas Jan Huntelaar, adalah “The Hunter”. Pemburu gawang lawan dengan rekor gol menakjubkan 148 gol dari 204 pertandingan. Di usia yang menginjak 24 tahun, tidak banyak yang meragukan kepantasan pemain bertinggi 186 cm, untuk bisa sukses di luar Belanda.

Memulai karir sebagai bek kiri, tidak banyak yang menyangka Huntelaar bisa sukses seperti sekarang. Out an out striker, yang tidak bisa bermain di kiri/kanan dalam formasi 4-3-3. Huntelaar menapaktilasi generasi penyerang hebat Belanda, mulai dari Cruyff, van Basten, Bergkamp dan Nistelrooy.

Kedua kakinya hidup, jago duel udara dan positioning andal, merupakan 3 hal utama tentang Huntelaar. Man to man marking sebenarnya adalah senjata ampuh untuk “mematikan” dirinya. Namun tidak banyak tim Eredivisie yang menyadarinya. Huntelaar saat ini adalah pemain terproduktif di Liga Belanda dengan 18 gol.

Now, who is better ?

Huntelaar adalah jaminan mutu. Permainannya telah teruji di beberapa klub Liga Belanda. Dan tidak ada yang berubah dari naluri golnya. Setiap klub diberikan tabungan gol yang lebih dari cukup. Artinya adaptasi dan permainan The Hunter terus meningkat.

Benzema, baru saja menanjak. Tidak ada yang menjamin performanya akan terus stabil. Apalagi umurnya masih muda, sehingga faktor emosi dan mental juga turut berperan. Namun Benzema punya kelebihan lain, dirinya punya kemampuan “multi tasking” di berbagai area lapangan.

Meski saya adalah fans fanatik Belanda, entah mengapa, hati kecil saya tidak pernah merasa yakin dengan kualitas Huntelaar. Dan karena alasan tersebut, saya memilih Benzema sebagai pemain yang lebih baik.

But, I hope I was wrong, especially on Euro 2008 :)

5 comments:

  1. seno, 16. January 2008, 10:50

    saya juga milih benzema karena benzema merupakan striker yg bisa menciptakan peluang sendiri untuk mencetak gol walaupun akan jauh lebih baik kalau mendapat servis umpan yg mantap, tetapi huntelaar adalah tipe striker penyelesai yg hanya berbahaya jika bermain bersama pemain dengan umpan2 matang walau the hunter juga fasih dalam bola2 mati tapi huntelaar akan kehilangan taji jika di marking ketat dan tidak ada yg bisa memberikan umpan ciamik kepadanya…..

     
  2. seno, 16. January 2008, 10:53

    saya juga milih benzema karena benzema merupakan striker yg bisa menciptakan peluang sendiri untuk mencetak gol walaupun akan jauh lebih baik kalau mendapat servis umpan yg mantap,kalaupun dia di man marking akan sia2 karena benzema biasa menjelajahi semua sisi lapangan jadi susah untuk menerapkan man to man marking padanya sama, tetapi huntelaar adalah tipe striker penyelesai yg hanya berbahaya jika bermain bersama pemain dengan umpan2 matang walau the hunter juga fasih dalam bola2 mati tapi huntelaar akan kehilangan taji jika di marking ketat dan tidak ada yg bisa memberikan umpan ciamik kepadanya…..

     
  3. Hedi, 16. January 2008, 11:07

    dua-duanya punya kelebihan dan kekurangan, tapi saya tetep pilih Benzema, ga tau kenapa. Mungkin Benzema kelihatan lebih bagus mentalnya.

     
  4. Andy N. Gultom, 16. January 2008, 12:06

    @ Seno :
    betul sen, huntelaar memang tajam, tp dia “habis” klo dimarking personal…apalagi jika diminta bermain 4-4-2, yg notabene membuat striker ditempel mati oleh stopper…kayanya dia perlu memodifikasi sedikit trik2 liciknya…
    @ Hedi :
    hehhehee, sama nih feelingnya..ga tau kenapa, hati kecil bilang Benzema bakal melejit jauh .. :)

     
  5. erwin, 9. March 2008, 22:55

    gw milih bentelar alias 2 2nya,coz meskipun sama2 striker,2 2nya punya kelebihannya msng2,benzema bisa bawa bola biar jd gol ,sdngkan huntllaar rajin cari ruang untuk cetak gol jd biar team bagus beli aja ke2nya biar ada yg bawa bola and serahin ke yg punya ruang kosong biar jd GOAL!!!!

     

Write a comment: