Milan Kalah. Saatnya Ance Diganti?

img_atalanta_milan_pato Penobatkan Pelatih Terbaik Dunia 2007 versi Internasional Federation of Football History and Statistics (IFFHS) yang disematkan pada Carlo Ancelotti ternyata tidak mempengaruhi permainan AC Milan melawan tuan rumah Atalanta di Stadio Azzuri d’Italia dalam lanjutan Serie A Italia, Kamis dinihari (WIB).

Takluk 1-2 oleh Atalanta, membuat banyak fans AC Milan sangat kecewa dan peluang AC Milan bisa lolos ke 4 besar zona Liga Champions sangatlah terasa berat. Apalagi peluang menjadi scudetto sudah sangat tipis diraih. Sorry to say, nihil.

Apakah ini karena taktik Ancelotti sudah mulai usang dan mudah dibaca oleh tim lain? Atau Ancelotti sudah kehilangan akal karena tiap kali bertemu dengan tim gurem, mereka selalu bermain defensif total?

Ok lah, lupakan sejenak soal Ancelotti, mari simak jalannya pertandingannya. Pertandingan ini merupakan partai tunda pada 11 November lalu yang terhenti di menit kedelapan akibat kerusuhan suporter Atalanta buntut dari kabar kematian seorang tifosi Lazio. Pertandingan ini kemudian dilanjutkan dengan kondisi tanpa dihadiri penonton.


Milan mengawali laga dengan tekanan berarti. Tekanan itu membuahkan hasil pada menit ke-16. Sepakan Genarro Gattuso mengenai Cristiano Doni dan melewati kiper Fernando Coppola yang tidak sanggup menyelamatkan gawangnya. Milan memimpin lewat gol Gattuso walau ada peran Doni dalam prosesnya.

Rossoneri kembali menekan. Duet Alexandre Pato dan Alberto Gilardino beberapa kali menebar ancaman buat gawang Coppola. Asyik menekan membuat pertahanan menjadi rapuh. Atalanta memanfaatkan hal ini dengan maksimal tiga menit sebelum babak pertama usai. Setelah melewati dua defender lawan, Antonio Langella dengan cerdik memperdayai Zeljko Kalac. Skor imbang 1-1.

Pelatih Milan, Carlo Ancelotti memasukkan Ronaldo menggantikan Pato yang harus kecewa gagal menuntaskan sejumlah peluang yang diperoleh. Atalanta mengubah taktik dengan mengetatkan pressing pada pemain Milan selepas turun minum. Hasilnya pada menit ke-68 gawang Kalac bobol untuk kedua kalinya. Dengan mudah Fernando Tissone menyeploskan si kulit bundar ke gawang yang kosong memanfaatkan sodoran matang Simone Inzaghi.

Beberapa serangan Milan membuat gawang Coppola terancam. Salah satunya peluang Ronaldo pada menit ke-76 setelah menyerobot back-pass kurang sempurna dari defender lawan. Atalanta nyaris menggandakan keunggulan saat tendangan keras Tissone membentur tiang gawang. Bola rebound mendarat di kaki Sergio Floccari namun sayang mantan striker Messina itu terperangkap offside. Percobaan Kaka menjelang pertandingan usai juga tidak berhasil menyamakan kedudukan.

Hasil tersebut membuat Milan tertinggal 15 poin dari Inter Milan dan menempati peringkat sepuluh dengan 24 poin dari 17 kali bermain. Sementara Atalanta naik lima tingkat ke posisi enam dengan raihan 25 poin dari 19 pertandingan.

Melihat hal ini, apakah sudah saatnya Ance diganti? Kalau iya, siapa pelatih yang tepat menukangi AC Milan?

***

Source: LiputanBola.com

3 comments:

  1. Bronx, 25. January 2008, 9:21

    Ganti Pelatih? Ntar dulu lah…Liat musim berakhir kalo memang nga ada hasil yang baik di Champions atau di Lokal bole lah di ganti. Mungkin yang harus di lakukan Milan regenerasi pemain melihat para pemain inti Milan usia rata2 diatas 30 terutama Bek kale yah. Biar nga gampang kebobolan mulu.

     
  2. Eternal Beauty Of Louise Redknapp | BOLANOVA.COM (Pingback), 25. January 2008, 13:08
     

    […] Lupakan soal kekalahan Milan, lupakan soal kekalahan tim kesayangan anda di Liga Djarum Super. Pokoknya lupakan semua yang buruk-buruk. Kini, mari sama-sama bergembira karena Bolanova mendapatkan satu berita menarik seputar WAGs. […]

     
  3. Adi Wirasta, 25. January 2008, 14:05

    @Bronx:
    Woi… Tumben lu nyasar ke sini, hehehe…
    Bener juga. Sebaiknya jangan main ganti aja. Tunggu hingga akhir musim. Kalau ga dapet Juara samasekali, baru deh diganti.

     

Write a comment: