Eriksson Tak Mau Ambil Pusing

Sampai sehari sebelum bursa transfer musim dingin di bulan Januari 2008 ditutup, Manchester City baru berhasil merekrut satu pemain, striker Meksiko yang sebelumnya bermain bersama Shakhtar Donetsk, Nery Castillo. Status Castillo pun sebatas pemain pinjaman sampai akhir musim.

Padahal, jelang bursa dibuka, The Citizens kerap disebut-sebut menjadi tim yang bakal mengucurkan dana besar-besaran untuk berbelanja pemain baru guna memperkuat komposisi skuad yang ditargetkan pemilik klub, Thaksin Shinawatra, meraih salah satu tiket ke kompetisi Eropa di akhir musim ini.


Seperti yang dilansir Manchester Evening News, manajer tim, Sven-Goran Eriksson menepis tudingan jika Thaksin urung mengeluarkan dana transfer yang memicu isu The Citizens kekurangan duit untuk membeli pemain baru.

“Kegagalan itu erat kaitannya dengan tim dimana pemain yang menjadi incaran kami bermain. Di saat-saat seperti ini, awal tahun, klub-klub besar tidak akan mudah melepaskan pemain kuncinya. Meski demikian, kami tetap berusaha sampai detik-detik terakhir bursa musim dingin ini. Jika akhirnya gagal, kami akan berupaya kembali mendekati pemain incaran kami itu di bursa transfer musim panas mendatang,” terang Eriksson.

Tampaknya Eriksson tidak mau ambil pusing danlarut dalam kekecewaan seiring dengan kegagalan menambah kekuatan skuad di bursa Januari. Eriksson masih yakin dengan kualitas anak-anak asuhannya. “Saya pikir, kami tidak kehabisan pemain. Sebab, kami masih mempunyai pemain seperti Daniel Sturridge. Dalam waktu dekat (Valeri) Bojinov pun bakal segera merumput. Begitu pula dengan Michael Johnson,” tegas Eriksson.

Sejauh ini, Eriksson baru kehilangan dua pemain di bursa transfer Januari, striker asal Yunani yang akhirnya bergabung ke Celtic, Georgios Samaras, dan striker Rolando Bianchi yang berlabuh di Lazio. Kedua-duanya berstatus on-loan alias pemain pinjaman. Sementara, nasib kiper Swedia, Andreas Isaksson, masih belum dapat dipastikan.

Sumber : LiputanBola.com