Fergie Ragu Keegan Bakal Kembali Sukses

Pada Februari 1992, setelah undur diri dari gelanggang sepakbola, Kevin Keegan kembali ke klub yang pernah diperkuatnya selama dua musim 1982-84, Newcastle United, yang ketika itu masih bergelut di first division. Di akhir musim, Keegan mampu membawa The Magpies meraih tiket promosi ke premiership.

Dalam tahun pertamanya, Keegan berhasil mengubah Newcastle menjadi tim elite di Liga Premier. Bahkan, di musim 1995-96, Keegan nyaris berhasil mengantarkan gelar pertama bagi The Magpies sejak 1926-27. Sayang, keunggulan 12 poin di awal 1996 gagal dipertahankan sampai akhir musim. MU tampil sebagai jawara untuk kali ketiga. Persaingan antara Newcastle dengan MU di musim 1995-96 terbilang sebagai salah satu yang paling dramatis sepanjang sejarah persepakbolaan Inggris.


Kini, Keegan kembali ke St James Park untuk menangani The Toon kali kedua. Timbul pertanyaan, mampukah Keegan mengubah wajah dan kinerja Michael Owen dkk seperti prestasi yang pernah diukir David Ginola dkk?

Dalam benak manajer MU, Sir Alex Ferguson, sangat sulit bagi Keegan untuk kembali mengangkat performa The Toon. Meski memuji prestasi Keegan di St James Park (1992-97) sebagai yang terbaik dalam sejarah Newcastle dalam 25 tahun terakhir, Ferguson tetap tak yakin alias ragu.

“Periode terbaik Newcastle dalam 25 tahun terjadi saat tim ditangani Kevin (Keegan). Namun, kadangkala, adalah salah untuk memutuskan kembali menangani klub untuk kali kedua. Memang, ada juga contoh sejumlah manajer yang melakukannya dan relatif sukses. Tapi, tidak ada seorang pun yang benar-benar sukses. Jadi, saya sangat tertarik melihat apakah Kevin mampu untuk itu,” ujar Ferguson seperti yang dikutip harian Daily Telegraph.

Setelah mengundurkan diri dari Newcastle di pertengahan musim 1996-97, tepatnya 7 Januari 1997, Keegan didaulat sebagai Chief Operating Officer Fulham yang ketika itu masih berkecimpung di kompetisi second division. Keegan ditunjuk menjadi manajer The Cottagers pada 1998. Lalu, pada Februari 1999, Keegan menjabat sebagai pelatih Timnas Inggris. Tak lama Keegan menukangi The Three Lions. Pada 7 Oktober 2000, Keegan undur diri. Tujuh bulan kemudian, 24 Mei 2001, Keegan pindah ke Manchester City.

Setelah empat tahun menangani The Citizens, Keegan pensiun dan berganti profesi: mendirikan sekolah sepakbola ‘Soccer Circus’ di Glasgow, Skotlandia. “Saya menyambut baik datangnya tantangan (manajer tim) baru. Tapi, tentunya, Kevin menghadapi tantangan yang luar biasa untuk dapat kembali mengukuhkan posisi Newcastle. Sebab, ia tak pernah terlibat dalam pertandingan selama tiga tahun,” tegas Ferguson.

Sumber : LiputanBola.com