Pelajaran dari Superbowl XLII

Belajarlah hingga ke negeri Cina…. kalimat ini kerap diucapkan oleh para pendahulu-pendahulu ataupun orang terdekat kita. Maksudnya jelas, tuntutlah ilmu hingga ambang batas.
Pelajaran adalah sebuah dahaga, yang takkan terpuaskan. Dan pelajaran dapat diperoleh dari siapapun, dan dimanapun kita berada.
Tanpa pandang bulu, tua dan muda, setiap orang dan bidang, dapat memberikan kita suatu ajaran ataupun ilmu yang memperkaya kualitas diri sendiri.
Sepakbola, sebenarnya adalah “saudara tua” dari American Football. Olahraga yang boleh dibilang “egois” karena hanya terkenal di negara adikuasa tersebut. Namun dalam beberapa hal, ada banyak pelajaran yang bisa diambil dunia sepakbola dari American Football.
Kebetulan tepat hari ini 3 Februari 2008 (tentunya waktu USA), akan digelar partai puncak NFL yang lebih dikenal dengan tajuk Superbowl. Kali ini Superbowl XLII (42), akan menjadi ajang perebutan gelar antara New England Patriots VS New York Giants.
New England Patriots, adalah fenomena NFL pasca millennium. Bagaimana tidak ? Dalam waktu 7 tahun semenjak tahun 2000, mereka menjadi juara Superbowl 3 kali (2001, 2003 dan 2007).
Dan kali ini mereka kembali masuk final. New England adalah legenda tahun 2000-an, mirip dengan dominasi San Fransisco 49-ers di tahun 80-an atau Dallas Cowboys dengan Troy Eikman-nya di 90-an.
Apa yang bisa dipelajari dari New England ? Tim ini adalah potret tim dengan mengedepankan kolektivitas grup yang sangat kental.
Quarterback yang mereka punya, Tom Brady, bukanlah individu hebat di posisinya, kemampuannya masih jauh dengan raja assist dan strategi, Peyton Manning dari Indianapolis Colts. Namun, kolaborasinya dengan rekan-rekannya, khususnya Randy Moss, membawa angin baru bagi tim berkostum biru-putih tersebut.
Pelajaran lainnya, bagaimana sikap mental dan kepemimpinan seorang pelatih, dapat memberikan spirit dahsyat tak terbatas bagi tim. Bill Belichick, adalah nama coach yang diboyong New England, semenjak tahun 2000.
Dan secara luar biasa, dirinya memberikan status EXTRAORDINARY TEAM bagi The Patriots. Patriots dibawanya 3 kali menjuarai Superbowl (2001, 2003 dan 2007). Dan bahkan khusus tahun ini, New England melaju ke final, dengan rekor tanpa cacat (18-0). Luar biasa !!!!
Resepnya hanya satu. Coach Bill, selalu menanamkan kepada anak buahnya bahwa andalah yang terhebat. Tidak ada tim lain sehebat anda. Dan kebanggaan bagi anda yang dapat memakai jersey New England Patriots. Sungguh suatu retorika angkuh yang cukup beralasan bagi peningkatan motivasi menjadi seorang juara.
Terakhir, pelajaran yang dapat diambil dari Superbowl, adalah soal pengaruh olahraga terhadap industri pasar modal/saham. Asal tahu saja, di pasar saham Amerika, baik itu Dow Jones, Nasdaq ataupun S&P 500, dikenal efek Superbowl, pada 1 hari setelah partai Superbowl digelar.
Jika juara Superbowl berasal dari tim eks NFL (National Football League), maka pasar akan bullish (uptrend), dan sebaliknya, jika juara berasal dari tim eks AFL (American Football League), maka pasar akan bearish (downtrend).
Mengenai hal tersebut, sudah dilakukan back testing oleh para pengamat ekonomi, maupun researcher atau bahkan pialang saham, dan ternyata hasilnya 85 % terbukti benar !!!!
Sekedar informasi, NFL yang sekarang, merupakan hasil peleburan 2 kubu besar yang dulunya terbagi atas AFL dan NFL.
Nah, jika New England sukses menjuarai Superbowl kali ini, maka hari senin pasar akan bearish (karena New England adalah eks AFL). Dan sebaliknya jika New York Giants, sukses jadi pemenang, maka pasar akan bullish (Giants adalah alumnus NFL).
Jadi siap-siap menonton Superbowl, dan silahkan tentukan portfolio pasar saham anda (meskipun kami tidak menyarankannya yah…..ingat resiko tanggung sendiri
)


