Prandelli, Pelatih Terbaik Italia

Pelatih Fiorentina, Cesare Prandelli memperoleh kabar menggembirakan. Prandelli, 50 tahun, sukses mempertahankan gelar prestisius Panchina d’Oro—Golden Bench—atau Pelatih Terbaik Italia. Prandelli mengungguli pelatih Genoa, Gian Piero Gasperini.

Kabar tersebut sempat dipertanyakan setelah La Viola menderita kekalahan di partai penting menuju zona Liga Champions dari AC Milan, Minggu lalu. Tapi, Prandelli tetap dikukuhkan mengingat kesuksesannya membawa Fiorentina menempati peringkat keenam di klasemen akhir Serie A musim lalu. Kesuksesan yang diangpap besar mengingat Fiorentina terkena penalti 15 poin akibat skandal calciopoli.


Gelar membanggakan yang tentunya disambut suka cita oleh Prandelli. “Saya berterima kasih kepada semua pihak dan mendedkasikan gelar ini kepada Salvatore Garritano—kolega Prandelli—yang sedang menghadapi masa-masa sulit,” papar Prandelli setelah serah-terima gelar tersebut dari Presiden Federasi Sepakbola Italia (FIGC), Giancarlo Abete, seperti dirangkum dari Football Italia.

Garritano merupakan salah satu pelatih di Italia yang didiagnosa menderita leukimia. Garritano merupakan mantan pelatih di Atalanta, Bologna dan Sampdoria. Sebuah pernyataan yang membuktikan Prandelli sebagai sosok yang hangat. Gelar yang juga menjadi pelipur kesedihannya setelah ditingal wafat istrinya di akhir November lalu.

Sementara itu, gelar tersebut dirangkum dari suara para pelatih di seluruh Italia dan diputuskan dalam sebuah pertemuan di Coverciano atau markas FIGC di Kota Florence. Sedangkan Gasperini yang sukses membawa Genoa promosi ke Serie A setelah menjadi runner-up Serie B menduduki peringkat kedua.

Pertanyaan yang mungkin mengganggu adalah di mana posisi Roberto Mancini? Padahal pelatih muda ini sangat cemerlang sepanjang dua tahun belakangan. Biarpun gelar dua musim lalu terlihat akibat dibantu faktor calciopoli, namun sepanjang musim ini Nerazzuri mampu menjawabnya dengan mendominasi pimpinan klasemen.

Sumber : LiputanBola.com

No comments yet.

Write a comment: