Catatan Ringan Jelang Euro 2008 - Karena Tradisi, Jadi Kuda Hitam atau Penggembira? (Jilid-I)

Bakal Lolos Ke Putaran Selanjutnya Karena Tradisi

german_national_teamJerman mencoba membuat kali ke-4 dalam menoreh juara. Jerman juara tahun 1972, 1980 dan 1996. Mereka memimpin sebagai negara Eropa yang paling getol menyabet thropy. Padahal, mereka baru mencicipi sedapnya aroma piala Eropa pada tahun 1972.

Hebatnya pertama kali Jerman mengikuti kejuaraan itu langsung menyabet juara. Vini Vidi Vici lah. Lebih hebatnya lagi Jerman 3 kali meraih juara, sama sekali bukan sebagai tuan rumah. Bahkan pada Euro 1976, mereka hampir juara. Tapi di final kalah adu penalti melawan tuan rumah Rep.Ceska (baca: masih bernama Czechoslovakia). Namun, waktu mereka tuan rumah (1988), Juaranya malah Belanda. Belanda-Jerman, yang memang secara tradisi di Eropa, mereka sudah menjadi musuh bebuyutan. Perseteruan hebat mereka di piala dunia 1974… Belanda dengan Total Football-nya boleh berbangga. Tapi Jerman-lah yang sukses mengubur teori Rinus Michel itu. Jerman juga masih memimpin sebagai negara paling sering mondar-mandir mengikuti putaran final piala Eropa. Tercatat sejak tahun 1972 hingga 2008 nanti, mereka rutin sudah 10 kali, mengikuti kejuaraan paling bergengsi antar negara Eropa itu.

france1Prancis sendiri tetap memegang tradisi sebagai pemegang top scorer. Itu jika King Henry bisa nyetak 4 gol. Artinya jumlahnya akan sama, 9 gol… Sama dengan pendahulunya Michel Platini yang kini masih anteng sebagai top scorer piala Eropa…dengan torehan 9 gol… Prancis juga berambisi menyamai rekor Jerman, mereka pengen 3 kali rebut juara (mereka juara 1984 dan 2000).

Italia berhasil mengubur kutukan 1984… Waktu itu mereka baru menjuarai piala dunia 1982, berkat sistem grendel ciptaan Enzo Bearzot, namun 2 tahun setelah berjaya dengan sistem pertahanan baru pada masa itu, mereka malah tidak berhasil lolos ke Prancis/putaran Euro 1984.

italy
Untungnya pada Euro 2008 kali ini, mereka lolos setelah jadi juara dunia 2006. Dan sang alenatore keriting Donadoni coba untuk mengenang kejadian perhelatan piala Eropa 1968. Waktu itu zamannya Luigi Riva dan Italia sebagai tuan rumah, mereka sukses menggondol pialanya.

spain
Spanyol sendiri dengan tim tengah nan mewahnya pengen segera berbuka puasa… 44 tahun bukan waktu yang pendek buat lakukan buka puasa gelar Eropa. Kalo mau melihat kemewahan lapangan tengah, tengoklah tim matador. Tim yang ketika tahun 1964, jadi jawara Eropa. Negeri para banteng yang diramal bakal merongrong wibawa negeri Bavaria di pentas eropa 2008 itu, siap menjajal kekuatan lawan-lawan sepadannya macam Jerman, Italia, Prancis dan Belanda. Sementara banteng-banteng muda ketaton masih diasuh oleh mbah kakung, Aragones. Si Mbah yg punya cucu-cucu yang lapar gol, gemar menanduk dan bermain kesetanan. Fabregas sang penjelajah, si buyung pengoyak jala Torres dan sang kreator pembangun serangan Xavi.

(bersambung)

No comments yet.

Write a comment: