Catatan Ringan Jelang Euro 2008 - Karena Tradisi, Jadi Kuda Hitam atau Penggembira? (Jilid-II)

Bakal Lolos Ke Putaran Selanjutnya Karena Tradisi

holland_squad
Belanda yang saat ini kerap dipandang sebelah mata. Dengan adanya sosok Euro 1988 di skuad mereka, kini sosok itu jadi pengendali. Sah-sah saja maniak total football khas Belanda, kepingin Belanda kembali jadi kampium seperti kejadian 20 tahun silam.

Rep.Ceska masih penasaran kejadian 1996… Apalagi kalo Milan Baros bisa ikutan…dia akan “adu jotos” dengan King Henry buat jadi top scorer (Baros menoreh 5 gol, sama dengan sang raja…)
Jangan lupa, mereka-pun pernah juara di tahun 1976. Bahkan di Portugal pada kejuaraan Euro 2004 lalu, Rep Ceko tembus hingga semifinal dan permainan mereka saat itu sangat konsisten.


Jangan anggap enteng Rusia
Karena mereka justru punya tradisi kuat di kejuaraan antar negara Eropa ini
Generasi pendahulunya (baca:USSR) pernah juara di tahun 1960
dan 3 kali runner up (1964, 1972 dan 1988)
Apalagi kini Rusia dikendalikan oleh si jenius meneer Hiddink king of tactic

***

Calon Kuda Hitam

Kroasia, kemarin mereka melawan Inggris dan telah membuat sejarah
Menggagalkan misi Inggris 8 kali jadi peserta putaran final piala Eropa
Slaven Bilic bukanlah seorang Robert Prosinecki atau Zvonimir Boban
Yang begitu mentereng di piala Eropa 1996, Inggris
Bilic, Prosinecki, dan Boban sama-sama anak didik Miroslav “Ciro” Blazevic
yang pernah menggegerkan pelataran Euro 1996 di tanah Inggris
Kroasia alami masa kejayaan saat itu (berlanjut hingga piala dunia 1998)
Tapi Bilic kembali ke Inggris justru telah membuat sejarah. Sejarah mempermalukan Inggris di tanahnya sendiri.

greece_football01
Yunani juga masih 100% sebagai pemuja Bavaria Germania.
Dan King Otto-lah otak dibalik semua kesuksesan mereka
King Otto sendiri ogah disebut sebagai pelatih karbitan
yang menang di Euro 2004, karena faktor luck belaka…

Turki, punya Nihat Kahevci dan Hamit Altintop yang terus padu gaya bermainnya
Pada laga melawan Bosnia, umpan terukur khas Altintop,
begitu sempurna dituntaskan Kahevci
Gara-2 ulah mereka, Turki-pun lolos ke Austria-Swiss…
Sebelumnya jantung para keturunan Turks, sempat dibuat deg deg plas..
Paska kekalahan dari sang jawara bertahan, Yunani
Pun dengan sering hilir mudiknya Fatih Terim menangani The Crescent Star,
Terim semakin fasih memahami fondasi tim yang mumpuni
Hal itulah yang pasti akan membuat Turki menjadi tim yang bakal menyulitkan.

Portugal tidak mau gagal lagi, setelah kejuaraan lalu jadi tuan rumah
Big Phil ditemani CR7, Nani Canonballrun, Maniche, Deco dan Carvalho…
FYI, mereka pernah menjadi mimpi buruk buat Jerman di piala Eropa 2000.

***

(bersambung)

No comments yet.

Write a comment: