Let’s Kick Nurdin Halid From Indonesian Football

nurdin halid dipenjaraKontroversi seputar Nurdin Halid memang tidak ada habisnya. Terbukti, dari blog ini lahir, hingga sekarang, sering sekali posting yang mengaitkan dengan Nurdin Halid bermunculan.

Berawal dari post “Haruskah Nurdin Halid Berhenti Dari Ketua PSSI?” :

Kompas memberitakan bahwa Nurdin Halid divonis Mahkama Agung penjara dua tahun, plus denda Rp 30 juta subsider enam bulan kurungan. Nurdin yang saat ini menghilang juga diimbau agar segera menyerahkan diri.
[…]
Dengan ambisi yang cukup besar didukung dengan membaiknya performa Timnas Indonesia, haruskah Nurdin Halid berhenti dari ketua PSSI? Nurdin tetaplah manusia biasa. Ia hanyalah suami dari Hj. A. Nurbani serta ayah dari tujuh orang anak. Dalam kesehariannya, Nurdin merupakan sosok sederhana sekaligus figur ideal bagi keluarganya.


Dilanjuti di “Nurdin Halid, Ketua Umum PSSI 2007-2011” :

Hingga saat ini, Nurdin Halid masih menjabat sebagai Ketua Umum PSSI. Padahal dirinya sudah dijebloskan ke penjara. Bahkan, jabatan Nurdin Halid sebagai Ketua Umum berlaku hingga tahun 2011.

nurdin halid baju timnasLalu di “Tatkala Kata Kehilangan Makna” :

Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) selaku badan otorita tertinggi sepakbola di Tanah Air - ya ampun - juga tak maksimal dan kalau ditilik dari prestasi timnas malah boleh dibilang mengalami kemunduran. Bagaimana tidak. Sejak berdiri 19 April 1930, baru kali inilah Ketua Umum PSSI dipenjara. Nurdin Halid, politisi Partai Golongan Karya itu terpaksa mendekam di balik jeruji besi lantaran korupsi.

Saya menghormati pernyataan Nurdin Halid yang mengatakan bahwa ini tak ada hubungannya dengan sepakbola. Tapi, faktanya, eksistensinya di dalam bui berdampak kepada citra PSSI.

Tak sedikit yang mendesak agar Nurdin Halid legowo melepaskan jabatannya. Putra Makassar itu dinilai gagal menjalankan tugas. Bagi saya, persoalannya bukan diganti atau tidak. Sejak reformasi menggelinding hampir satu dasawarsa lalu, Indonesia sudah dipimpin empat presiden. Namun, situasi dan kondisi dihampir semua lini tak berubah ke arah yang lebih signifikan.

Juga di “Derita Masyarakat Indonesia ” :

Saya heran dengan pengurus PSSI yang tak mau sadar diri, selalu terperosok ke lubang yang sama. Apakah tidak ada jalan keluar untuk mengatasi ini? Semua, ayo dong. Berpikirlah dengan jernih apa yang salah anggap salah dan apa yang benar lakukan. Apakah dengan mempertahankan Nurdin Halid maka sepakbola indonesia akan maju? Jika dipimpin oleh NH saja masih kayak begini, mengapa diteruskan?

Dan di “Sebelum 2008 tiba.. (Tentang Timnas,Tentang Kebenaran)” :

Saya setuju. Boleh dibilang, Ricky bukanlah orang pertama yang geram terhadap kinerja jajaran Nurdin Halid cs. Ibarat kata pepatah, anjing menggongging kafilah berlalu. Meski begitu, kebenaran haruslah tetap dikumandangkan. Soalnya, kebenaran adalah kebenaran itu sendiri. Dan biar waktu yang menjawab.

Tentang ini, saya teringat sebuah cerita yang terdapat di dalam buku Para SUFI AGUNG, KISAH DAN LEGENDA yang ditulis secara apik oleh Mojdeh Dayat dan Mohammad Ali Jamnia.

nurdin halid pas fotoDiakhiri di “Surat Untuk Nurdin Halid” :

Pak Nurdin, apa yang terjadi di sepakbola kita setamsil bencana alam yang datang bertubi-tubi. Ironisnya, kita tak pernah kontemplasi bahwa benca itu merupakan isyarat kalau kita sebenarnya telah jauh melangkah dari rel. Sayang, kita tak peka. Sayang, kita tak berkaca.

FIFA, badan tertinggi sepakbola sejagad itu, terang-terangan meminta agar konco-konco Anda di Kantor PSSI di Senayan sana melakukan pemilahan ulang ketua umum PSSI. Dalam tempo tiga bulan, PSSI diminta menyusun statuta baru.

Disaat negara-negara jiran merapatkan barisan guna menghadapi event di Asia Tenggara atawa Asia , kita masih saja berkutat dengan persoalan demi persoalan yang tak kunjung bertepi.

Ah, Pak Nurdin. Kapan kegelisahan ini tuntas…?

Melihat hal ini semua, sudah terlihat secara terang bahwa Nurdin Halid memang bukan sosok yang pantas lagi memimpin PSSI. Sekarang kita perlu melakukan sebuah revolusi. Revolusi PSSI. Nah, untuk mendukung adanya revolusi PSSI, anda bisa bergabung dengan gerakannya yang digawangi oleh tim www.ongisnade.net.

***

Sumber foto: www.romokoko.com, www.tokohindonesia.com, www.pssi-football.com

1 comment:

  1. Surat Terbuka untuk Jusuf Kalla « Jurnal GoBlog (Pingback), 26. February 2008, 1:01
     

    […] BLBI, menekan Aburizal Bakrie agar bertanggung jawab atas kasus lumpur Lapindo, memberhentikan Nurdin Halid dari Ketua PSSI, dan menghentikan kebohongan-kebohongan para pejabat dan pengusaha. Soal bagaimana […]

     

Write a comment: