Titi Ogah di-Michael Owen-kan

thyery henry nikeSyndrome di-Michael Owen-kan sedang menghinggapi diri King Henry, pasalnya dia jelas ogah bila kepindahannya ke El Barca lantas gagal menjewer si kuping gede.
Persis seperti yang dialami Michael Owen kala tega meninggalkan Liverpool menuju Madrid. Owen bahkan kini gak jelas juntrungnya karena sering dibekap cedera di The Magpies. Poor Owen. Poor You…

Nah itulah kenapa raja yang akrab disapa Titi itu, merengek minta dimaksimalkan sebagai penyerang lubang ketimbang menjadi sayap kiri, traumatik akan posisi sayap pernah dialaminya kala masih dielus elus Don Carletto di Juventus

Keinginan Thierry “Titi” Henry sebenarnya telah dijawab oleh si keriting pada laga melawan Real Zaragoza minggu silam.
Pada duel klasik itu, Titi ditemani “anak kemaren sore” di kiri dan “anak ajaib” di kanan, hasilnya adalah sebiji gol sederhana berhasil dia cetak.
Pada akhirnya Titi-pun sumringah sudah.


Seperti halnya Titi, meneer keriting juga sedang sumringah. Karena Deco telah terlahir kembali untuk menemani sang kreator tengah nan stylist Xavi
Umpan terobosan terukur Deco, yang dia lepas mengarah ke Titi, sukses berbuah gol

Plong-nya hati meneer Rijkaard juga melihat Edmilson telah kembali menjadi Edmilson yang apa adanya, yaitu menjadi seorang tukang jagal sekaligus tukang rebut bola para pemain tengah lawan sebelum mengumpan dan berlari ke zona-nya Marques dan Puyol (baca: lini belakang)

Walo kegundahan sempat mendera El Barca, namun semangat Catalanmania dijamin bisa jadi obat pelipur lara mengejar laju kencang pasukan Malaikat Pirang termasuk memenangi pertarungan melawan pasukan braveheart, Glasgow Celtic pada lanjutan babak knock-out 16 besar, Rabu (20/2) di Celtic Park.

thiery henry wallpaperKegundahan itu diantaranya meneer keriting Rijkaard yang dipersilahkan pergi,
Dinho sedang kehilangan touching football-nya, Deco merasa berada di antara persaingan Xavi-Iniesta dan Edmilson merasa "dilangkahi" Yaya Toure dalam urusan posisi permanen tukang jagal perebut bola (baca : gelandang bertahan)

Masih ada lagi "sisi gelap" yang sempat menghantui langkah Los Fantasticos
Belakangan Titi, panggilan akrab King Henry… merasa aneh dan tidak bermain lepas, kala dia ditaruh si keriting di sektor sayap kiri. Padahal rutinitas Titi kala masih menjadi raja di barisan The Gunners, posisi dia adalah gelandang serang bahkan penyerang lubang. Posisi yang begitu fasih dia mainkan, karena di posisi itulah Titi bisa "asyik mashyuk" memporak porandakan benteng musuh sekaligus mencabik cabik jala lawan. Secara internal, Titi jelas jelas ogah mengisi posisi sayap kiri.
Secara eksternal Titi juga sangat ogah dirinya seperti akan di-Michael Owen-kan

Meneer Rijkaard yang konon ngidam posisi Don Carletto, akhirnya bisa tersenyum
Karena Dinho-pun sudah memberikan asa baru buatnya, Dinho yang sempat dituduh kegemukan hingga membuatnya cedera. Tapi Dinho telah come back
dengan gol penting-nya yang telah membuat Los Fantasticos kencang berlari menempel kedigdayaan Los Galacticos saat ini di La Liga.

Segala bisikan yang akan menutup segala bentuk dengung isu merapatnya Jose Mourinho ke labuhan El Barca, yang makin kencang mendera kupingnya.
Akan berhenti bilamana dia terus memberi keleluasaan posisi asli seorang Thierry “Titi” Henry dan mengoptimalkan kembalinya Dinho, Deco dan Edmilson.
Dan Titi-pun batal ber-Owen-ria. Come On Titi.

No comments yet.

Write a comment: