The Young Guns di Sarang Il Diovolo Rosso eps.2 (tamat)

FIGHT FOR GLORYDon Carletto, menutup jubah hitamnya…
dia terus berkomat-kamit membaca mantra..
Pengusiran kedua para koboi muda dari hiruk pikuk UCL 2007/2008 pun dimulai dari sarang mereka, dan itu harus dilaksanakan dengan segenap jiwa. Karena kegagalan pengusiran di sarang para koboi di leg pertama

Tatapan nanar sang Carletto tak berkedip sedetikpun, mulutnya mulai merapal mantra-mantra pemujaan Il Diovolo Rosso.

Il Diovolo…back from the dark..
Il Diovolo…ride the sky
Il Diovolo…raged the enemies
Il diovolo..rampage again the young guns
Hail…hail…
Il Diovolo..
Hail…hail…
Il Diovolo..down the sadness sorrow
Victory victory…
Marvelous…marvelous Il Diovolo…
Hail…hail…


Sambil memutari lorong gelap yang hanya diterangi oleh jejeran lilin-lilin dan sangat pengap…mantra-mantra pengusiran koboi-kobi ganas terus didengungkan Don Carletto. Ribuan pemuja sekte Il Diovolo dengan gerakan tak beraturan menggerakan kepala dan bahunya mengikuti tabuhan perkusi afro-amerika…yang ditabuh Serginho dan Dida

Keringat dingin membasahi kening hitam blackpearl Seedorf… si hitam yang sudah merasakan nikmatnya anggur kemenangan UCL bersama Los Galacticos,
Amsterdamned dan Il Diovolo Rosso itu coba terus mengikuti ritmik yang dirapalkan Don Carletto

Sementara the braveheart Gattuso dengan kostum perang-nya menatap tajam dan berkedip menyaksikan gerakan bibir Don Carletto..

Il Diovolo..down the sadness sorrow
Victory victory…
The braveheart ikutan berkomat kamit…

***

Kapal perang segera merapat ke tanah para setan, dan perjalanan penuh resiko dan pengorbanan pun harus dimulai gerombolan The Young Guns
Gerombolan itu semakin matang saja belakangan ini, terlebih mereka sudah berikrar akan mengusir si setan merah sang jawara bertahan dari laga UCL 2007-2008.
Luka menganga memang masih berbekas di tubuh para koboi, luka akibat cabikan setan merah negeri sendiri di ajang babak-5 pertarungan FA beberapa hari silam
Namun semangat dan dengus nafas barisan muda pemberani itu akan menjadi cambuk tambahan. Membunuh setan merah negeri Italia di sarangnya adalah langkah awal mengejar impian seumur hidup The Gunners di ajang UCL
Setelah 2 tahun silam gagal total dihajar gang Los Fantasticos dari Spanyol

***

Mengusir koboi-koboi muda jagoan harus dimulai di negeri sendiri.
Apalagi torehan manis kala menikam juara bertahan Si Merah tahun silam pun makin membuat Don Carletto dan anak asuhnya pede, terlebih mantra-mantra magis Don Carletto semakin fasih dikumandangkan pasukan Il Diovolo Rosso..
Mantra pengusiran itu harus dirapal sepanjang hayat dikandung badan,
begitu seru Don Carletto…

Kapak perang kian tajam di tangan Pippo, sementara godam berduri didekap erat the braveheart. Maldini The Legend, sosok tegar calon legenda il Diovolo sekaligus pemimpin para il Diovolo duduk bertafakur Entah apa yang dia renungkan
Tragedi berdarah di Istambul, terus didengungkan sang legenda
Sepersekian detik, tiba-tiba sang legenda itu sontak berdiri dan berlari mengacungkan dua jari V for Victory

Sambil berlari ke arah Inzaghi, Pirlo dan Kaka
tiba-tiba dia mencengkram kuat bahu Inzaghi yang dianggapnya sebagai Pippo sang penyelamat

sang legenda berteriak nyaring….

Il Diovolo..down the sadness sorrow
Victory victory…

Teriakkan Pippo-pun tak kalah nyaring, serasa menggetarkan dinding-dinding batu sarang para setan merah Italia… itu, Pippo membalas dengan jawaban………..

hail…………… IL DIOVOLO

1 comment:

  1. seno, 5. March 2008, 10:36

    aduh sayangnya milan kalah yaaa…. padahal ni tulisan keren kali…. heheheheheheh

     

Write a comment: