Gordon Banks “The Flash Gordon”

gordon_banks470_470×352.jpgSuatu sore yang terik di Mexico, 1970. Dua kesebelasan sedang bertarung dalam pertandingan penyisihan Putaran Final Piala Dunia.

Dalam suatu kesempatan, Carlos Alberto dari tim samba berhasil memberikan umpan terobosan kepada Jairzinho. Dengan overlapping yang bagai kijang berlari kencang, membuat penjaganya Terry Cooper (Inggris) terlihat tergopoh-gopoh.

Tidak berapa lama kemudian, Jairzinho melakukan deep cross lambung ke kotak 12 pas. Siapa yang ditujunya ?

Pele, sang fenomena dari Brasil, bersiap melompat, bagaikan harimau menerkam mangsanya. Sundulan kuat dan terarah berhasil dilakukannya ke tiang dekat. Publik bergemuruh, seraya bersiap meneriakkan GOL.

Namun, apa lacur, yang terjadi benar-benar di luar dugaan, sebuah bayangan besar berkelebat, dan dalam satu sapuan tangan, bola “setengah gol” tersebut berhasil dibuang. Dunia mengakui dan menamakannya sebagai “One of the best goal saving in Football History”. Lihat Ilustrasi (Wikipedia) di bawah ini atau di YouTube (video Gordon Banks).

banksvspele4.jpg

Pelaku dari penyelamatan tersebut adalah Gordon Banks. Banks lahir di Sheffield, 30 Desember 1937. Berpostur besar, namun Banks sebenarnya tidak terlalu tinggi (1.83 meter). Banks menutupi kekurangan fisiknya dengan refleks yang prima. Banks memulai karir di Chesterfield, sebelum pindah ke Leicester City. Di klub ini, Banks bermain dalam 293 pertandingan, yang membawanya menjadi Kiper no 1, Inggris di Piala Dunia.

Inggris berhasil meraih Piala Dunia 1966, salah satunya berkat kecemerlangan Banks di bawah mistar gawang. Ironisnya, setelah Piala Dunia usai, Banks harus tersingkir dari klubnya, berkat munculnya kiper muda berbakat Peter Shilton.

Banks memutuskan pindah ke Stoke City. Hebatnya, posisi pemain No.1 di tim St. George Cross, tidak dapat dipisahkan dari dirinya. Pada tahun 1972, dalam sebuah kecelakaan, Banks mengalami gangguan pada mata kanannya, yang pada akhirnya membuat dirinya harus keluar dari hingar binger persaingan ketat Liga Inggris. Meskipun demikian, Banks masih bermain untuk beberapa klub lower league, sebelum akhirnya benar-benar pensiun pada 1978.

Membela Inggris dalam 73 pertandingan, Banks merupakan salah satu kiper legendaris, yang tidak akan pernah dilupakan. Saking hebatnya, membuat Gordon Banks, dianugerahi IFFHS sebagai runner up kiper terbaik abad ini (di bawah Lev Yashin).

Source : www.bbc.co.uk (Photo)

No comments yet.

Write a comment: