Antara FA Cup, Andy Bachtiar Yusuf Dan Potongan Kue

anv_facup.jpgPagi tadi, saya terkejut membaca email yang merupakan terusan komentar dari artikel "Barnsley, Not The Giant Killer, But The Lucky Bastard!" Terkejut karena:

  1. Seorang sineas muda, Andy Bachtiar Yusuf, memberikan komentar di blog Bolanova! (The Conductors & The Jak)
  2. Andy Bachtiar Yusuf memberikan komentar yang benar-benar menegur, "kok tulisan ini gak bermutu ya? :-p". Dan ini merupakan pelajaran bagi saya, dimana dalam menulis, antara emosi dan tulisan tidak boleh berbaur. Ini terkait ketika pertandingan Barnsley vs Chelsea, saya memegang Chelsea :)
  3. Komentar yang diberikan oleh Bung Yusuf, benar-benar membuka mata kita bahwa ternyata di Inggris lagi besar gerakan anti kapitalisme sepakbola. Wow! Di Indonesia saja untuk memprivatisasi sebuah klub bola, masih ogah-ogahan, sedangkan di Inggris, malah sebaliknya.


Mari kita simak sejenak komentar bung Yusuf,

3 tim non EPL di semifinal adalah hal yang sangat positif buat FA cup. di inggris orang2 mengeluh karena FA cup sudah tidak diminati lg oleh tim2 level bawah, greget FA cup hilang krn yg menang itu2 aja, pesonanya lenyap krn cuma tim kaya yg masuk 4 besar dalam kurun 15 thn trakhir (kecuali milwall beberapa tahun lalu)
pemahaman tim besar di inggris beda dgn di kita. kita menilai tim besar inggris berdasarkan siapa yg lbh sering disiarin langsung ama star sports. chelsea buat org inggris pada umumnya cuma tim kemaren sore, dibanding bristol rovers atau ipswich atau sheffield united, tim macem chelsea cuma tim cemen. soal tradisi mrk kalah jauh……sori buat yg suka ama chelsea dan gw gak anti chelsea, tapi kalo kalian gak percaya, pergilah ke london (gak perlu kliiling2 inggris) dan cek aja di kota itu timmacem apa chelsea ini (tapi ya jgn nanya ama kakek2 yg demen ama chelsea ya)
kita2 ini cuma korban konsumerismenya liga inggris dan gak paham sejarahnya.

FA cup saat ini buat gw mengembalikan turnamen itu sendiri ke asalnya. kita2 disini bole aja gak suka krn jagoan2 kita gak masuk situ, tapi apa kalian yakin kalo koran2 macem guardian, strait times atau suratkaba2 keren laennya di inggris serta para kolumnisnya tidak sedang menyambut gembira hasil semifinal ini? percaya ama gw, mrk senang dan umumnya org inggris gw yakin senang

FA cup tidak menarik lagi? buat stasiun tv iya, krn pasar besarnya di asia males ntn. di inggris? gw jamin mrk menyambut gembira. krn disana lg besar gerakan anti kapitalisme sepakbola

Sebelumnya, saya disini bukanlah pakar sepakbola. Saya hanya penikmat bola dan memang saya hanya menyukai tim-tim papan atas Liga Inggris. Dan apa yang dijelaskan oleh bung Yusuf barusan, sebuah informasi yang baik dan benar. Dan fakta tersebut didukung oleh Adrian Bevington, Direktur Komunikasi FA, ”Kami tidak ingin kompetisi sepenting FA Cup jadi kurang bermakna. Daya ketertarikannya luar biasa. Akan jadi kesempatan pertama bagi klub-klub tersebut untuk bermain di stadion baru yang tentunya menyajikan kepuasan tersendiri. Saya yakin, para pendukung keempat tim bakal berbondong-bondong datang menyaksikan babak semifinal di Wembley,” seperti dikutip dari Liputanbola.com.

Bagaimanapun, bagi saya FA Cup tetap kurang menarik tanpa kehadiran The Big Four. Dikala siaran langsung pertandingan klub-klub papan atas Liga Inggris sudah dimonopoli oleh sebuah stasiun televisi dan kita yang tinggal di Indonesia dan berkantong kempes hanya bisa menyaksikannya melalui FA Cup yang disiarkan oleh ANTV, maka tiadanya the Big Four di FA Cup jadi kesedihan tersendiri.

Tapi, secara ekonomis ini merupakan fenomena yang enak dilihat. Kalau Bung Hedi bilang, pemerataan atau bagi-bagi hasil. Ketika sepakbola Inggris mulai populer, potongan kue yang paling besar selalu dimakan oleh the big four. Sekarang, kita bisa melihat potongan kue yang dibagi sama rata. Dan secara manusiawi, melihat kisah FA Cup kali ini menjadikan hati nurani kita dibuat terharu. Wong cilik tiba-tiba jadi wong kota, yang tadinya biasa-biasa saja langsung jadi orang kaya (mengingat masing-masing tim yang masuk semifinal akan mendapatkan uang lebih dari 1 juta poundsterling).

Nah, itu pendapat saya. Mungkin pembaca punya pendapat lain, silahkan membantah…

2 comments:

  1. arief, 23. May 2008, 22:43

    boleh tau YMnya bang ucup ga? mo nanya tentang My Team
    the reds.. Thanks

     
  2. nasastra, 4. July 2008, 14:46

    gwe tahu akang ucup lwt world kick off tp blm prnh lht die punya film pasti seru lah , yah gwe jg mau yg tayang di teve kt bkn cm liga inggris (FA, premier)cup gwe usul anteve or station teve manapun siarain donk liga sepakbila punya amerika latin, btw gwe ksh dukungan bt ucup kalau mau jd ketua PSSI yakinlah pasti bisa lolos world cup he.he. kl liga eropa mah pan kudu digeser dl nyelip di selat inggris lah bisa kagak yak….
    cup boleh donk gw mnt e’ mail adress nya. trus jgn ga nongfol di world kick off gwe sk keilangan, bravo liverpool …… tp stlh euro ni, gwe jth cnt ma realmadrid da sergio ramos…………

     

Write a comment: