PERSIJA yang (selalu) kecolongan…

atep-eka.gifWacana Liga Super, memang memberikan aura tersendiri bagi bergulirnya kasta tertinggi sepakbola Indonesia. Dan setiap tim, melakukan berbagai usaha memenuhi persyaratan yang ada. Transfer pemain, hanya merupakan langkah kecil bagi klub untuk menapak perjalanan menjadi juara.

Ketika semua klub berbondong-bondong merestrukturisasi, melakukan pembenahan, menyiapkan kontrak baru, menahan pemain bintang. Persija Jakarta, masih tetap adem ayem saja.Coba alihkan perhatian ke arah tenggara ibukota. Di bumi Parahiyangan, seorang pelatih eks tim ibukota dan seorang eks bintang Macan Kemayoran telah diikat dengan kontrak eksklusif.

Lalu layangkan sesaat ke kota rokok Kediri, yang terkenal dengan tim Macan Putihnya. Bak seorang saudagar, klub ini mengambil alih 3 pemain timnas sekaligus dari salah satu finalis Liga tahun lalu. Sebelumnya tim ini juga telah menampung beberapa pribadi “barisan sakit hati” yang merasa terpinggirkan oleh tim ibukota tercinta, Persija Jakarta.

Lambatnya proses transfer pemain, termasuk di dalamnya pemberian kontrak baru maupun pembaharuan atas kontrak yang ada, memang sudah menjadi “penyakit” kambuhan yang selalu muncul tahun demi tahun. Hal ini bukan barang baru bagi siapa saja yang mengikuti perkembangan dari Macan Kemayoran.

Masih ingatkah anda ketika Rachmad Darmawan memegang klub ini ? Salah satu penyebab gagalnya beliau di Persija adalah ketika dirinya tidak berhasil mendapatkan pemain yang diinginkannya untuk mengakomodir formasi andalannya di lapangan. Konon, waktu itu dirinya “meminta” manajemen untuk menghadirkan Christian Worabay dan Emanuel De Porras.

Pada akhirnya kita tahu, Coach Rahmad terbilang gagal total di Jakarta. Dan kesuksesan menyertainya ketika berlabuh di bumi Sriwijaya, yang menghadirkan pemain-pemain pilihannya, tepat pada waktunya.

Ya…tepat pada waktunya. Seorang pelatih selain punya konsep kepelatihan juga punya formasi yang memerlukan waktu penjabaran yang tidaklah sebentar. Artinya begitu pemain yang diinginkannya didapat, selanjutnya adalah merealisasikan keselarasan antara kualitas teknik tim dan individu dengan kemauan sang pelatih.

Semakin lama aklimatisasi pemain dalam tim berkumpul, niscaya permainan tim secara keseluruhan juga akan semakin padu.

Kembali ke Persija Jakarta. Ismed, Agus Indra dan Leonard Tupamahu sudah membubuhkan tanda tangannya. Kepergian Hamka, Atep dan M. Roby seperti menapaktilasi Aris Budi, atau Charis Yulianto di waktu yang lampau. Sudah saatnya manajemen bergerak cepat dan tanggap untuk menyikapi hal ini secara bijak.

Mungkin pendekatan personal ala Iwan Budianto dapat dicontoh ? Atau mungkin juga Persija ingin menjadikan musim ini sebagai musim konsolidasi, seperti Arema dengan belasan skuad anggota U-19/U-21 timnasnya ? Apapun itu yang jelas kami menunggu…

Kami menunggu sebuah era baru, dimana Persija menimbulkan kebanggaan…Bahwa kaus oranye tak hanya sekedar materi belaka melainkan pembawa mental untuk juara….

15 comments:

  1. YOSEPH BADJURI, 13. March 2008, 22:36

    Semua bukan hal mudah bila ada suatu perubahan baru
    begitu pun persija..
    untuk profesional tidaklah mudah karena butuh proses..
    jangan selalu mengejek.. bersabarlah kalian untuk melihat kemajuan persija
    persija tidak akan menjadi tim cupu
    karena dana banyak hanya saja manejemen sedang mengusahakan yang terbaik bagi persija..
    HIDUP PERSIJA

     
  2. taufik, 29. April 2008, 21:48

    u8ytu

     
  3. taufik, 29. April 2008, 21:49

    bambang pammungkas memang top

     
  4. bangbang, 27. May 2008, 19:12

    ga ada persija tahun ini,inilah tahun kehancuran persija karena terlalu berat ama dosa2 the jack.hanya waktu yg berbicara.selamat menang…………..is

     
  5. bangbang, 27. May 2008, 19:14

    stadion pinjemmm.malu dong masa ibukota ga punya stadion.takut di gusur lagi ya?

     
  6. Djamet, 29. May 2008, 23:54

    Gw salut ma aliudin!
    Lincah,Skillnya jg jempolan,n jg ramah ma the ja

     
  7. dedot, 21. June 2008, 12:23

    gue setuju kalau persija jadi juara liga jarum sekarang karna pemainnya berkualitas yekan top utk bp/aliudin yang seprind nye cepat sukses persija

     
  8. anti the jak!!!1, 25. June 2008, 16:52

    mahhhh hhhh hhhhhhhaa aaaaallll yaaa aaaa aa bwat staa adion sendi riiiiiii……….kasian bgt sch looooooo

     
  9. andra, 26. June 2008, 10:39

    go persija go go

     
  10. hadi, 2. July 2008, 17:21

    Persija kurang mampu memanfaatkan transfer pemain. pemain yang didapatkan hanya pemain yang kelasnya masih dibawah peserta liga super yang lain.
    selain itu mental juara Persija masih lemah.
    tapi gua yakin Persija dapat bangkit !

     
  11. biam, 22. July 2008, 12:42

    gue yakin persija akan masuk final dilaga pertama ini setidaknya semi final lah,pasti pokonye gue walaupun dari bogor gue dukung persija gue ini the jak sejati,yang terutama gue ngefans banget ama ismed sama aliyudin gila ………………..tu orang ismed umpannya yang keren aliyudin nyam but umpannya yang keren.pokonye nih mbak mas pak bu yang ngadain acara ini nih yang anti the jak jangan dikasih comment deh ya..ya…ya…
    persija …..jakarta……0o…………..
    persija …..jakarta……..o0 …………

     
  12. Theopetrozza, 3. August 2008, 16:04

    Persija ampe mati

     
  13. cinta persija, 7. August 2008, 9:38

    persija maju teruzZ……..

     
  14. irfan jak oe-ie, 7. August 2008, 9:40

    walaupun gga brtnding di kndang persija ttep akan bisa jadi juara liga super thun ini………..

    gue yakin!!!!!!!!!!!!!!!!!!

    JAK OE-IE…..

     
  15. irfan jak oe-ie, 7. August 2008, 9:47

    persija …..jakarta……0o…………..
    persija …..jakarta……..o0 …………

    KATA ORG AKU INI KSURUPAN………….

    demi persija apapun kulakukan!!!!!!!!!!

     

Write a comment: