Harus Jadi Antagonis Untuk Berjaya Di Serie A Italia

serie a lega calcio bolanovaDitulis Oleh Tegar P

Liga Serie A Italia adalah liga yang digadang-gadang sebagai liga terbaik di dunia. Ketatnya kompetisi yang selalu terjadi di setiap musim membuat Serie A sangat enak dinikmati dari awal sampai akhir. Liga Serie A menyuguhkan banyak sekali episode-pisode yang anti klimaks.

Perseteruan 2 raksasa Italia yaitu Juventus dan Inter Milan yang dianggap sebagai Derby Italia, Perseteruan Derby antar kota yang "panas" yaitu Inter Milan dengan AC Milan dan AS Roma dengan SS lazio. Semua itu menambah daya tarik pentas Serie A Italia. Tapi dibalik semua itu, raja Italia adalah raja yang dibenci rakyatnya, raja yang antagonis.


Raja Antagonis ini tampaknya lahir ketika raja yang sesungguhnya (Torino di masa keemasannya) tewas secara mengenaskan, raja antagonis yang paling terlihat adalah Juventus, ketika Juventus berjaya di Italia, hampir semua tim yang melawan mereka mengeluh atas kualitas wasit ketika memimpin pertandingan juventus, dan sang raja itu akhirnya berperan sebagai tokoh antagonis. di tahun sekarang tokoh antagonis ini dipegang oleh Inter Milan, padahal dulu banyak tim - tim yang bersimpati atas kegigihan Inter untuk mendobrak dominasi "raja" pada saat itu, tapi sekarang justru mereka yang harus berperan sebagai tokoh antagonis karena tim lain melihat bahwa Inter lah tim yang paling diuntungkan dengan terungkapnya kasus "korupsi raja terdahulu" (Baca: calciopoli)

zaneti del piero

Serie A tidak sama dengan Liga Inggris dan Spanyol yang tampil cantik dialah yang juara, di Italia siapa angkuh dialah yang berkuasa.

7 comments:

  1. Bolanisti, 28. March 2008, 5:00

    Pertamaxxxx
    Btw, masa iya begitu sih?

     
  2. Ecko, 28. March 2008, 5:02

    Keduaxxxx
    Mmm, begitu ya rupanya kalo di Italia. Padahal orangnya cakep2 lho. :p

     
  3. yopie pieters, 28. March 2008, 9:14

    Ketigaxx:

    Waduh…ini tulisan agak-agak menyesatkan dan mengganggu niyh.

    Agak-agak menyudutkan kemampuan klub-klub italia sepertinya. AC Milan menjadi juara 7 kali di Eropa dan pemegang trofi Internasional terbanyak di Dunia bukan cuma “Modal angkuh” doang bung…

    Kapasitas pemain-pemain seperti Roberto Baggio, Sheva, Del Piero, Maldini, Nesta, Batistuta, Dll., serta pelatih-pelatih macam Capello, Lippi, Sacchi, Carletto, dll. adalah kapasitas dunia bung. Mereka meraih kejayaan di lapangan, bukan berdasarkan “keangkuhan” saja.

    Buat Bolanova, tolong disaring dong tulisan yang masuk…Klo ga layak dan ga mutu, yah ga usah dimuat.

     
  4. Adi Wirasta, 28. March 2008, 11:00

    Keempatxxx:

    First of all, ini bukan blog seleb. Yang disusupi dengan komen pertamax, keduax, ketigax bla bla bla… Duh… jadi norak atuh… :D

    @Yopie:
    Mengenai saringan tulisan, masukannya diterima. Makanya, lu ikutan nulis dong disini…

     
  5. seno, 28. March 2008, 19:50

    Klimaaaaxx…… (ini yg paling enak … ) wakkakakakkakka

    kayaknya tulisan di atas aga subjektif aku rasa…. ( aku bukan fans serie A tapi fans EPL )

    sepakbola itu sendiri adalah keindahan jadi mo itu serie A, serie B, EPL, laliga, bundesliga atw bahkan ligina sepakbola tetep aja indah walau tingkat keindahannya berbeda tapi bukan untuk di kotak2an. kalaupun ada faktor lain di luar keindahan sepakbola itu sendiri menurut aku itu hanya bumbu ibarat sop tanpa garem kurang nikmat walaupun sop tetap sop walau ga pake garem ( mungkin sopnya buat orang sakit ) wakakkakakkaka

    maaf klo ga nyambung karena cuma itu yg terpikir di kepala…

    regards….

     
  6. Interisti, 28. March 2008, 22:49

    buah pikiran yang bagus, emang sih tiap tim yang juara pasti banyak dimusuhi tim - tim yang lain

     
  7. Franky, 3. April 2008, 13:35

    Ketika pohon semakin tinggi, maka akan semakin kencang angin yang menerpa, filosofi itu sangat cocok buat tim manapun yang sedang berada di puncak klasemen.
    Angkuh bukan hal yang utama untuk tentukan juara. siapa yang mampu konsisten bertahan mengarungi 38 pertandingan, dialah yang terbaik. Inter saat ini mungkin salah satu diantaranya, dan bukan karena kesombongan atau apalah…..

    FAIR PLAY MUST BE OUR GAME

     

Write a comment: