Persaingan La Liga semakin memanas. Bagaikan panas api neraka. Bagaimana tidak, penghuni singgasana La Liga, Real Madrid, mulai di teror oleh Barcelona dengan sisa 4 poin. Fiuh… Seperti lagunya Gigi: Panas-panas-panas kompetisi ini.
Karena itu, Bolanova kembali bertanya kepada Barcelonistas Indonesia yang masih duduk dibangku kuliah yaitu Fariz Setyadi, Kuliah di Nanyang Technological University, Singapura dan Anggoro Manik, Kuliah semester akhir di salah satu Universitas di Yogyakarta. Mari kita simak interview online ini.
Bagaimana peluang Barca juga di liga spanyol? Mengingat sudah terpaut 4 angka dari Madrid.
Anggoro: Menurut saya sih peluang masih ada, selisih poin hanya 4 angka, itu jarak yang hanya dalam 2 pekan bisa berubah sama sekali. Pemain Barca juga lebih baik daripada Madrid. Sekarang tinggal tergantung pemain Barca mau mengeluarkan semua daya dan upaya untuk menang atau tidak. Saya pribadi jelas sangat menginginkan Barca menjadi juara, menurut saya Madrid tidak pantas juara musim lalu, dan untuk musim ini pun kenyataan bahwa Madrid ada diatas Barca itu agak sedikit mengganggu saya karena Madrid tidak bermain lebih baik dari Barca. Hanya saja seperti yang pernah dibilang oleh Xavi, para pemain Barca tidak bisa mengharapkan menang dan jadi juara hanya dengan nama besar mereka. Saya setuju dengan Xavi, saya benar-benar tidak mengerti bagaimana mungkin permainan Barca bisa berubah drastis seperti sekarang, miskin kreativitas dan cenderung hanya memanfaatkan skill individu masing-masing pemain. Satu-satunya penjelasan yang menurut saya masuk akal dari semua itu hanyalah bahwa pemain Barca tidak pernah benar-benar mengeluarkan kemampuannya dan bermain dengan hati seperti yang ditunjukkan 2 tahun lalu saat menjuarai La Liga dan LC.
Fariz: Peluang selalu ada, dan sekarang bertambah besar, masih ada 27 point untuk diperebutkan, bahkan Barca - Madrid masih akan bertemu, kesempatan besar untuk mengejar.
Read more »