Red Devils Bertemu Los Azulgranas

perempat final liga championRoma v Manchester United

Sangat tipikal. Sangat tipikal. Gol yang dilesakkan oleh Tevez sangat tipikal permainan Inggris: bola Crossing atau biasa disebut umpan tarik. Biarpun begitu, kemenangan ini meyakinkan kita, khususnya para penggemar berat MU bahwa peluang MU menjuarai Liga champions SANGAT besar. Bagaimana tidak, 8 kali menang dan 2 kali seri, ini sudah menunjukkan keperkasaan MU di UCL musim 2007-08.

Dalam pertandingan ini United tampil dengan formasi berbeda dari leg-1. Sir Alex Ferguson hanya menurunkan beberapa pemain lapisnya, Cristiano Ronaldo dan Wayne Rooney berada di bangku cadangan. Biarpun pemain lapis, tetap saja mainnya beringas.


Mengandalkan serangan melalui sayap dan tempo permainan yang cepat, tanpa basa-basi Setan Merah langsung dua kali mengancam pertahanan Roma. Melalui Park Ji-Sung pada menit-menit awal pertandingan, tendangannya masih sedikit melebar dari gawang Il Lupo yang dikawal Alexander Doni.

Peluang kembali dimiliki Setan Merah lewat gelandang Owen Hargreaves. Tapi, tendangannya kembali mampu diselamatkan Doni.

Roma bukannya tanpa peluang. Il Lupo mendapatkan kesempatan untuk mencetak gol melalui Amantino Mancini pada menit ke-14. Tapi, tendangan Mancini masih mampu diblok Edwin van der Sar.

Roma memiliki peluang emas untuk menghasilkan gol melalui tendangan penalti yang diambil Daniele De Rossi pada menit 28. Wasit menunjuk titik putih setelah Mancini dijatuhkan West Brown di kotak terlarang. Beruntung, tendangan gelandang muda Il Lupo itu masih melambung jauh di atas gawang Van der Sar.

Memasuki babak kedua, giliran Roma yang menguasai jalannya pertandingan. Il Lupo mencoba mengancam pertahanan United lebuh dulu Mirco Vucinic pada menit ke-49. Sayang, tendangan keras Vucinic masih dapat ditangkap Van der Sar.

Gawang Van der Sar kembali dalam bahaya. Kali ini, peluang Roma diciptakan lewat Rodrigo Taddei. Namun, tendangan pemain asal Brasil ini, memanfaatkan umpan Max Tonetto masih dapat diblok bek United, Michael Silvestre.

Namun keasyikan menyerang membuat Roma lupa menjaga pertahanan mereka. Setan Merah mampu memastikan kemenangan lewat Carlos Tevez di menit ke-68. Gol itu tercipta setelah Tevez menjebol gawang Doni dengan memanfaatkan umpan tarik Hargreaves. Skor 1-0 untuk keunggulan United.

Gol itu membuat mental bertanding anak-anak Roma langsung jatuh. Il Lupo berusaha dengan keras menembus pertahanan United. Tapi, skor 1-0 untuk kemenangan United tetap bertahan hingga babak pertandingan usai.

Nah, buat yang doyan taruhan, pasang lah MU. Karena saya prediksikan, MU akan menjuarai liga Champions.

Schalke v Barcelona

Lagi-lagi prediksi saya benar. Barca menang. Bertumpu pada Bojan Krkic dan Thierry Henry, sama sekali tidak membuat serangan Los Azulgranas tumpul.

Diawal pertandingan, Halil Altintop membuka peluang Schalke untuk menghasilkan gol ketika pertandingan baru berlangsung selama enam menit. Sayang, tendangan pemain asal Turki ini masih mampu dihalau kiper Barcelona, Victor Valdes.

Lima menit kemudian gantian Barca yang punya peluang. Tapi sama halnya dengan Schalke, peluang melalui Xavi Hernandez pada menit 11, masih dapat ditepis kiper Schalke, Manuel Neuer.

Kedua tim berusaha untuk mencetak gol ke jala lawannya masing-masing. Namun, keberuntungan lebih memihak Barca. Los Azulgranas mampu mencetak gol pada menit ke-43 melalui Yaya Toure. Gol adik kandung Kolo Toure ini tercipta, setelah dia memanfaatkan umpan silang dari kanan yang dilepaskan Krkic. Tanpa halangan berarti Toure mampu menggetarkan gawang Neuer. Skor berubah 1-0 untuk keunggulan Barca.

Gol ini membuat perjuangan Schalke untuk lolos semakin berat. Pasalnya, minimal wakil Jerman ini harus mencetak gol untuk dapat lolos ke babak semifinal. Namun, hingga babak pertama berakhir skor 1-0 tetap bertahan.

Pada babak kedua, Barca kembali mempunyai peluang untuk mencetak gol lewat Henry. Namun, tendangan mantan pemain Arsenal itu masih menyamping dari gawang Neuer.

Schalke berusaha keras menjebol gawang Barca. Namun, skor 1-0 untuk kemenangan Los Azulgranas tetap bertahan hingga pertandingan usai.

Dengan hasil ini maka Los Azulgranas akan melawan Manchester United yang lolos setelah menyingkirkan AS Roma dengan skor 3-0. Artinya juga, semifinal tidak diisi oleh klub kuda hitam.

* * *
Referensi: Okezone Sport

No comments yet.

Write a comment: