Priit… Kartu Kuning!

wasit euro 2008Enaknya jadi wasit Piala Eropa 2008. Pertama, honor yang diterima wasit setiap pertandingan sebesar 10 ribu euro (Rp 146 juta). Sementara untuk asisten wasit menerima setengahnya.

Kedua, tidak cuma honornya menggiurkan, peraturannya pun sudah memanjakan wasit. Otoritas tertinggi sepakkbola Eropa (UEFA) memberikan instruksi bagi wasit untuk menghukum keras pemain yang bermain kasar. Tapi, dengan gampangnya wasit memberikan hukuman, apakah pertandingan EURO 2008 bakal jadi kurang enak ditonton?

Dalam workshop jelang turnamen akbar di Austria-Swiss, Juni mendatang, 12 wasit yang ditunjuk diberi enam butir instruksi. Dengan demikian diharapkan tidak ada lagi keputusan lembek yang dikeluarkan wasit jika melihat pelanggaran keras.


Di antara enam butir instruksi, UEFA memerintahkan wasit untuk segera mengeluarkan kartu merah langsung terhadap pelanggaran keras yang bisa menyebabkan cedera serius. Termasuk juga pelanggaran yang menggunakan siku dan/atau lengan. UEFA juga berharap pemain dan ofisial tim bisa menghormati apapun keputusan wasit.

Wasit bisa menerima ekspresi spontan pemain yang kecewa. Akan tetapi, UEFA akan memberi sanksi kepada pemain yang secara berlebihan memprotes keputusan wasit, baik secara lisan maupun aksi lainnya. UEFA juga mencermati betul insiden yang kerap terjadi ketika pemain bergumul menunggu tendangan bebas, sepak pojok. Tarik-dorong hal lumrah namun untuk turnamen yang dibuka 7 Juni nanti wasit diberi kelonggaran guna mengganjar kartu kuning.

Pemain yang lolos dari pengamatan wasit, seperti melakukan aksi diving, juga tidak akan dilepaskan begitu saja dari hukuman. UEFA akan menggunakan bukti rekaman video pertandingan guna memberi sanksi. Wasit diberi kelonggaran mengeluakan kartu kuning/merah kepada pemain yang sibuk protes atau terlibat konfrontasi dengan pemain lain.

Dengan demikian, wasit akan mudah memberikan kartu kuning. Artinya, para pemain harus bisa menyiasati supaya mereka tidak sering kena akumulasi kartu kuning. Sayangnya, pertandingan bola sarat dengan kontak badan. Alhasil, kalau hanya takling ringan, namun sudut pandang wasit menunjukkan takling yang tidak ringan, otomatis, si pemain bakalan kena hukuman. Kalau sudah begini, dengan wasit main seenaknya memberi kartu kuning, akan sangat disayangkan bakal banyak pemain bintang yang terkena suspend tidak bermain selanjutnya karena keseringan menerima kartu kuning.

***
referensi: LiputanBola.com

No comments yet.

Write a comment: