Riise Mendapat Ancaman Melalui Grafiti
Gara-gara menyundul bola salah arah, sebuah grafiti dibuatkan untuk Riise oleh pendukung Liverpool yang marah. Grafiti dibuat di Melwood, tempat training pemain Liverpool dimana Riise akan kembali berlatih.

“RIP Riise the cock stash…” Begitulah kira-kira bunyi selengkapnya dari grafiti diatas. "RIP Riise" mungkin bisa dimengerti, tapi "cock stash", apa artinya?
Alhasil, para staff lapangan berusaha secepat mungkin membersihkan sebelum Riise melihatnya ketika ia kembali berlatih.
Bicara tentang kesalahan Riise, keputusannya untuk menyundul bola (heading) bola silang (crossing) yang dilakukan striker The Blues, Salomon Kalou, di detik-detik akhir pertandingan, memang senjata makan tuan. Bola justru mengarah ke dalam gawang sendiri. Keunggulan The Reds pupus seketika. Sebaliknya, dengan hasil imbang 1-1, membuat peluang Chelsea melaju ke babak final semakin terbuka.
Komentator BBC, Alan Hansen, berpendapat, keputusan Riise untuk menyundul itu bisa dipahami. Pasalnya, Riise masih dihantui kenangan buruk di Kenilworth Stadium, markasnya Luton, 6 Januari lalu.
Ketika itu, mirip dengan apa yang terjadi di Anfield, dalam laga putaran ketiga FA Cup, Riise membuat gol bunuh diri yang menghapus keunggulan Liverpool. Tiga menit sebelum Riise melakukan blunder, Liverpool telah unggul lewat gol Peter Crouch di menit ke-74 babak kedua. Alhasil, siapa yang berhak melaju ke putaran keempat ditentukan dalam partai replay.
Gol bunuh diri yang dilakukan Riise di Kenilworth dilakukan ketika ia berusaha menyapu bola Drew Talbot dengan tendangan kaki kirinya. Alih-alih menjauh, bola tendangan Riise justru membentur tangannya dan berbalik arah menembus gawang sendiri yang saat itu dijaga Charles Itandje.
Dengan 2 gol bunuh diri yang dilakukan Riise, mungkin ini adalah luapan kekesalan fans Liverpool karena gara-gara gol bunuh dirinya, satu buah trofi sudah melayang dan satu lagi hampir melayang. Tapi siapa yang tahu hasil leg ke-2, mungkin saja Liverpool bisa lolos. Dan kalau lolos, si pencipta grafiti rasanya akan membuat lagi oretan minta maaf, "Riise The Savior"
***


