Awal Kejayaan MU = Eric Cantona
10 kali sudah Alex Ferguson membawa MU menjadi juara Liga Utama Inggris. Dan kejayaan MU ini konon dimulai dari pembelian pemain yang tepat dan brilian, siapa lagi kalau bukan Eric Cantona. Bersama Gary Pallister, Denis Irwin dan Paul Ince, juga pemain asal kelas ’92, Ryan Giggs, mereka memulai kejayaan MU setelah menjuarai Liga Inggris di musim 1992-93.
Kejayaan Manchester United ini sebetulnya sebuah keberuntungan. Berawal sebuah telepon dari presiden Leeds United kepada Martin Edwards, yang menjadi presiden komisaris MU saat itu, ingin menanyakan apakah MU berminat menjual Denis Irwin. Permintaan Leeds itu langsung ditolak tetapi pembicaraan itu tidak berhenti sampai disana karena ada secarik kertas dari Fergie kepadanya meminta untuk menanyakan kemungkinan pembelian Eric Cantona. Martin Edwards cukup kaget karena Eric Cantona merupakan salah satu kunci sukses Leeds United meraih title juara Liga Inggris musim 1991/92.
Ternyata menambah kekagetan Martin Edwards, Howard Wilkinson (manajer Leeds) setuju menjualnya dan musim 1992/93, Eric Cantona resmi pindah dari Leeds United ke Manchester United hanya dengan biaya transfer sebesar 1.2 juta pounds. Waktu akan segera membuktikan ini adalah pembelian terbaik Sir Alex Ferguson, yang seperti kata Fergie, Eric Cantona adalah ‘the missing link’ yang selama ini dinantikannya.
Setelah dibeli dari Leeds, Eric Cantona berhasil membawa MU menjadi yang terbaik di pentas Liga Inggris. Setelah terakhir ditahun 1967 MU menjadi juara liga premier Inggris, MU berhasil mencicipi kembali nikmatnya menjadi juara liga premiership tahun 1993.
4 kali sudah Cantona memberikan gelar bagi MU. Musim kompetisi 1992-93, 1993-94, 1995-96 dan 1996-97. Sebuah sukses yang mengantarkannya sebagai legenda dan diberi gelar oleh fans MU sebagai "The King".
Di akhir karirnya, Eric Cantona memberikan sesuatu yang membekas bagi pecinta MU. Sebuah selebrasi unik setelah menciptakan gol terindah yang pernah dibuatnya. Publik tak akan pernah melupakan gol brilian Eric Cantona ke gawang Sunderland pada musim 1996-1997 lalu itu. Setelah melewati tiga pemain belakang, Cantona langsung men-chip bola masuk ke mulut gawang. Begitu bola menembus gawang, Cantona hanya diam terpaku.
Cantona berhenti menjadi pemain bola pada tahun 1997. Tapi kini, Cantona tetap dikenang oleh pecinta sepakbola seluruh dunia sebagai yang terbaik. Dan pada April 2008, Cantona didaulat oleh majalah Four Four Two sebagai pemain asing Liga Inggris terbaik sepanjang masa. Cantona diikuti oleh 2 legenda Arsenal, DDennis Bergkamp dan Thierry Henry.



Oh ah Cantona. Jika cr7 bertahan lama di MU, cr7 akan lebih melegenda dibanding cantona
Cantona is still the king, Visinya dalam bermain, kreatifitasnya, mentalnya yang ingin selalu jadi juara, walaupun dengan kelemahan emosinya yg suka ga terkontrol. Jika Cantona ga pernah datang ke MU, mungkin sekarang MU masih tetap jadi klub MEDIOCORE di Inggris. Bravo Cantona.