Doping Kuat MU dan Chelsea
Kutipan ini mungkin bisa jadi faktor buat MU memenangi final piala Champions:
Tradisi juga jadi faktor pendukung. Kebiasaan menjadi juara akan jadi doping kuat untuk siapapun pemain di klub itu, generasi keberapapun. Ini mirip dengan kasus bila sampeyan tergabung ke komunitas top. Secara jujur, sampeyan pasti bangga dan secara langsung akan meningkatkan mental. Bahkan kadang bisa bikin terlalu percaya diri.
Secara mental, MU jelas mendapat doping kuat karena baru saja memenangi Liga Premier. Ditambah masih ada beberapa pemain yang pernah membawa MU menjuarai piala Champions 1999. Jadi, tradisi juara dipegang oleh MU untuk hal ini. Lain halnya jika MU hanya pernah menjuarai UCL sebelum tahun 92, karena Ryan Giggs dan Paul Scholes belum bermain di MU saat itu.
Tapi, secara hasil pertemuan terakhir pertandingan, Chelsea juga punya doping yang kuat untuk menghadapi MU karena dalam pertandingan terakhir Chelsea berhasil mengalahkan MU dengan skor 2-1.
Lalu, secara motivasi, Chelsea sudah pasti lebih ngotot. Karena mereka baru saja kalah balap lari dari MU. Dan salah satu bintangnya, Ballack, memiliki motivasi yang juga ngotot untuk menjuarai Champions. Alasannya karena dia lebih memilih
Chelsea selepas dari Bayern Munchen kaena kepingin juara UCL.
Soal sejarah di UCL, keduanya bisa dibilang berimbang. Cristian Ronaldo dan kawan-kawan pasti ngotot untuk juara karena mereka sudah merasa belajar dari pertandingan semifinal tahun lalu ketika diajari bermain bola oleh AC Milan. Sedangkan Chelsea, 2 kali sudah dipecundangi Liverpool di semifinal dan kini saatnya untuk membuktikan bahwa mereka bukanlah tim pecundang.
***
Sumber foto: bola.okezone.com


